Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 9 of 18 FirstFirst ... 7891011 ... LastLast
Results 121 to 135 of 270
  1. #121
    Status
    Offline
    Ajienux's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Bogor<>Jakarta
    Posts
    353
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    riicil mutational

    selat kecil, cuman 32km,
    jiah salah tulis capcay ... hehehe...
    Last edited by Ajienux; 23-06-2011 at 21:21.

  2. #122
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    saya sendiri gak pernah coba 45 derajat, cuma pernah liat.
    tapi dari cerita pengalaman teman di malang, hal itu tidak terlalu banyak menolong. karena walopun beda polarisasi 90" pun antara horizontal dan vertical masih ada efek cross polarization yang besarnya mungkin sekitar 30% (cmiiw ttg prosentasinya). apalagi ini hanya 45 derajat?
    Last edited by Maxis; 23-06-2011 at 21:35.

  3. #123
    Status
    Offline
    Anto.PJ's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    May 2011
    Location
    macz
    Posts
    1,696
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    7
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by wawanep Click here to enlarge
    baru denger kalo polarisasi ada sudutnya...
    bisa dijelaskan kang? saya masih awam soalnya Click here to enlarge[COLOR="Silver"]
    selama ini kita hanya mengenal polarisasi horizontal.. polarisasi vertikal..
    jika antena grid/sektoral dimiringkan 45 derajat.. jadilah polarisasi itu. tidak berlaku/disarankan untuk antena omni.. karena di arah depan belakang memang 45 derajat derajat tapi dari samping kiri dan kanan tetap horizontal dan vertikal..

    ini hanya trik untuk anda yang udaranya sudah sumpek dengan 2,4

    ada lagi.. polarisasi circular.. untuk ini pernah saya baca tapi sudah agak2 lupa implementasinya dimana.. tapi sejatinya, polarisasi ini berganti ganti dari horizontal ke vertikal sehingga seperti berputar.. seingatku ini digunakan pada komunikasi satelit kayaknya, untuk menaikkan troughput..

    CAPCAY>>Click here to enlarge

  4. The Following User Says Thank You to Anto.PJ For This Useful Post:


  5. #124
    Status
    Offline
    iboq_93's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Mar 2010
    Location
    malang
    Posts
    17
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Anto.PJ Click here to enlarge
    ada lagi.. polarisasi circular.. untuk ini pernah saya baca tapi sudah agak2 lupa implementasinya dimana.. tapi sejatinya, polarisasi ini berganti ganti dari horizontal ke vertikal sehingga seperti berputar.. seingatku ini digunakan pada komunikasi satelit kayaknya, untuk menaikkan troughput..

    CAPCAY>>Click here to enlarge
    kalo polarisasi circular sering dipake buat radio FM bos..
    biasanya antenna ini dipasang array

  6. #125
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    limbah experimen omni slotted waveguide

    sebelum menemukan performa terbaik untuk antena waveguide, dulu sempet bikin beberapa dimensi/ukuran, dan berikut pic limbah antenanya

    Click here to enlarge

  7. The Following 2 Users Say Thank You to Maxis For This Useful Post:


  8. #126
    Status
    Offline
    Ajienux's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Bogor<>Jakarta
    Posts
    353
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    gan itu pake plat alu yak, koq ngga pake hollow alu, terus sambungnya pake ripet kah ?

  9. #127
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Ajienux Click here to enlarge
    gan itu pake plat alu yak, koq ngga pake hollow alu, terus sambungnya pake ripet kah ?
    pake plat aluminium
    alasan kenapa gak pake hollow, karena dari beberapa katalog pipa hollow, ukurannya gak ada yg ideal, alias gak maksimal jika digunakan untuk 2.4ghz

    sambungan diperkuat baut, pernah pake rivet juga, tapi rasanya tangan sampe kriting. dan dirancang sedemikian rupa sehingga pada ruang resonan tidak ada satupun baut/rivet yang nongol

  10. The Following User Says Thank You to Maxis For This Useful Post:


  11. #128
    Status
    Offline
    vgate's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    2,624
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    11 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by Ajienux Click here to enlarge
    mmm.. kalo diliat gambarnya itu , sepertinya antenna tersebut mengandalkan ground/tanah sebagai media pola pancar, ini lebih kearah antenna GroundPlane antenna HF atau antenna pemancar AM berikut link lengkap dan detail nya

    sedangkan antenna pada orde microwave sangat berbeda.
    Memang asumsi EM pada ranah HF atau VHF tidak bisa disamakan dengan UHF atau Micro, respond refraksi dan serapan media tidak bisa diasumsikan sama, serapan microwave jauh lebih besar dibandingkan frek lebih rendah macem HF atau bahkan LF yang bisa optimal jauh mengandalkan efek2 ini, tidak bisa mengandalkan refraksi lengkung bumi sebagai pemantul microwave Click here to enlarge
    Saya setuju dengan Ajienux, sering kali orang menyamakan respon gelombang lebih rendah dengan milimeter atau microwave, antara respon 2,4 dan 2,3 2,5, 2,6 3.3 hingga 5,8G pun bisa berbeda, itu sebabnya beberapa spektrum digunakan sesuai sifatnya, memang tidak bisa digebyah uyah hantam kromo ala amatiran radio.

    ---------- Post added at 18:16 ---------- Previous post was at 18:09 ----------

    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    saya sendiri gak pernah coba 45 derajat, cuma pernah liat.
    tapi dari cerita pengalaman teman di malang, hal itu tidak terlalu banyak menolong. karena walopun beda polarisasi 90" pun antara horizontal dan vertical masih ada efek cross polarization yang besarnya mungkin sekitar 30% (cmiiw ttg prosentasinya). apalagi ini hanya 45 derajat?
    ahahaha siapa yang bilang tidak banyak membantu, pada banyak kasus kalaupun ada cross polarisasion 30%, dihitung dari sumber interferensi yang jauh,jikapun besarnya 30% ini tidak ada artinya jika dengan merubah polarisasi anda 45 atau 90 deg bisa menambah mis 6-12dB signal, merubah polarisasi vertikal atau horizontal akan sangat membantu ketika signal telah sangat padat berseliweran pada polarisasi yang sama,

    ---------- Post added at 18:23 ---------- Previous post was at 18:16 ----------

    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    pake plat aluminium
    alasan kenapa gak pake hollow, karena dari beberapa katalog pipa hollow, ukurannya gak ada yg ideal, alias gak maksimal jika digunakan untuk 2.4ghz

    sambungan diperkuat baut, pernah pake rivet juga, tapi rasanya tangan sampe kriting. dan dirancang sedemikian rupa sehingga pada ruang resonan tidak ada satupun baut/rivet yang nongol
    sebenarnya lebih baik dengan hollow, jika memang tidak ada ukuran yang sesuai di pasaran, saran saya lebih baik di-las alumunium sekalian atau digasket dengan tambahan pelat yang rapat, celah sangat tipis sepanjang 20mm saja dari sambungan antar pelat dengan baut atau rivet bisa membuat perhitungan tidak akurat lagi Click here to enlarge

    ---------- Post added at 18:35 ---------- Previous post was at 18:23 ----------

    Click here to enlarge Originally Posted by Ajienux Click here to enlarge
    45derajat, banyak itu di Depok , kwkwkw.... dah saking krodit nya yak, sampe harus jadi 45derajat.
    wahhh kalo motong perairan[lautan] ane dah pernah coba, dengan hasil yang sangat BURUK Click here to enlarge hiksss amsyong.... bener kata yang diatas.
    frek2 tertentu memang tidak bisa diasumsikan sama, bahwa dengan melewati laut diasumsikan sebagai grounding besar akan bagus, atau sebagai reflector plane padahal tidak ada sinyal lain disekitarnya, respon yang didapat akan sangat berbeda baik untuk LF, HF, bahkan untuk 2,4 sekalipun, karena ada faktor lain seperti redaman sinyal oleh kelembaban uap air laut, bahkan dalam kondisi LOS sekali pun.

  12. The Following 3 Users Say Thank You to vgate For This Useful Post:


  13. #129
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    Memang asumsi EM pada ranah HF atau VHF tidak bisa disamakan dengan UHF atau Micro, respond refraksi dan serapan media tidak bisa diasumsikan sama, serapan microwave jauh lebih besar dibandingkan frek lebih rendah macem HF atau bahkan LF yang bisa optimal jauh mengandalkan efek2 ini, tidak bisa mengandalkan refraksi lengkung bumi sebagai pemantul microwave Click here to enlarge
    Saya setuju dengan Ajienux, sering kali orang menyamakan respon gelombang lebih rendah dengan milimeter atau microwave, antara respon 2,4 dan 2,3 2,5, 2,6 3.3 hingga 5,8G pun bisa berbeda, itu sebabnya beberapa spektrum digunakan sesuai sifatnya, memang tidak bisa digebyah uyah hantam kromo ala amatiran radio.
    kayaknya saya juga sdh paham lebih dari 20 tahun yang lalu kalo gelombang elektromagnetik untuk ordo microwave tidak bisa dipantulkan oleh ionosphere, tapi menembus ionosphere. memang beda dengan gelombang HF, LF, apalagi gelombang suara Click here to enlarge

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    ahahaha siapa yang bilang tidak banyak membantu, pada banyak kasus kalaupun ada cross polarisasion 30%, dihitung dari sumber interferensi yang jauh,jikapun besarnya 30% ini tidak ada artinya jika dengan merubah polarisasi anda 45 atau 90 deg bisa menambah mis 6-12dB signal, merubah polarisasi vertikal atau horizontal akan sangat membantu ketika signal telah sangat padat berseliweran pada polarisasi yang sama
    masalahnya di malang itu lokasinya sudah sama-sama padat untuk polarisasi vertical dan horizontal, ibaratnya sudah terjepit dapet interferensi kiri-kanan, dan pada kenyataannya memang troughput tidak bisa naik walaupun set 45 derajat. jadi kasusnya tidak bisa disamaratakan juga, kalo dipasang di laut bisa sukses

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    sebenarnya lebih baik dengan hollow, jika memang tidak ada ukuran yang sesuai di pasaran, saran saya lebih baik di-las alumunium sekalian atau digasket dengan tambahan pelat yang rapat, celah sangat tipis sepanjang 20mm saja dari sambungan antar pelat dengan baut atau rivet bisa membuat perhitungan tidak akurat lagi Click here to enlarge
    sejauh ini saya belum pernah denger kalo plat tipis aluminium bisa di las sama tukang dengan rapi, dan saya kurang paham dengan pemasangan gasket.
    teknik pembuatan antena waveguide yang saya gunakan tidak meniru atau atas petunjuk siapapun, tapi memang ide original kreasi sendiri;
    -tidak ada baut/rivet satupun yang menembus ke ruang resonansi.
    -tekuk plat secara melingkar dengan overlap pada sisi samping sebagai penguat sambungan.
    -tidak ada celah, selain sedikit di sela sambungan bawah untuk mengeluarkan air hujan (rembesan).
    -probe terisolasi dengan baik walopun kena air hujan.

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    frek2 tertentu memang tidak bisa diasumsikan sama, bahwa dengan melewati laut diasumsikan sebagai grounding besar akan bagus, atau sebagai reflector plane padahal tidak ada sinyal lain disekitarnya, respon yang didapat akan sangat berbeda baik untuk LF, HF, bahkan untuk 2,4 sekalipun, karena ada faktor lain seperti redaman sinyal oleh kelembaban uap air laut, bahkan dalam kondisi LOS sekali pun.
    untuk spektrum frekuensi gelombang eloktromagnetik yang lain sebaiknya tidak perlu dibahas, karena kita sama2 tahu sedang bahas frekuensi microwave untuk koneksi wifi.

  14. #130
    Status
    Offline
    pancabralink's Avatar
    Member
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Kota Perwira
    Posts
    146
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    sejauh ini saya belum pernah denger kalo plat tipis aluminium bisa di las sama tukang dengan rapi, dan saya kurang paham dengan pemasangan gasket.
    teknik pembuatan antena waveguide yang saya gunakan tidak meniru atau atas petunjuk siapapun, tapi memang ide original kreasi sendiri;
    -tidak ada baut/rivet satupun yang menembus ke ruang resonansi.
    masa ngak tembus baut/rivetnya Gan? aluminum yang di gunakan tebal berapa? sedangkan baut/rivet panjangnya berapa?

  15. #131
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by pancabralink Click here to enlarge
    masa ngak tembus baut/rivetnya Gan? aluminum yang di gunakan tebal berapa? sedangkan baut/rivet panjangnya berapa?
    maksudnya tetep tembus pake baut, tapi tidak pada lokasi ruang resonan

  16. #132
    Status
    Offline
    vgate's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    2,624
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    11 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    kayaknya saya juga sdh paham lebih dari 20 tahun yang lalu kalo gelombang elektromagnetik untuk ordo microwave tidak bisa dipantulkan oleh ionosphere, tapi menembus ionosphere. memang beda dengan gelombang HF, LF, apalagi gelombang suara Click here to enlarge
    Terima kasih mungkin anda memang pemain amatir yg pro, welcome to microwave Click here to enlarge
    Oh ya, saya memang tidak sedang berbicara soal efek microwave spesifik pada ionosfer, mungkin bsa dibaca lagi Click here to enlarge

    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    masalahnya di malang itu lokasinya sudah sama-sama padat untuk polarisasi vertical dan horizontal, ibaratnya sudah terjepit dapet interferensi kiri-kanan, dan pada kenyataannya memang troughput tidak bisa naik walaupun set 45 derajat. jadi kasusnya tidak bisa disamaratakan juga, kalo dipasang di laut bisa sukses
    Maaf, disini berbicara tentang kuat signal atau throughput? karena itu dua hal yang berbeda dan tidak langsung berhubungan apalagi dengan polarisasi Click here to enlarge
    Anda bisa punya dua signal yang sama bersihnya, sama kuatnya, sama polarisasinya, sama rendahnya noise floornya, namun berbeda throughputnya, Click here to enlarge

    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    sejauh ini saya belum pernah denger kalo plat tipis aluminium bisa di las sama tukang dengan rapi, dan saya kurang paham dengan pemasangan gasket.
    teknik pembuatan antena waveguide yang saya gunakan tidak meniru atau atas petunjuk siapapun, tapi memang ide original kreasi sendiri;
    -tidak ada baut/rivet satupun yang menembus ke ruang resonansi.
    -tekuk plat secara melingkar dengan overlap pada sisi samping sebagai penguat sambungan.
    -tidak ada celah, selain sedikit di sela sambungan bawah untuk mengeluarkan air hujan (rembesan).
    -probe terisolasi dengan baik walopun kena air hujan.
    Las alumunium yg rapi memang tidak dilakukan sembarang tukang las dipinggir jalan, Gasket adalah sebentuk lapisin pelat tipis untuk menutup celah sambungan antar metal, eniwe hanya sekedar saran pengembangan, karena sulit memastikan tidak ada celah kalau hanya secara visual. Btw maaf saya, hanya sekedar saran, tidak perlu terlalu furious, tidak ada yang menyinggung kreasi teknik hebat orisinil anda adalah tiruan, atau atas petunjuk siapa pun, dari definisi estetik anda saya yakin mungkin memang hasil pemikiran berat anda, mungkin perlu dipatentkan

    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    untuk spektrum frekuensi gelombang eloktromagnetik yang lain sebaiknya tidak perlu dibahas, karena kita sama2 tahu sedang bahas frekuensi microwave untuk koneksi wifi.
    ah masak sih, saya ga tau tuh apa yg sama, ah ya bukannya kita memang sedang membicarakan microwave untuk wifi, terakhir yang sya ingat tentang bagaimana ketika melewati laut? Click here to enlarge

    duh... bener2 jaka sembung bawa golok deh...

  17. The Following 2 Users Say Thank You to vgate For This Useful Post:


  18. #133
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    Terima kasih mungkin anda memang pemain amatir yg pro, welcome to microwave Click here to enlarge
    Click here to enlarge
    saya dapet gelar baru dari "Furum Guru"...

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    Oh ya, saya memang tidak sedang berbicara soal efek microwave spesifik pada ionosfer, mungkin bsa dibaca lagi Click here to enlarge
    kalo nyebutin LF dan HF, kita tidak bisa melupakan ionosphere dan lengkung bumi.

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    Maaf, disini berbicara tentang kuat signal atau throughput? karena itu dua hal yang berbeda dan tidak langsung berhubungan apalagi dengan polarisasi Click here to enlarge
    Anda bisa punya dua signal yang sama bersihnya, sama kuatnya, sama polarisasinya, sama rendahnya noise floornya, namun berbeda throughputnya, Click here to enlarge
    wah berarti teman saya itu salah yak?
    tujuan dia putar antena katanya supaya dapet troughput yg terbesar. karena troughput biasanya berbanding lurus dengan kualitas sinyal
    maafkan teman saya kalo gitu..

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    Las alumunium yg rapi memang tidak dilakukan sembarang tukang las dipinggir jalan, Gasket adalah sebentuk lapisin pelat tipis untuk menutup celah sambungan antar metal, eniwe hanya sekedar saran pengembangan, karena sulit memastikan tidak ada celah kalau hanya secara visual. Btw maaf saya, hanya sekedar saran, tidak perlu terlalu furious, tidak ada yang menyinggung kreasi teknik hebat orisinil anda adalah tiruan, atau atas petunjuk siapa pun, dari definisi estetik anda saya yakin mungkin memang hasil pemikiran berat anda, mungkin perlu dipatentkan
    perasaan, plat alumnium untuk body dan sayap pesawat terbang pun tidak disambung dengan las, tapi baut.
    kalo pake las khusus, bisa2 nanti harga antenanya lebih mahal daripada komponen pesawat terbang...
    dan dari dulu sampe sekarang googling belum pernah ketemu las khusus itu...Click here to enlarge

    terimakasih atas sarannya, semoga saja berguna...

    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    ah masak sih, saya ga tau tuh apa yg sama, ah ya bukannya kita memang sedang membicarakan microwave untuk wifi, terakhir yang sya ingat tentang bagaimana ketika melewati laut? Click here to enlarge

    duh... bener2 jaka sembung bawa golok deh...
    makanya kalo lagi bahas sinyal wifi gak usah sok luas bandingin sama HF, LF, ddl..
    Last edited by Maxis; 27-06-2011 at 03:12.

  19. #134
    Status
    Offline
    c0nf's Avatar
    Contributor
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    Bandung, Indonesia
    Posts
    1,816
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    tlg jangan dilihat embel2 forum guru saya mas, cuman saya mau nanya. bikin waveguide tapi ngga pake hollow dikarenakan itung2an nya ngga pas ya ? Trus kalo pake plat yg disambung, bukannya lbh ngga presisi lagi mas ? Sementara justru presisi yang menentukan baik tidaknya sebuah antenna.

    Cat: saya menggunakan waveguide buatan sendiri (2007) menggunakan hollow. Dan saya juga sudah menggunakan wireless dari jamannya orinoco.

    Maaf, saya baru baca2 thread ini sampe puyeng, baru kali ini saya lihat banyak sekali teori yg bermunculan dalam 1 thread. Tapi terus terang saya setuju dengan bro vgate, bukan karena kami sama2 menyandang gelar forum guru di fmi ini, tapi karena kami orang2 yang terbuka, mau belajar dari orang lain, dan tidak malu untuk mengakui kesalahan diri sendiri.

    Kembali ke awal tulisan saya, pertanyaan berikutnya, bagaimana anda bisa menyatakan teori2 tsb adalah benar adanya, sementara antenna nya saja tidak memenuhi syarat (tdk presisi)? Ini sama aja kalo ada yg bilang mikrotik ngga bagus sementara dia ngga ngerti iptable.

  20. The Following User Says Thank You to c0nf For This Useful Post:


  21. #135
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by c0nf Click here to enlarge
    tlg jangan dilihat embel2 forum guru saya mas, cuman saya mau nanya. bikin waveguide tapi ngga pake hollow dikarenakan itung2an nya ngga pas ya ? Trus kalo pake plat yg disambung, bukannya lbh ngga presisi lagi mas ? Sementara justru presisi yang menentukan baik tidaknya sebuah antenna.

    Cat: saya menggunakan waveguide buatan sendiri (2007) menggunakan hollow. Dan saya juga sudah menggunakan wireless dari jamannya orinoco.

    Maaf, saya baru baca2 thread ini sampe puyeng, baru kali ini saya lihat banyak sekali teori yg bermunculan dalam 1 thread. Tapi terus terang saya setuju dengan bro vgate, bukan karena kami sama2 menyandang gelar forum guru di fmi ini, tapi karena kami orang2 yang terbuka, mau belajar dari orang lain, dan tidak malu untuk mengakui kesalahan diri sendiri.

    Kembali ke awal tulisan saya, pertanyaan berikutnya, bagaimana anda bisa menyatakan teori2 tsb adalah benar adanya, sementara antenna nya saja tidak memenuhi syarat (tdk presisi)? Ini sama aja kalo ada yg bilang mikrotik ngga bagus sementara dia ngga ngerti iptable.
    karena dari beberapa experimen dengan beberapa ukuran lebar dan tinggi pipa, setelah kita aplikasikan rumus waveguide, ternyata memberikan hasil yang berbeda2, terutama untuk kelas omni, karena juga harus mempertimbangkan keseimbangan sinyal disisi depan dan belakang antena, disamping gain secara keseluruhan tentunya.

    tekuk plat juga mendekati siku, lipatan terakhir overlap dengan lipatan awal untuk kekuatan sambungan. sejauh ini cukup presisi

 

 
Page 9 of 18 FirstFirst ... 7891011 ... LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Ada yg tau Bullet 2 itu buatan mana ya?
    By w3n_m1ng in forum Wireless Networking
    Replies: 10
    Last Post: 17-07-2010, 22:59
  2. Replies: 10
    Last Post: 29-03-2010, 11:06
  3. (Ask)...Erorr Message Buatan sendiri......
    By otherone001 in forum Beginner Basics
    Replies: 14
    Last Post: 25-01-2010, 18:48
  4. mohon share na tentang antena GRID
    By mossy in forum Wireless Networking
    Replies: 1
    Last Post: 30-03-2009, 22:08
  5. mohon share na tentang antena GRID
    By xeon in forum Wireless Networking
    Replies: 1
    Last Post: 30-03-2009, 21:59

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •