Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 5 of 18 FirstFirst ... 3456715 ... LastLast
Results 61 to 75 of 270
  1. #61
    Status
    Offline
    imoh's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Feb 2009
    Posts
    7
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    rumus nya gimana nih gan? matematika ane Click here to enlarge

  2. #62
    Status
    Offline
    gmib26net's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    GmiB26.Net
    Posts
    10
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by vgate Click here to enlarge
    Bisa gan, jadi ingat sekitar 4taon lalu, niatannya bukan buat nambah gain, lebih untuk arah tracking sinyal pengganggu, sederhana dengan menambahkan reflector seng di dekat omninya fulbond, saat itu tanpa perhitungan apa-apa, efek sampingnya ada penambahan gain kalau tdk salah ingat 2-4dB dengan client laptop netstumbler.
    Versi komersialnya hyperlink jg ada seingat saya, berupa omni yang diberikan flexible reflector hingga 120deg.
    wah manteb nih gan, saya juga niatnya cm untuk tracking.. kalau misal pake seng yg buat talang atap bisa gak ya?

    Click here to enlarge Originally Posted by pancabralink Click here to enlarge
    Mungkin ini bisa membantu Gan...
    iya ini mirip sama desain windsurf, cm kemarin2 masih ragu aja itungannya kalau untuk antena dengan panjang lebih dari 1 lambda. karena tutorial yang bertebaran diinternet kebanyakan untuk antena dengan panjang gak lebih dari 1 lambda. takutnya setelah ditambah vswr-nya jadi gede gan...

    Click here to enlarge Originally Posted by black.door Click here to enlarge
    ijin ke tkp mbah Click here to enlarge
    walah, tekan kene pisan to mbah... ?

  3. #63
    Status
    Offline
    Maxis's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    152
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    bahan untuk pembuatan antena terutama yg berhubungan langsung dengan sumber radiasi itu jika konduktansi-nya semakin tinggi maka daya pancarnya akan semakin baik. dalam hal ini logam perak saat ini adalah logam yg mempunyai nilai konduktifitas paling tinggi. (jika ada superconductor, mungkin lebih baik)
    idealnya antena yg baik itu dibuat dari bahan perak murni, tapi karena faktor ekonomis makanya hanya digunakan untuk pelapisan atau campuran saja
    coba bongkar antena bawaan AP linksys atau tplink. itu tampak dari perak..

    setelah perak, ada tembaga, emas, aluminium, dst..
    jadi emas masih dibawah tembaga. pelapisan timbal/timah pada tembaga justru akan memperburuk kualitas permukaan tembaga.

    cmiiw

  4. #64
    Status
    Offline
    pancabralink's Avatar
    Member
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Kota Perwira
    Posts
    146
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    saya ada rencana mau bikin sectoral waveguide 64 slot di jakarta, jika ada yg punya tower dan berkenan lakukan ujicoba, antena nanti saya bisa kasih gratis..
    syaratnya pada lokasi tower bisa dilakukan test los yg lumayan jauh, min 5km
    dan punya AP bullet m2hp/2hp sebagai AP-nya

    sebetulnya saya sudah pernah bikin yg 64 slot di malang, tapi belum pernah di test di udara.
    Kayaknya manteeb hasilnya nih... Ditunggu reviewnya Gan...(kalo gratis ane juga mau....Click here to enlarge)

  5. #65
    Status
    Offline
    serdadu87's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    481
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    4 (100%)
    ...ikut nyimak dah...sapa tau ada ide lagi...Click here to enlarge

     

    antena bi-quad + (yagi buat memperuncing signal) nancep langsung ke Tempilink USB WN322G

    Click here to enlarge

    jarak jangkau maks +/- 2,3 km dengan AP Senao 3220ext + omni hyperlink 15db
    Last edited by serdadu87; 12-06-2011 at 08:43.

  6. #66
    Status
    Offline
    pancabralink's Avatar
    Member
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Kota Perwira
    Posts
    146
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by serdadu87 Click here to enlarge
    ...ikut nyimak dah...sapa tau ada ide lagi...Click here to enlarge

     

    antena bi-quad + (yagi buat memperuncing signal) nancep langsung ke Tempilink USB WN322G

    Click here to enlarge

    jarak jangkau maks +/- 2,3 km dengan AP Senao 3220ext + omni hyperlink 15db
    coba tembaganya di sepuh perak Gan.. mungkin lebih maknyoss..
    (ane juga pake antena tabletnya.. maknyoss Gan..)

  7. The Following User Says Thank You to pancabralink For This Useful Post:


  8. #67
    Status
    Offline
    Ajienux's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Bogor<>Jakarta
    Posts
    353
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    menurut saya material/bahan tidak menjadi persoalan yang signifikan, yang harus di perhatikan adalah presisi dimensi, coba liat feedhorn pada antenna parabola VSAT, material yang digunakan alumunium+timbal, namun memiliki tingkat kepresisian yang tinggi dalam dimensi, karena RF itu mengalir pada KULIT LUAR, bukan pada INNER, jadi apapun material[konduktor]nya asal penampang luar / kulit luar sesuai dengan ukuran resonansi dalam acuan kerja RF yang akan dipancarkan, antenna dapat bekerja dengan sangat baik.

    Pelapisan emas, perak, dan bahan2 lain lebih kearah faktor pengurangan korosi.

  9. The Following 2 Users Say Thank You to Ajienux For This Useful Post:


  10. #68
    Status
    Offline
    pancabralink's Avatar
    Member
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Kota Perwira
    Posts
    146
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Ajienux Click here to enlarge
    menurut saya material/bahan tidak menjadi persoalan yang signifikan, yang harus di perhatikan adalah presisi dimensi, coba liat feedhorn pada antenna parabola VSAT, material yang digunakan alumunium+timbal, namun memiliki tingkat kepresisian yang tinggi dalam dimensi, karena RF itu mengalir pada KULIT LUAR, bukan pada INNER, jadi apapun material[konduktor]nya asal penampang luar / kulit luar sesuai dengan ukuran resonansi dalam acuan kerja RF yang akan dipancarkan, antenna dapat bekerja dengan sangat baik.

    Pelapisan emas, perak, dan bahan2 lain lebih kearah faktor pengurangan korosi.
    Kalo saya memang di sepuh perak hanya untuk meratakan permukaan kawat tembaganya aja, krn kadang2 dalam pemotongan kawat tembaga ada goresan sedikit / permukaan tidak rata (maklum pemotongan pake alat tang biasa..alias homemade gitu)

  11. #69
    Status
    Offline
    vgate's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    2,624
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    11 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    jika sukses, menurut design dari thailand, kekuatan antena sekitar 27-30dbi, hampir menyamai grid, tapi dengan sudut pancar yg lebih besar.
    kemungkinan besar v-beamwidthnya sangat sempit, atau overall bandwidth antenna sangat kecil, model2 gain besar spt ini bisa dirasakan pada antenna sektoral hyp**** 20dB 120deg

    ---------- Post added at 00:38 ---------- Previous post was at 00:18 ----------

    Click here to enlarge Originally Posted by Maxis Click here to enlarge
    setelah perak, ada tembaga, emas, aluminium, dst..
    jadi emas masih dibawah tembaga. pelapisan timbal/timah pada tembaga justru akan memperburuk kualitas permukaan tembaga.

    cmiiw
    IMHO pada frekuensi tinggi terlebih mikro, emas adalah pelapis terbaik untuk mengurangi efek kulit, perak cenderung teroxidasi dan beberapa mikron saja cukup untuk mempengaruhi performa komponen untuk mikro pada RF, atau sambungan konektor, itu sebabnya walaupun conductivitas emas lebih rendah dari perak, emas yg lebih mahal cenderung lebih digunakan untuk efek kulit ini pada setiap lapisan, sambungan dan pin semiconductor, lebih dari sekedar pelapis korosif karena masih ada material lain yg juga dapat digunakan untuk menghambat korosi.

    Conductivitas lebih rendah itu juga kadang masih harus dilihat dari per brapa g material, dan temperatur saat aplikasinya, pastinya memang emas, tembaga dan perak terlalu mahal untuk sebuah antenna, atau bahkan director, reflector sebuah antenna biasa, alumunium tetap pilihan terbaik berikutnya setelah tembaga yang lebih mudah didapat dibanding perak atau emas Click here to enlarge

  12. #70
    Status
    Offline
    dyve75's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    12
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Ajienux Click here to enlarge
    menurut saya material/bahan tidak menjadi persoalan yang signifikan, yang harus di perhatikan adalah presisi dimensi, coba liat feedhorn pada antenna parabola VSAT, material yang digunakan alumunium+timbal, namun memiliki tingkat kepresisian yang tinggi dalam dimensi, karena RF itu mengalir pada KULIT LUAR, bukan pada INNER, jadi apapun material[konduktor]nya asal penampang luar / kulit luar sesuai dengan ukuran resonansi dalam acuan kerja RF yang akan dipancarkan, antenna dapat bekerja dengan sangat baik.

    Pelapisan emas, perak, dan bahan2 lain lebih kearah faktor pengurangan korosi.
    tertarik sekali sama penjelasan Om Ajie nih
    ceritanya saya udah beberapa kali bikin antena sectoral waveguide berdasar design dari prof. trevor marshal. karena kesulitan mencari alumunium kotak, saya membuatnya menggunakan lembaran alumunium 0.9mm yang dibentuk menjadi kotak berukuran 94 x 44 mm (dimensi dalam). antena tersebut dipasangkan dengan wrt54gl+tomato firmware ketinggian 25 meter. jarak terjauh yang pernah dicoba sampai saat ini sekitar 9,8km diterima dengan ns2+grid kenbotong, signal strenght di kisaran -75 an

    kembali ke topik, karena menggunakan lembaran alumunium dalam pembuatannya, ada sisi yang digunakan sebagai sambungan. di sisi ini, saya menggunakan beberapa buah baut kecil untuk melekatkan lembaran alumunium. belum lama ini, iseng-iseng saya coba membuat lagi dengan seminimal mungkin baut untuk sambungan, sebagai gantinya saya gunakan alumunium foil untuk merekatkan sisi sambungan. hasilnya permukaan dalam antena waveguide jadi mulus, tidak ada baut kecuali baut n connector. ternyata hasilnya lebih baik, ada perbedaan sekitar 5db-an dari design awal

    sepertinya penjelasan Om Ajie jadi pencerahan buat saya ini, kepala baut kecil seukuran paling 2 mm ternyata bisa mempengaruhi kualitas signal juga ya

  13. The Following User Says Thank You to dyve75 For This Useful Post:


  14. #71
    Status
    Offline
    wawanep's Avatar
    Member
    Join Date
    Mar 2010
    Posts
    137
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by dyve75 Click here to enlarge
    tertarik sekali sama penjelasan Om Ajie nih
    ceritanya saya udah beberapa kali bikin antena sectoral waveguide berdasar design dari prof. trevor marshal. karena kesulitan mencari alumunium kotak, saya membuatnya menggunakan lembaran alumunium 0.9mm yang dibentuk menjadi kotak berukuran 94 x 44 mm (dimensi dalam). antena tersebut dipasangkan dengan wrt54gl+tomato firmware ketinggian 25 meter. jarak terjauh yang pernah dicoba sampai saat ini sekitar 9,8km diterima dengan ns2+grid kenbotong, signal strenght di kisaran -75 an

    kembali ke topik, karena menggunakan lembaran alumunium dalam pembuatannya, ada sisi yang digunakan sebagai sambungan. di sisi ini, saya menggunakan beberapa buah baut kecil untuk melekatkan lembaran alumunium. belum lama ini, iseng-iseng saya coba membuat lagi dengan seminimal mungkin baut untuk sambungan, sebagai gantinya saya gunakan alumunium foil untuk merekatkan sisi sambungan. hasilnya permukaan dalam antena waveguide jadi mulus, tidak ada baut kecuali baut n connector. ternyata hasilnya lebih baik, ada perbedaan sekitar 5db-an dari design awal

    sepertinya penjelasan Om Ajie jadi pencerahan buat saya ini, kepala baut kecil seukuran paling 2 mm ternyata bisa mempengaruhi kualitas signal juga ya
    rata2 emang yg homemade pake aluminium lembaran bro dyve...
    nyambungnya juga pake sekrup..
    btw, kalo pake antena yg non homemade, signal yg diterima lebih gede apa lebih kecil?

  15. #72
    Status
    Offline
    dyve75's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    12
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by wawanep Click here to enlarge
    rata2 emang yg homemade pake aluminium lembaran bro dyve...
    nyambungnya juga pake sekrup..
    btw, kalo pake antena yg non homemade, signal yg diterima lebih gede apa lebih kecil?
    pembandingnya ada rocketm2+sectoral ubnt 120 derajat bro.. adil gak ya? habisnya antena polarisasi horizontal rata-rata home made je Click here to enlarge

    hasilnya, kalo client itu konek ke sectoral ubnt -dengan antena grid penerima dipasang horizontal- signal yang didapat mencapai -62. sebagai catatan, sectoral ubnt dipasang di ketinggian 30 meter, lebih tinggi 5 meter dibanding sectoral waveguide-nya, terus power-nya rocket diset ke 27dbm (sekitar 500mW), jauh di atas wrt54gl yang cuma 250mW

  16. #73
    Status
    Offline
    wawanep's Avatar
    Member
    Join Date
    Mar 2010
    Posts
    137
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by dyve75 Click here to enlarge
    pembandingnya ada rocketm2+sectoral ubnt 120 derajat bro.. adil gak ya? habisnya antena polarisasi horizontal rata-rata home made je Click here to enlarge

    hasilnya, kalo client itu konek ke sectoral ubnt -dengan antena grid penerima dipasang horizontal- signal yang didapat mencapai -62. sebagai catatan, sectoral ubnt dipasang di ketinggian 30 meter, lebih tinggi 5 meter dibanding sectoral waveguide-nya, terus power-nya rocket diset ke 27dbm (sekitar 500mW), jauh di atas wrt54gl yang cuma 250mW

    waduh pembandingnya pake AP yg powernya beda Click here to enlarge

    kalo dari performa, antena buatannya signalnya lebih bagus mana dibandingkan dengan omni yg ada dipasaran? (kalo udah pernah coba pake omni)

  17. #74
    Status
    Offline
    rizq92's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    May 2011
    Location
    bekasi
    Posts
    14
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    numpang nyimak ya gan .. Click here to enlarge

  18. #75
    Status
    Offline
    dyve75's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    12
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by wawanep Click here to enlarge
    waduh pembandingnya pake AP yg powernya beda Click here to enlarge

    kalo dari performa, antena buatannya signalnya lebih bagus mana dibandingkan dengan omni yg ada dipasaran? (kalo udah pernah coba pake omni)
    hahaha, lha gimana bro, itu satu-satunya antena polarisasi horizontal (sebenernya dual polarisasi ding) yang bukan home made

    kalo dibanding sama omni vertical berarti kita harus mbalik polarisasi grid di klien dong, itu yang bikin males Click here to enlarge

    eh iya, pernah ding membandingkan kemampuan wrt54gl + sectoral waveguide ini dengan omni hyperlink + bullet2hp yang nangkring di tower yang sama. nah kalo ini pembandingnya pake laptop (asus eeepc 1008ha, chipset atheros). tes dari jarak sekitar 1 km (di tengah sawah), antena gak kelihatan dari posisi laptop. hasilnya signal berimbang, kisaran 20-an (net stumbler), cuma saja koneksi-nya lebih lancar kalo ngambil dari sectoral + wrt54gl itu. gak tahu kenapa....

 

 
Page 5 of 18 FirstFirst ... 3456715 ... LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 3 users browsing this thread. (0 members and 3 guests)

Similar Threads

  1. Ada yg tau Bullet 2 itu buatan mana ya?
    By w3n_m1ng in forum Wireless Networking
    Replies: 10
    Last Post: 17-07-2010, 22:59
  2. Replies: 10
    Last Post: 29-03-2010, 11:06
  3. (Ask)...Erorr Message Buatan sendiri......
    By otherone001 in forum Beginner Basics
    Replies: 14
    Last Post: 25-01-2010, 18:48
  4. mohon share na tentang antena GRID
    By mossy in forum Wireless Networking
    Replies: 1
    Last Post: 30-03-2009, 22:08
  5. mohon share na tentang antena GRID
    By xeon in forum Wireless Networking
    Replies: 1
    Last Post: 30-03-2009, 21:59

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •