Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 9 of 9
  1. #1
    Status
    Offline
    hereisnvidia's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Madiun
    Posts
    6
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Studi Kasus & Troubleshooting

    Topologi :

    A B C

    -----------BULLET
    |
    |
    RB433AH--------------- RB433AH RB433----------BULLET
    | | | |
    | | | |
    | | | |
    ROUTER ----------- ----HUB----- ----------SENAO

    Maap kalo gambar topologinya rada ruwet, Click here to enlarge sebelumnya topologi ini running well sampai suatu hari gundala colek-colek perangkat RB433AH yang ada di lokasi B
    sehingga ganti perangkat RB433AH-nya almarhum dan diganti baru, tetapi jadi aneh Click here to enlarge

    gini gan. untuk point to point RB433AH di lokasi A disetting mode bridge dan RB433AH di lokasi B disetting stationpseudobridge, sedangkan RB433 sebagai AP-nya dan Bullet dan senao adalah client dengan koneksi pppoe

    Sebelum ganti perangkat koneksi berjalan lancar, tetapi setelah diganti baru ada kejanggalan, yaitu macaddress client yang terlihat aktif di router sama-sama macaddress perangkat ptp RB433AH di lokasi B.

    Sudah coba ganti setting menggunakan mode WDS, dan hasilnya macaddress client yang terlihat aktif di router normal sesuai client tetapi koneksi dari router ke AP RB433 sering terputus 5-10 baris kadang sampai berpuluh-puluh baris dan biasanya klo didiemin sehat2 sendiri Click here to enlarge, padahal kondisi uplink dari client2 ke AP RB433 di B tidak putus dilihat dari uptimenya Click here to enlarge

    berikut beberapa hal yang sudah saya usahakan :

    - Reset to default RB433AH di A disetting ulang mode ap bridge WDS
    - Reset to default RB433AH di B disetting ulang mode station WDS
    - Reset to default RB433 di B disetting ulang mode AP Bridge
    - Krimping Ulang semua konektor di lokasi B diatas dan di bawah tower
    - Mengganti semua Adaptor 24V untuk power wireless di lokasi B
    - Mengganti HUB dan POE di lokasi B

    tapi tetap kondisi koneksi kadang sering timeout untuk AP-nya padahal uplink client tidak pernah putus... Click here to enlarge

    mungkin dari para master bisa menanggapi, atau mungkin ada solusi ?? Atau ada saran untuk topografinya Click here to enlarge

    Dan sekalian mau tanya, apa kekurangan dan kelemahan menggunakan mode WDS? Harap agan2 mau membantu Click here to enlarge

  2. #2
    Status
    Offline
    putra_maiwa's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    1,298
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by hereisnvidia Click here to enlarge
    Topologi :

    A B C

    -----------BULLET
    |
    |
    RB433AH--------------- RB433AH RB433----------BULLET
    | | | |
    | | | |
    | | | |
    ROUTER ----------- ----HUB----- ----------SENAO

    Maap kalo gambar topologinya rada ruwet, Click here to enlarge sebelumnya topologi ini running well sampai suatu hari gundala colek-colek perangkat RB433AH yang ada di lokasi B
    sehingga ganti perangkat RB433AH-nya almarhum dan diganti baru, tetapi jadi aneh Click here to enlarge

    gini gan. untuk point to point RB433AH di lokasi A disetting mode bridge dan RB433AH di lokasi B disetting stationpseudobridge, sedangkan RB433 sebagai AP-nya dan Bullet dan senao adalah client dengan koneksi pppoe

    Sebelum ganti perangkat koneksi berjalan lancar, tetapi setelah diganti baru ada kejanggalan, yaitu macaddress client yang terlihat aktif di router sama-sama macaddress perangkat ptp RB433AH di lokasi B.

    Sudah coba ganti setting menggunakan mode WDS, dan hasilnya macaddress client yang terlihat aktif di router normal sesuai client tetapi koneksi dari router ke AP RB433 sering terputus 5-10 baris kadang sampai berpuluh-puluh baris dan biasanya klo didiemin sehat2 sendiri Click here to enlarge, padahal kondisi uplink dari client2 ke AP RB433 di B tidak putus dilihat dari uptimenya Click here to enlarge

    berikut beberapa hal yang sudah saya usahakan :

    - Reset to default RB433AH di A disetting ulang mode ap bridge WDS
    - Reset to default RB433AH di B disetting ulang mode station WDS
    - Reset to default RB433 di B disetting ulang mode AP Bridge
    - Krimping Ulang semua konektor di lokasi B diatas dan di bawah tower
    - Mengganti semua Adaptor 24V untuk power wireless di lokasi B
    - Mengganti HUB dan POE di lokasi B

    tapi tetap kondisi koneksi kadang sering timeout untuk AP-nya padahal uplink client tidak pernah putus... Click here to enlarge

    mungkin dari para master bisa menanggapi, atau mungkin ada solusi ?? Atau ada saran untuk topografinya Click here to enlarge

    Dan sekalian mau tanya, apa kekurangan dan kelemahan menggunakan mode WDS? Harap agan2 mau membantu Click here to enlarge
    wah diliat dari lembar reply to tread baru keliatan jelas topologinya...

    topologi jaringannya pake gambar .jpg aja bro biar di liat jelas..

    btw back to topic ---- neh masuk pengalaman ane bro, dulu persis kek gini..

    sebelumnya di site B menggunakan WDS, saat itu araj ke side A nya masih menggunakan wired/LAN.
    setelah berpindah tempat topologinya kek bro di atas ^^^
    saat itu ga mau juga koneksinya, jadi saya rubah jadi mode WDS semua mulai dari bawah (site A) sampai ke atas (site B) semua rubah ke WDS, setelah itu baru koneksinya lancar..

    mending kamu juga set WDS semua termasuk RB433 nya (di ambarkan d atas hanya AP_Bridge biasa)
    di RB433 tambahkan WDS mode > dinamic, wds default bridge > bridge1
    bridge1 = bridge port dari AP_Bridge sama LAN(dari hub)..


    RB SITE B (MODE STATION)

    /wireless
    Code:
    [cybernet@AP-TVRI] /interface wireless> print
    Flags: X - disabled, R - running 
     0  R ;;; Dari Basecamp
          name="Station WDS" mtu=1500 mac-address=00:0C:42:44:75:CB arp=enabled 
          interface-type=Atheros AR5212 mode=station-wds ssid="CyberNet-BaseCamp" 
          frequency=2447 band=2.4ghz-b/g scan-list=default antenna-mode=ant-a 
          wds-mode=disabled wds-default-bridge=none wds-ignore-ssid=no 
          default-authentication=yes default-forwarding=yes default-ap-tx-limit=0 
          default-client-tx-limit=0 hide-ssid=no security-profile=default 
          compression=no 
     1    ;;; AP Wireless TVRI
          name="CyberNet-TVRI" mtu=1500 mac-address=00:0C:42:62:26:E6 arp=enabled 
          interface-type=Atheros AR5413 mode=ap-bridge ssid="CyberNet-TVRI" 
          frequency=2437 band=2.4ghz-b/g scan-list=default antenna-mode=ant-a 
          wds-mode=dynamic wds-default-bridge=Backhoul wds-ignore-ssid=no 
          default-authentication=yes default-forwarding=yes default-ap-tx-limit=0 
          default-client-tx-limit=0 hide-ssid=no security-profile=default 
          compression=no
    /bridge
    Code:
    [cybernet@AP-TVRI] /interface bridge> print
    Flags: X - disabled, R - running 
     0  R name="Backhoul" mtu=1500 l2mtu=1526 arp=enabled 
          mac-address=00:0C:42:44:75:CA protocol-mode=rstp priority=0x8000 
          auto-mac=yes admin-mac=00:00:00:00:00:00 max-message-age=20s 
          forward-delay=15s transmit-hold-count=6 ageing-time=5m

    RB SITE B (MODE AP BRIDGE)

    /wireless
    Code:
    Flags: X - disabled, R - running 
     0  R name="CyberNet-One" mtu=1500 mac-address=00:0C:42:1B:33:B3 arp=enabled 
          disable-running-check=no interface-type=Atheros AR5413 
          radio-name="000C421B33B3" mode=ap-bridge ssid="CyberNet-One" area="" 
          frequency-mode=manual-txpower country=indonesia antenna-gain=17 
          frequency=2457 band=2.4ghz-b/g scan-list=default rate-set=default 
          supported-rates-b=1Mbps,2Mbps,5.5Mbps,11Mbps 
          supported-rates-a/g=6Mbps,9Mbps,12Mbps,18Mbps,24Mbps,36Mbps,48Mbps,
                              54Mbps 
          basic-rates-b=1Mbps basic-rates-a/g=6Mbps max-station-count=2007 
          ack-timeout=dynamic tx-power-mode=default noise-floor-threshold=default 
          periodic-calibration=default periodic-calibration-interval=60 
          burst-time=disabled dfs-mode=none antenna-mode=ant-a wds-mode=dynamic 
          wds-default-bridge=wav-one wds-default-cost=100 wds-cost-range=50-150 
          wds-ignore-ssid=no update-stats-interval=disabled 
          default-authentication=yes default-forwarding=yes default-ap-tx-limit=0 
          default-client-tx-limit=0 proprietary-extensions=post-2.9.25 
          wmm-support=disabled hide-ssid=no security-profile=default 
          disconnect-timeout=3s on-fail-retry-time=100ms preamble-mode=both 
          compression=no allow-sharedkey=no 
          station-bridge-clone-mac=00:00:00:00:00:00 hw-retries=15 
          frame-lifetime=0 
    
     1  R name="CyberNet-Two" mtu=1500 mac-address=00:0C:42:1B:33:B2 arp=enabled 
          disable-running-check=no interface-type=Atheros AR5413 
          radio-name="000C421B33B2" mode=ap-bridge ssid="CyberNet-Two" area="" 
          frequency-mode=manual-txpower country=indonesia antenna-gain=17 
          frequency=2462 band=2.4ghz-b/g scan-list=default rate-set=default 
          supported-rates-b=1Mbps,2Mbps,5.5Mbps,11Mbps 
          supported-rates-a/g=6Mbps,9Mbps,12Mbps,18Mbps,24Mbps,36Mbps,48Mbps,
                              54Mbps 
          basic-rates-b=1Mbps basic-rates-a/g=6Mbps max-station-count=2007 
          ack-timeout=dynamic tx-power-mode=default noise-floor-threshold=default 
          periodic-calibration=default periodic-calibration-interval=60 
          burst-time=disabled dfs-mode=none antenna-mode=ant-a wds-mode=dynamic 
          wds-default-bridge=wav-one wds-default-cost=100 wds-cost-range=50-150 
          wds-ignore-ssid=no update-stats-interval=disabled 
          default-authentication=yes default-forwarding=yes default-ap-tx-limit=0 
          default-client-tx-limit=0 proprietary-extensions=post-2.9.25 
          wmm-support=disabled hide-ssid=no security-profile=default 
          disconnect-timeout=3s on-fail-retry-time=100ms preamble-mode=both 
          compression=no allow-sharedkey=no 
          station-bridge-clone-mac=00:00:00:00:00:00 hw-retries=15 
          frame-lifetime=0
    /bridge
    Code:
    [cybernet@AP-WDS] /interface bridge> print
    Flags: X - disabled, R - running 
     0  R name="wav-one" mtu=1500 arp=enabled mac-address=00:0C:42:1C:07:1A 
          protocol-mode=rstp priority=0x8000 auto-mac=yes 
          admin-mac=00:00:00:00:00:00 max-message-age=20s forward-delay=15s 
          transmit-hold-count=6 ageing-time=5m


    semoga sukses bro.. Click here to enlarge

    maaf klo belum sempurna, saya juga masih belajar.. nuebieClick here to enlarge

    oh ya ada tambahan neh untuk
    Last edited by putra_maiwa; 19-03-2010 at 02:35.

  3. #3
    Status
    Offline
    ullydia's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    12
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    kegunaan networknya buat ap gan...????klo mau, agan setting full bridge aj d dua sisi. ibaratnya wireless cm sebagai pengganti kabel.

  4. #4
    Status
    Offline
    hereisnvidia's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Madiun
    Posts
    6
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Memang diperuntukkan untuk full bridge gan, update terbaru...udah mode WDS dari site A dan B masih tetep seperti itu timeout sesekali....tapi client tetap uplink di AP site B-nya....Click here to enlarge

    Bikin gak bisa tidur nyenyak gini iniClick here to enlarge

  5. #5
    Status
    Offline
    ullydia's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    12
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    udah kayak contohnya agan putra maiwa kah??
    udah bikin bridge1..
    apakah wlan sama ether juga sudah d bridge d bagian bridge port.
    wds mode dynamic
    wds default bridge = bridge1


    juga klo boleh tau status ccq nya, jarak antara ap dengan client, trus juga signal strengh yang d dapat, sekalian sekalian setting lenkap nya gan biar d koreksi d bareng2..
    Last edited by ullydia; 20-03-2010 at 10:28.

  6. #6
    Status
    Offline
    Ye_Nan_Thien's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    May 2008
    Posts
    1,731
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    3 (100%)
    pengalaman ane pake XR5 PC kena Petir ganti RB433AH tadinya maknys jadi impoten tuh, ternyata setelah RB433AHdidowngrade ke versi 3.30 kembali maknyus.

    Pernah jg ane signal ancur ganti kabel signal jadi maknyus.

  7. #7
    Status
    Offline
    donipermono1982's Avatar
    Moderator
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta Selatan
    Posts
    2,809
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    nambahin pengalaman yg baru ane rasain 2 hari kemaren.

    awalnya gara sering copot connector ufl to female entah konslet atau kendor yg pasti sinyal ap client ga detek sama sekali AP backbonenya. bro vzuh nyaranin ganti ufl to female. dan ternyata emang di situ permasalahnya padahal dah beli converter mpci hari itu juga.

    sekarang sudah solved antena client sudah bsia mendeteksi ap backbone tapi ada kendala sedikit yaitu di wireless ap backbone yg sangat lemah overall ccq berkisar 10 % dengan mode apbridge chanel 2.4 b/g . ada saran dari bro ucog untuk ganti chanle b di ap backbone dan memang ada peningkatan menjadi 30 % namun througput yg di dapat di bawah 1000, akhir nya gw coba main di tx power dengan set manual untuk setiap data yg di lewati dan date rate nya di buat manual juga sekarang sinyal udah normal kembali berkisar 80 % Click here to enlarge

    mudah2 an bisa jadi refrensi. Click here to enlarge

  8. #8
    Status
    Offline
    hereisnvidia's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Madiun
    Posts
    6
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Sudah diganti ke setting WDS mode dynamic dan bridge1, cuman belum pernah ujicoba melakukan downgrade,

    untuk referensi di site A mikrotiknya v3.28, di site B mikrotiknya v3.23

    coba saya cari dulu, eniwe downgrade via remote bisa ga ya? masa harus copot perangkat di lokasi B, jauh amat soalnya 40km Click here to enlarge

    Untuk Signal PTP dari site A ke B tidak ada masalah ini datanya mungkin ada yang mo kritik dan saran

    Registration di RB433AH di Site A :

    Signal Strength : -80 dBm
    Tx/Rx CCQ : 91/92 %
    P Throughput : 4500kbps

    Registration di RB433AH di Site B :

    Signal Strength : -76 dBm
    Tx/Rx CCQ : 97/91 %
    P Throughput : 4815kbps

    Itu datanya...ditunggu nais inpo selanjutnya gan Click here to enlarge

  9. #9
    Status
    Offline
    putra_maiwa's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    1,298
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by donipermono1982 Click here to enlarge
    nambahin pengalaman yg baru ane rasain 2 hari kemaren.

    awalnya gara sering copot connector ufl to female entah konslet atau kendor yg pasti sinyal ap client ga detek sama sekali AP backbonenya. bro vzuh nyaranin ganti ufl to female. dan ternyata emang di situ permasalahnya padahal dah beli converter mpci hari itu juga.

    sekarang sudah solved antena client sudah bsia mendeteksi ap backbone tapi ada kendala sedikit yaitu di wireless ap backbone yg sangat lemah overall ccq berkisar 10 % dengan mode apbridge chanel 2.4 b/g . ada saran dari bro ucog untuk ganti chanle b di ap backbone dan memang ada peningkatan menjadi 30 % namun througput yg di dapat di bawah 1000, akhir nya gw coba main di tx power dengan set manual untuk setiap data yg di lewati dan date rate nya di buat manual juga sekarang sinyal udah normal kembali berkisar 80 % Click here to enlarge

    mudah2 an bisa jadi refrensi. Click here to enlarge
    cakep!..Click here to enlarge

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. [Tanya] Solusi Kasus
    By eddyas in forum Beginner Basics
    Replies: 4
    Last Post: 09-02-2010, 12:59
  2. Troubleshooting NAT
    By alamsyah in forum General Networking
    Replies: 2
    Last Post: 01-12-2009, 08:55
  3. Bantuan buat Kasus saya
    By dhe_tox in forum Beginner Basics
    Replies: 0
    Last Post: 03-11-2009, 20:26
  4. TroubleShooting RB523A + XR5
    By maknyuss in forum Wireless Networking
    Replies: 7
    Last Post: 04-07-2008, 16:17
  5. kasus di router-mikrotik
    By NGERI in forum General Networking
    Replies: 16
    Last Post: 07-04-2008, 07:38

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •