Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 7 of 7
  1. #1
    Status
    Offline
    Akangage's Avatar
    Administrator
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
    Posts
    4,195
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    210
    Uploads
    87
    Feedback Score
    0

    Dual OS on MikroTik RB

    Selamat hari raya Idul Fitri bagi yang merayakan-nya (termasuk saya Click here to enlarge ) hari ini mencoba sedikit berbagi tentang fitur terbaru MikroTik yaitu "Partition" atau dalam bahasa jepangnya "Partisi" Click here to enlarge

    Fitur ini di perkenalkan pada versi 6 baik itu beta, RC hingga finalnya. Fitur ini hanya hadir untuk di RB MIP* series, PPC series dan CCR series untuk versi dekstop atawa PC tidak ada (atau belum, ga tau deh bakalan ada atau engga Click here to enlarge ), fitur ini layaknya di perangkat networking enterprise lainnya seperti Motorola, Aruba, Cisco dan lain-lainnya berfungsi sebagai dewa penolong di kala darurat atau OS utama mengalami gangguan kejiawaan Click here to enlarge sehingga akan failover ke OS berikutnya atau cadangan dengan konfigurasi yang sama persis dengan sebelumnya jika rutin melakukan backup Click here to enlarge

    Sayangnya fitur ini hanya dapat di gunakan untuk versi 6 saja, tidak bisa untuk versi 5 Click here to enlarge secara pada versi 6 baru saja di munculkan Click here to enlarge jadi jika mau pakai coba-coba tunggu versi 7 sebagai OS utama dan versi 6 sebagai OS backup hehehehehe but anyway saya menggunakan di versi 6.2 sebagai OS utama dan 6.1 sebagai OS backup.
    Bagaimana cara menggunakannya? simak langkah mudahnya sebagai berikut...

    Login pada RouterBoard anda, dan pilih "System --> RouterBoard" kemudian klik "Upgrade" untuk meng-upgrade firmware agar dapat menggunakan fitur partisi, jika tampilan visual belum berubah bisa dilakukan reboot RB-nya.
     
    Click here to enlarge

    Jika sudah sama persis seperti gambar di atas, mari kita menuju ke "Partition --> Repartition", isi angka 2, jangan angka 0 maupun 1 meskipun tampilan yang di sajikan adalah urutan 0 namun sebagai partisi di baca sebagai partisi 1. Jika sudah maka RouterBoard anda akan melakukan restart.
     
    Click here to enlarge

    Setelah sukses membuat partisi, kita bikin OS kedua, klik "Copy to --> part 1 --> Start", nanti akan di proses duplikasi OS dan konfigurasi secara otomatis, hasilnya akan seperti ini.

     
    Click here to enlarge

    OK, sekarang kita akan downgrade ke v6.1 maka kita aktifkan partisi "part 1" dengan klik 2x pada "part 1" kemudian klik "Activate"

     
    Click here to enlarge

    Setelah reboot dan status "A" berpindah ke "Part 1" copy-kan file "routeros-mipsbe-6.1.npk" ke File, setelah itu menuju "System --> packages", klik "Downgrade".
    Tunggu beberapa saat hingga berbunyi tanda loading router OS sukses, kemudian, hasilnya

     
    Click here to enlarge


    Yak, sukses sudah misi kita untuk membuat dual OS Click here to enlarge jika anda membutuhkan failover maka anda bisa klik "fallback" jika sesuatu terjadi pada OS utama anda.
     
    Click here to enlarge


    Jika ada pertanyaan atau ingin diskusi silahkan untuk di lanjutkan Click here to enlarge dan Selamat MENCOBA Click here to enlarge

  2. #2
    Status
    Offline
    ferrycupu's Avatar
    Member Super Senior
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    564
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    8
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    CTRL+D
    coba untuk yg PC nya bisa...manteeep niiihh
    Last edited by ferrycupu; 19-08-2013 at 18:26.

  3. #3
    Status
    Offline
    pancabralink's Avatar
    Member
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Kota Perwira
    Posts
    146
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Kegunaan lain selain sebagai failover OS apa ya?

  4. #4
    Status
    Offline
    Akangage's Avatar
    Administrator
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
    Posts
    4,195
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    210
    Uploads
    87
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by pancabralink Click here to enlarge
    Kegunaan lain selain sebagai failover OS apa ya?
    Setahu & sepengalaman gw sih seringnya buat failover, masalahnya kalo buat testing tidak memungkinkan Click here to enlarge karena RB-nya digunakan untuk operasional Click here to enlarge

  5. #5
    Status
    Offline
    gas_ye's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2010
    Location
    Bogor
    Posts
    108
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    5
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Akangage Click here to enlarge
    Setahu & sepengalaman gw sih seringnya buat failover, masalahnya kalo buat testing tidak memungkinkan Click here to enlarge karena RB-nya digunakan untuk operasional Click here to enlarge
    Mangstap kang, setelah saya coba di RB450G, sedikit masukan dari nubi kang, config yg ada di os utama yg sedang berjalan normal sebaiknya di copykan ke os cadangan secara berkala, agar pada saat os utama sekarat dan terpaksa failover ke os cadangan, confignya bisa sama persis....
    >_
    /sys sch
    add interval=1d name=save-config on-event="/partitions save-config-to partition=part1" policy=\
    ftp,reboot,read,write,policy,test,winbox,password,sniff,sensitive,api start-date=sep/19/2013 \
    start-time=04:00:00

    tidak lupa CMIWClick here to enlarge

  6. #6
    Status
    Offline
    Akangage's Avatar
    Administrator
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
    Posts
    4,195
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    210
    Uploads
    87
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by gas_ye Click here to enlarge
    Mangstap kang, setelah saya coba di RB450G, sedikit masukan dari nubi kang, config yg ada di os utama yg sedang berjalan normal sebaiknya di copykan ke os cadangan secara berkala, agar pada saat os utama sekarat dan terpaksa failover ke os cadangan, confignya bisa sama persis....
    >_
    /sys sch
    add interval=1d name=save-config on-event="/partitions save-config-to partition=part1" policy=\
    ftp,reboot,read,write,policy,test,winbox,password,sniff,sensitive,api start-date=sep/19/2013 \
    start-time=04:00:00

    tidak lupa CMIWClick here to enlarge
    Setuju gan Click here to enlarge itu masukan yang bagus, buat jaga-jaga kalau ada masalah.

  7. #7
    Status
    Offline
    mustikanet's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Oct 2010
    Location
    http://mustikanet.com
    Posts
    445
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    4
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Coba ah....

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 19
    Last Post: 17-04-2012, 09:53
  2. dual stack
    By azfauzi in forum General Networking
    Replies: 1
    Last Post: 03-08-2011, 16:44
  3. Dual Mikrotik Failover
    By alvee_poke in forum Scripting @ Mikrotik
    Replies: 5
    Last Post: 19-05-2011, 17:51
  4. [ASK]Konfigurasi dual stack 6PE (MP-iBGP) di Mikrotik
    By ibra89 in forum Scripting @ Mikrotik
    Replies: 0
    Last Post: 25-12-2009, 07:31

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •