Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 2 of 8 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 16 to 30 of 107
  1. #16
    Status
    Offline
    jacky10's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    May 2008
    Location
    Indonesia
    Posts
    406
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Smile

    Click here to enlarge Originally Posted by lini Click here to enlarge
    cuman bingung dengan bagian itu kok....masak sih burung punya tegangan 40000V...kalo iya bisa mampus pedagang burung pas pegang burungnya...bahkan pas mandiin........btw ini burung yang bener yah Click here to enlarge
    Bung Lini, kita tunggu aja comment bung ibliz, sya sekalian mo tunggu review mengenai bahan koduktor dengan low impedance. Oh iya bung Ibliz,kira2 brapa resistance maupun impedance yang baik untuk konduktor grounding jika di ukur dalam Ohm.Toleransinya gimana yaa jika diukur saat musim hujan/basah dan saat musim kemarau/kering.

  2. #17
    Status
    Offline
    yosanpro's Avatar
    Co-Admin
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Bantul, Bantul, Yogyakarta
    Posts
    2,548
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    11
    Uploads
    4
    Feedback Score
    1 (100%)
    kalo bahan yang resistance terbaik tentu superconductor, tidak bisa diterapkan karena memerlukan suhu tertentu untuk bekerja. Di bawahnya ada perak, tapi kira-kira kalo narik perak ketinggian tower abis berapa ya dananya? Di bawahnya ada tembaga yang walau mahal masih terjangkau, setelah itu urutannya gak apal. Tapi itu baru resistance lho, kalo impedance tergantung juga bagaimana nariknya dari atas ke bawah, lurus ato berkelok-kelok, trus faktor-faktor lain seperti ground resistance de el el. Kalo hal-hal seperti ini biar sang ahli penangkal petir yang menjelaskan.
    Last edited by yosanpro; 02-12-2009 at 22:14. Reason: Maaf salah urutan

  3. #18
    Status
    Offline
    jacky10's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    May 2008
    Location
    Indonesia
    Posts
    406
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Smile

    Click here to enlarge Originally Posted by lini Click here to enlarge
    cuman bingung dengan bagian itu kok....masak sih burung punya tegangan 40000V...kalo iya bisa mampus pedagang burung pas pegang burungnya...bahkan pas mandiin........btw ini burung yang bener yah Click here to enlarge
    Click here to enlarge Originally Posted by yosanpro Click here to enlarge
    kalo bahan yang resistance terbaik tentu superconductor, tidak bisa diterapkan karena memerlukan suhu tertentu untuk bekerja. Di bawahnya ada perak, tapi kira-kira kalo narik perak ketinggian tower abis berapa ya dananya? Di bawahnya ada tembaga yang walau mahal masih terjangkau, setelah itu urutannya gak apal. Tapi itu baru resistance lho, kalo impedance tergantung juga bagaimana nariknya dari atas ke bawah, lurus ato berkelok-kelok, trus faktor-faktor lain seperti ground resistance de el el. Kalo hal-hal seperti ini biar sang ahli penangkal petir yang menjelaskan.
    hehehehehe..akurrr setujuuuClick here to enlarge
    Last edited by yosanpro; 02-12-2009 at 22:15.

  4. #19
    Status
    Offline
    GajahOling's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    May 2008
    Posts
    74
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    sebenernya ukuran grounding yang bagus itu gimana ?
    selama ini saya sendiri pake ukuran (kalo lagi rajin ngukur Click here to enlarge ) <4 V itu bagus
    apa bener ukuran segitu ?
    trus yang bagus kalo kabel tembaga itu bagusan kabel serabut ato kabel solid ?
    kebanyakan sih karena susah di tekuk2 jadinya pake yang serabut

  5. #20
    Status
    Offline
    ibliz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by jacky10 Click here to enlarge
    Bung Lini, kita tunggu aja comment bung ibliz, sya sekalian mo tunggu review mengenai bahan koduktor dengan low impedance. Oh iya bung Ibliz,kira2 brapa resistance maupun impedance yang baik untuk konduktor grounding jika di ukur dalam Ohm.Toleransinya gimana yaa jika diukur saat musim hujan/basah dan saat musim kemarau/kering.
    2 ekor burung nangkring di seutas kabel telanjang ber-voltage 240,000 volt, namakan saja burung A sama Burung B.

    nah, misalnya om lini lagi laper, trus manjat pake tangga aluminium mau nangkep burung B. Tangga dan Om lini tidak menyentuh kabel sama sekali. Nah ketika Om Lini pegang burung B, siapa yang gosong ? Jawaban nya Burung B dan Om Lini sama2 gosong sebab diri mereka menjadi saluran ke ground yang memiliki resistance paling kecil.
    Nah burung A tetap saja santai walaupun tegangan di badannya 240,000 sebab resistance antara si burung dan ground (lewat udara atau clamp keramik di tiang listrik) cukup tinggi sehingga arus tidak bisa lewat. Saya tidak tahu berapa Ohm electrical resistance udara, tetapi hanya petir yang berpotensial ratusan juta volt yang sanggup melampauinya.
    Last edited by ibliz; 22-05-2008 at 15:23.

  6. The Following User Says Thank You to ibliz For This Useful Post:


  7. #21
    Status
    Offline
    ibliz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by GajahOling Click here to enlarge
    mumpung lagi bahas petir
    setelah perangkat yang diatas di-ground
    apa perlu RJ45 yang kebawah juga di-ground ?
    dalam hal ini kan ada POE injector yang pake ground dan yang tidak
    kebanyakan kan ga ada ground-nya
    nah gimana para suhu2 ada trik2nya ?
    barusan hujan kemaren korban 1 AP sama switch Click here to enlarge

    Supaya gampang , saya umpamakan petiryang menyambar tower kita sebagai air bah yg datang secara tiba2. Sambungan ground adalah got di jalanan yang menyalurkan air bah ke laut. Laut disini adalah ground. Rumah kita adalah perangkat radio.
    Nah jika got nya cukup besar, air tidak akan meluber ke rumah2. Jika got kalah cepat dalam menyalurkan air bah ke laut, maka luber lah air ke rumah2.

    Disini Surge arrestor bisa di umpamakan sebagai karung pasir yang memblokade air bah masuk ke rumah dan pompa air yang membuang air bah yang sudah terlanjur masuk ke perkarangan rumah ke laut lewat selang. Gunanya surge arrestor adalah untuk menjaga2 lubernya muatan electron ke parangkat radio.

    Surge arrestor biasa bekerja dalam dua mode, Common mode dan Differential Mode. Common mode atau biasa di sebut line-to-ground bekerja dengan menyalurkan lonjakan listrik ke ground. Differential mode atau line-to-line mode bekerja dengan menggunakan MOV atau sejenisnya untuk memblokade lonjakan listrik yang sudah terlanjur masuk ke dalam line dengan cara manaikan resistansi sambungan kabel ke peralatan kita.


    bersambung ....

  8. The Following 2 Users Say Thank You to ibliz For This Useful Post:


  9. #22
    Status
    Offline
    ibliz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by GajahOling Click here to enlarge
    sebenernya ukuran grounding yang bagus itu gimana ?
    selama ini saya sendiri pake ukuran (kalo lagi rajin ngukur Click here to enlarge ) <4 V itu bagus
    apa bener ukuran segitu ?
    trus yang bagus kalo kabel tembaga itu bagusan kabel serabut ato kabel solid ?
    kebanyakan sih karena susah di tekuk2 jadinya pake yang serabut

    Paling tinggi 5 ohm, lebih rendah lebih bagus. Ingat biasanya yg dihitung sama tukang hanya resistance dan bukan impedance. Menghitung impedance membutuh kan peralatan yang mahal banget.


    Intinya, semakin besar surface area luar kabel, semakin rendah impedance nya.

    Tekukan kabel menaikan impedance. Lebih tajam tekukan, lebih tinggi impedance nya. Ingat, kabel juga bekerja sebagai sebuah inductor(walaupun ia adalah sebuah inductor yang lemah) yang akan membangun medan magnet apabila dilewati arus. Semakin banyak tekukan dan lekukan, semakin besar medan magnet yang akan dibangun. Ketika sebuah inductor sedang membangun medan magnet, arus akan susah lewat, sehingga arus akan mencari jalan lain.

  10. The Following User Says Thank You to ibliz For This Useful Post:


  11. #23
    Status
    Offline
    ibliz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by yosanpro Click here to enlarge
    kalo bahan yang resistance terbaik tentu superconductor, tidak bisa diterapkan karena memerlukan suhu tertentu untuk bekerja. Di bawahnya ada perak, tapi kira-kira kalo narik perak ketinggian tower abis berapa ya dananya? Di bawahnya ada tembaga yang walau mahal masih terjangkau, setelah itu urutannya gak apal. Tapi itu baru resistance lho, kalo impedance tergantung juga bagaimana nariknya dari atas ke bawah, lurus ato berkelok-kelok, trus faktor-faktor lain seperti ground resistance de el el. Kalo hal-hal seperti ini biar sang ahli penangkal petir yang menjelaskan.
    Kalo saya boleh koreksi, perak adalah conductor konvensional yang terbaik, kedua tembaga, ketiga emas, keempat aluminium.
    Last edited by yosanpro; 02-12-2009 at 22:15.

  12. #24
    Status
    Offline
    jacky10's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    May 2008
    Location
    Indonesia
    Posts
    406
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Smile

    Click here to enlarge Originally Posted by ibliz Click here to enlarge
    Supaya gampang , saya umpamakan petiryang menyambar tower kita sebagai air bah yg datang secara tiba2. Sambungan ground adalah got di jalanan yang menyalurkan air bah ke laut. Laut disini adalah ground. Rumah kita adalah perangkat radio.
    Nah jika got nya cukup besar, air tidak akan meluber ke rumah2. Jika got kalah cepat dalam menyalurkan air bah ke laut, maka luber lah air ke rumah2.

    Disini Surge arrestor bisa di umpamakan sebagai karung pasir yang memblokade air bah masuk ke rumah dan pompa air yang membuang air bah yang sudah terlanjur masuk ke perkarangan rumah ke laut lewat selang. Gunanya surge arrestor adalah untuk menjaga2 lubernya muatan electron ke parangkat radio.

    Surge arrestor biasa bekerja dalam dua mode, Common mode dan Differential Mode. Common mode atau biasa di sebut line-to-ground bekerja dengan menyalurkan lonjakan listrik ke ground. Differential mode atau line-to-line mode bekerja dengan menggunakan MOV atau sejenisnya untuk memblokade lonjakan listrik yang sudah terlanjur masuk ke dalam line dengan cara manaikan resistansi sambungan kabel ke peralatan kita.


    bersambung ....
    Makin menarik nih ulasan bung iblizz..Saya sepakat bung ulasan anda...artinya jika selama si burung tidak menyentuh ground dan hanya bertenger di salah satu kabel telanjang tentu g masalah, dan yg anda sampaikan bahwa tangga tidak menyentuh kabel tapi telah mendekatan pusat ground (bumi) dengan sumber kabel bertegangan tinggi, tinggal ukuran udara yg bertindak sebagai resistance dan besarnya voltage yg ada pada kabel saja yg menentukan apakah si pemanjat tangga kena sengat listrik atau tida,.betul g Boss. Ok sya tg lohhh sambungannya setidaknya bisa menambah wawasan dalam dunia groundinger hehehehe.Ehhh mana comment dari bung Lini..nehhh g nongol supaya bisa mewarnai ulasan bung ibliz yg full tecnical view.
    Last edited by jacky10; 23-05-2008 at 12:59.

  13. #25
    Status
    Offline
    cloaking's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    16
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    asik juga baca ulasannya bung ibliz... sayang namanya ibliz... coba oemar bakri... pasti bisa jadi guru... Click here to enlarge

    jadi intinya... kira2 biayanya brapa untuk masang anti petir yg bagus pada tower setinggi 15 meter.... trus tuh tower brada diatas rumah yg tingginya 7 meter... Click here to enlarge



    Click here to enlarge

  14. #26
    Status
    Offline
    m_wicaksono_m's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    May 2008
    Posts
    4
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    newbie

    Sekedar sharing ajah boss-boss melihat pekerjaan grounding di tower gede dan tower kecil :

    1. Untuk penangkap petir yg biasa disebut Splitzen biasanya terbuat dari tembaga (umumnya tembaga murni) dipasang dipucuk tertinggi tower dan dhubungkan menggunakan kabel tembaga (biasa disebut BC, besar kecilnya sesuai dengan nomornya contoh BC-50) lurus kebawah melalui tower dan tersambung dengan kabel tembaga yang berasal dari sumur grounding (bisa menggunakan plat tembaga maupun kabel BC-50/grounding rod yang disusun pararael dalam sumur bor terpisah).

    2. Hambatan tanah diukur menggunakan merger meter kalau bisa dibawah 1 Ohm untuk menciptakan konduktasi yang baik sebagai pembuangan petir ke tanah

    3. Dari sumur bor pula ditarik kabel tembaga terbungkus dan dihubungkan dengan Grounding Bar atau terminal grounding.

    4. Segala sesuatu yang berbau bahan terbuat dari besi yang berdekatan dengan peralatan ataupun tower "harus digrounding", jangankan peralatan terpisah, Tray Kabel (jalur kabel), kaki tower, tutup pintu box besi pun harus digrounding untuk mencegah induksi akibat terjadi perbedaan potensial pada peralatan tersebut (ini sepertinya hampir distandar Operator2 besar GSM).

    5. Untuk peralatan wireless kita, sebaiknya kita siapkan perlindungan yang cukup ekstra. Untuk jalur UTP kalau bisa harus memakai UTP Arrester sebagai pengaman over voltage untuk jalur data maupun jalur listrik POE. Untuk jalur RF pun sama, hanya kalau perangkat kita diletakkan diatas tower dan menggunakan antenna grid maupun omni, bisa juga ngga perlu karena antenna jenis2 tersebut sudah "short" artinya baik inner maupun ground udah konek tinggal sampeyan coba ukur pake Avometer. Nah ground antenna, perangkat dan cassing boxnya harus kita sambungkan dengan kabel ground kecil ke Grounding bar dibawah tower. Untuk listrik yang berasal dari PLN pun sebaiknya kita pake Arrester seperti merek APC atau mau pake Over Voltage Protection mirip BTS yang menggunakan Alat mirip MCB bermerek Phoenix (Bukan MCB biasa lho) yang dipasang pada Link Phasa maupun neutral dan memiliki output ke grounding.

    6. Keseluruhan sistem Arester ini kemudian Harus digrounding dengan kabel tembaga yang cukup baik ke Grounding Bar/terminal.

    7. Langkah selanjutnya adalah banyak berdoa Click here to enlarge

    Mudah-mudahan pengalaman "jalan-jalan" ke beberapa BTS bisa bermanfaat

  15. The Following 2 Users Say Thank You to m_wicaksono_m For This Useful Post:


  16. #27
    Status
    Offline
    yosanpro's Avatar
    Co-Admin
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Bantul, Bantul, Yogyakarta
    Posts
    2,548
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    11
    Uploads
    4
    Feedback Score
    1 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by ibliz Click here to enlarge
    Kalo saya boleh koreksi, perak adalah conductor konvensional yang terbaik, kedua tembaga, ketiga emas, keempat aluminium.
    Yup... makasih atas koreksinya...


  17. #28
    Status
    Offline
    bajindulgateli's Avatar
    Member
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    jakarta
    Posts
    196
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    lanjuttt bro.... mantab Click here to enlarge

    kl tidak merugikan siapapun, berbagi ilmu dengan di lengkapi gambar mungkin akan lbh memperjelas penyampaiannya. (gambar skema or gambar alat)

    ini salah satu link rangkain untuk utp lightgning protector



    kl beli pabrikan 250k an Click here to enlarge

  18. #29
    Status
    Offline
    ibliz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by cloaking Click here to enlarge
    asik juga baca ulasannya bung ibliz... sayang namanya ibliz... coba oemar bakri... pasti bisa jadi guru... Click here to enlarge

    jadi intinya... kira2 biayanya brapa untuk masang anti petir yg bagus pada tower setinggi 15 meter.... trus tuh tower brada diatas rumah yg tingginya 7 meter... Click here to enlarge



    Click here to enlarge
    Biayanya ?? Tergantung budget bos. Untuk kita2 ini kagak bakal balik modal kalo grounding nya seperti operator selluler. Mereka berani sebab 1 jam downtime saja bisa rugi jutaan rupiah bos dan harga peralatan mereka bunyinya pake M.

    Bagi kita2 yang penting- penting saja deh, yaitu low impedance single point grounding system.

    Semua kabel sebelum masuk rumah dipasangi surge arrestor yang di sambung ke grounding point tunggal. Begitu pula untuk setiap kabel yang nyambung ke perangkat radio. Kalo pakai RB, ada baiknya ground untuk motherboard nya sekalian disambung ke ground anti-petir.

    Dan yang tidak kalah penting, grounding harus di check minimal setahun sekali. Yang kena korosi diganti.

    Dan jangan2 sekali2 menyambung peralatan2 radio/networking anda ke dua ground yang berbeda kecuali kedua ground tsb tersambung didalam tanah. Akan terjadi ground looping yang akibatnya akan sangat sangat sangat sangat fatal sekali.

    maaf kalau ada pertanyaan yg lupa dijawab

    bersambung.....
    Last edited by ibliz; 25-05-2008 at 00:26.

  19. #30
    Status
    Offline
    ibliz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    45
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Oh yah, ada yg kelupaan,

    Ketika petir menyambar, rata2 80&#37; dari tenaga petir akan melewati tower itu sendiri, sisanya 20% lewat down conductor (Kabel ground yang dipasang sepanjang tower). persentase tsb dapat berubah tergantung perbandingan impedance antara down condoctur dan tower.

    Jadi ada baiknya setiap 10m, tower di sambung ke kabel ground.
    Harap hati2 ketika menyambung 2 jenis metal yg berbeda. Galvanis akan terkorosi apabila di sambung langsung dengan tembaga. efek ini dinamakan dielectric corrosion. Reaksi kimia sama seperti yg terdapat di dalam aki mobil akan terjadi terhadap sambungan tembaga dan baja galvanis ketika sambungan tsb basah. Untuk menghindari korosi terhadap baja galvanis, gunakan stainless steel untuk sambungan ground cable dengan tower.


    Ini ada link yg cukup gampang dipelajari, tapi dalam bhs inggris


    Disitu dibahas prinsip2 penting mengenai instalasi grounding.


    bersambung .....
    Last edited by ibliz; 25-05-2008 at 01:43.

 

 
Page 2 of 8 FirstFirst 1234 ... LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. [MUST READ] Cara bertanya yang baik
    By [a] in forum Beginner Basics
    Replies: 0
    Last Post: 05-02-2008, 22:45
  2. [MUST READ] Cara bertanya yang baik
    By [a] in forum General Networking
    Replies: 0
    Last Post: 05-02-2008, 22:45
  3. [MUST READ] Cara bertanya yang baik
    By [a] in forum Wireless Networking
    Replies: 0
    Last Post: 05-02-2008, 22:45
  4. [MUST READ] Cara bertanya yang baik
    By [a] in forum Scripting @ Mikrotik
    Replies: 0
    Last Post: 05-02-2008, 22:45
  5. [MUST READ] Cara bertanya yang baik
    By [a] in forum HotSpot, The Dude & User Manager
    Replies: 0
    Last Post: 05-02-2008, 22:45

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •