Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 11 of 18 FirstFirst ... 910111213 ... LastLast
Results 151 to 165 of 269
  1. #151
    Status
    Offline
    damdam's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    May 2011
    Posts
    83
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by pos_ronda Click here to enlarge
    gw terjemahkan dari wiki (dari wiki kembali ke wiki) dan saya rasa keterbatasan TS dalam bhs inggris, sori no offense, karena jika TS benar2 mengejar suatu kebenaran teori tentu akan berusaha se maksimal mungkin hingga tanya langsung ke mikrotik.com (forum or support email)

    Implementasi queue di MikroTik RouterOS didasarkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB). HTB memungkinkan untuk menciptakan struktur hirarki queue dan menentukan hubungan antara queue.

    Dalam RouterOS, struktur hirarki (HTB) dapat dipasang (attach) pada 4 tempat yang berbeda:

    global-in: mewakili semua antarmuka input pada umumnya (ingress queue). Queue melekat ke global-in berlaku untuk lalu lintas yang diterima oleh router sebelum paket filtering
    global-out: mewakili semua interface output pada umumnya (egress queue).
    global-total: mewakili semua input dan output interface bersama-sama (dengan kata lain itu adalah agregasi global-in dan global-out). Digunakan dalam kasus ketika pelanggan memiliki batas tunggal untuk keduanya, upload dan download.
    <interface name>: merupakan salah satu outgoing interface tertentu. Hanya lalu lintas yang ditujukan untuk pergi keluar melalui interface ini akan melewati HTB queue

    jadi global-in menurut wiki adalah "place" untuk attachment (memasang) HTB..

    mudah-mudahan gak bingung...

    OOT: 2 mbps untuk 26 komputer? di thread sebelah bisa sampai 100 gan (bukan punya gw gan, tapi bisa gw buktikan itu bisa)
    maaf global in disini gw kaitkan dg diagram ini
    Click here to enlarge
    sangat jelas, input interface - mangle pre - global in/total -=-=-=- mangle input - dst
    yg gw kasih tanda -=-=-=- ini alur seperti apa? bisa gak anda terapkan ke dalam bentuk setingan?

  2. #152
    Status
    Offline
    pos_ronda's Avatar
    VIP Member
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Sleman, Indonesia
    Posts
    887
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    itu diagram dari mana gan? saya lihat di wiki gak ada? adanya di (2008), dan itupun merujuk lagi ke dan

    Qos nya Megis yang terbaru ada di (dan tidak ada packet flow yang agan maksut)

    IMO, Megis sendiri sudah mengupdate packet flow yang ini..
    Semoga menjelaskan...

  3. The Following 4 Users Say Thank You to pos_ronda For This Useful Post:


  4. #153
    Status
    Offline
    damdam's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    May 2011
    Posts
    83
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by pos_ronda Click here to enlarge
    itu diagram dari mana gan? saya lihat di wiki gak ada? adanya di (2008), dan itupun merujuk lagi ke dan

    Qos nya Megis yang terbaru ada di (dan tidak ada packet flow yang agan maksut)

    IMO, Megis sendiri sudah mengupdate packet flow yang ini..
    Semoga menjelaskan...
    dari sini bro
    Click here to enlarge Originally Posted by kweteng Click here to enlarge
    pre/post/fw tergantung dari mana memandang interfacesnya
    kalau dari interfaces local pre=upload
    kalau dari interfaces wan pre=download
    begitu juga sebaliknya dengan post

    intinya biar gak puyeng soal packet flow di test2 dulu satu2 trs cek gambarnya bener gak flownya hehehe
    kalau soal mark-con itu hanya menandai packet dan akan di eksekusia kalau ada mark packetnya,
    dan selama sessionnya belum di close penandaan sebelumnya dalam packet akan tetep jalan, jadi walau sudah disable mark-con-nya ya tetep jalan sesion yang belum di close,
    coba di stop sesionya (misal stop downloadnya) baru di disable mark-conya, dan tes lagi download/apalah pasti di mark-packet gak akan ketangkep karena sudah beda session
    sekedar penambah wawasn baca2 dulu




    CMIIW
    gw plajari dl dari mod dan dari anda ini.
    trims.

  5. #154
    Status
    Offline
    oktama's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Jayapura
    Posts
    1,929
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Global-in/out/total diterapkan dalam simple Queue karena namanya ajah global bukan mengarah kepada 1 port (eth/interface), htb digunakan pada out interface mengapa? kita hanya bisa membatasi bandwith yang melalui/keluar dari router, coba test flood router anda atau test flood melalui router anda keluar, perhatikan packet drop yang terjadi pada saat terjadi limitasi, packet drop ini muncul karena bucket yang tersedia kurang besar jika dibandingkan bandwith yang dibawa
    dari global-in/out/total ini juga menerapkan queueing mengapa masih ada mangle setelah itu? 1 chain prerouting ini belum selesai karena masih dalam penentuan antara menuju ke router tersebut sendiri (mangle input) dan yang akan diterukan keluar interface (mangle forward) saya rasa ini sudah disampaikan oleh bro Neo sebelumnya, mengapa harus pake prerouting baru global-in/total karena dengan begini kita bisa langsung melimitasi bandwith yang akan masuk ke arah router (mangle input) dan secara bersamaan bisa melimit juga bandwith yang akan diteruskan ke internet atau jaringan lain (mangle forward).
    mengapa ada global-out/total lagi? karena ini adalah hasil dari process perjalanan tersebut seperti yang dijelaskan packet bisa ditrap di postrouting atau prerouting.

    mengapa ada global-out/total baru htb ? karena seperti yang saya sebutkan diatas global berarti banyak port/interface/eth dan dimana simple queue ini yang paling cocok buat penerapan limitasi global-in/out/total dibandingkan dengan HTB yang pasti akan merujuk pada parent out-interface, out interface ini bisa juga sebagai input interface (eth yg sama) untuk membuat lebih simple seperti pertanyaan yang didepan digunakan marking-conn terlebih dahulu untuk membungkus paket-paket tersebut kedalam 1 conn-mark sehingga lebih teratur tidak menghabiskan cpu power secara sia-sia, silahkan kl masih bingung, disini teman-teman banyak yang memang menyimpan pemahaman ini karena berbeda network berbeda settingan jadi tidak bisa diterima mentah-mentah makanya teman-teman selalu menyarankan silahkan pelajari dulu packet flow

    gw plajari dl dari mod dan dari anda ini.
    trims.
    berarti yg dikasih dari awal gak dibaca Click here to enlarge

    ihihi nih thread ampe bikin para leluhur turun gunung dari pertapaan Click here to enlarge
    Last edited by oktama; 14-12-2011 at 09:01.

  6. The Following User Says Thank You to oktama For This Useful Post:


  7. #155
    Status
    Offline
    damdam's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    May 2011
    Posts
    83
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by oktama Click here to enlarge
    Global-in/out/total diterapkan dalam simple Queue karena namanya ajah global bukan mengarah kepada 1 port (eth/interface), htb digunakan pada out interface mengapa? kita hanya bisa membatasi bandwith yang melalui/keluar dari router, coba test flood router anda atau test flood melalui router anda keluar, perhatikan packet drop yang terjadi pada saat terjadi limitasi, packet drop ini muncul karena bucket yang tersedia kurang besar jika dibandingkan bandwith yang dibawa
    dari global-in/out/total ini juga menerapkan queueing mengapa masih ada mangle setelah itu? 1 chain prerouting ini belum selesai karena masih dalam penentuan antara menuju ke router tersebut sendiri (mangle input) dan yang akan diterukan keluar interface (mangle forward) saya rasa ini sudah disampaikan oleh bro Neo sebelumnya, mengapa harus pake prerouting baru global-in/total karena dengan begini kita bisa langsung melimitasi bandwith yang akan masuk ke arah router (mangle input) dan secara bersamaan bisa melimit juga bandwith yang akan diteruskan ke internet atau jaringan lain (mangle forward).
    mengapa ada global-out/total lagi? karena ini adalah hasil dari process perjalanan tersebut seperti yang dijelaskan packet bisa ditrap di postrouting atau prerouting.

    mengapa ada global-out/total baru htb ? karena seperti yang saya sebutkan diatas global berarti banyak port/interface/eth dan dimana simple queue ini yang paling cocok buat penerapan limitasi global-in/out/total dibandingkan dengan HTB yang pasti akan merujuk pada parent out-interface, out interface ini bisa juga sebagai input interface (eth yg sama) untuk membuat lebih simple seperti pertanyaan yang didepan digunakan marking-conn terlebih dahulu untuk membungkus paket-paket tersebut kedalam 1 conn-mark sehingga lebih teratur tidak menghabiskan cpu power secara sia-sia, silahkan kl masih bingung, disini teman-teman banyak yang memang menyimpan pemahaman ini karena berbeda network berbeda settingan jadi tidak bisa diterima mentah-mentah makanya teman-teman selalu menyarankan silahkan pelajari dulu packet flow


    berarti yg dikasih dari awal gak dibaca Click here to enlarge

    ihihi nih thread ampe bikin para leluhur turun gunung dari pertapaan Click here to enlarge
    kok malah skg jadi simple queue? kmren ada yg blg queue tree Click here to enlarge okelah g masalah.
    gini loh bro, tlg d pahami ini anda pasti lulusan sekolah tinggi, anda pasti lulusan dari training mikrotik entah level brp,.,.disana pasti dan sudah pasti TEORI dulu baru PRAKTEK.
    kembali lagi ke cara gw belajar, gw baca 1 tutorial ke tutorial lain, mulai dari teknik routing policy, load balance, simple queue, mangle+tree+type,dst.
    dari sebagian besar bahkan semua teknik shaping intinya sama aja, gw coba 1 demi 1 teknik shaping,.,.trial lihat performa kalo kurang cocok gw ganti pake tutor lain dan akhirnya gw memberanikan dg bikin setingan sendiri tentunya menghindari mark connection karna seperti awal tadi, rule mark conn di disable tapi mark packet yg mengcovernya terus jalan << bagi gw ini bug di mikrotik, karna blm bisa di terima oleh akal sehat, meski udah ada yg ngasih argument tp menurut gw itu argument tanpa dasar teori {hanya mengira-ngira saja}.

    dari cara gw belajar sampai ketemu setingan yg pas {menurut gw}, gw back to this forum gw sering baca orang bilang "PAHAMI DULU PACKET FLOW" "PAHAMI DULU PACKET FLOW LALU ANDA BISA DG MUDAH MEMAINKAN MANGLE DG LOGIKA".
    gw jadi penasaran, prasaan gw kagak paham packet flow udah bisa bermain logika d mangle, berarti ini kebalik dari teori kan yg mengatakan bahwa pahami dulu packet flow baru bisa melogika mangle.
    bagi gw melogika mangle sama aja dg menterjemahkan mangle kedalam bahasa sehari-hari, contoh
    ex : chainClick here to enlargeost out-interface=Local protocol=tcp conn-byte=256000-~ action:mark-packet new-mark-packet=limit-download pasth=no
    terjemahan : sebuah trafik yg keluar dari interface Local dg ketentuan itu merupakan trafik yg berjalan di protocol tcp dan telah melebihi koneksi sebesar 256kbps akan ditandai menjadi sebuah packet trafik yg diberi nama limit-download dan rule ini tidak di teruskan di mangle melainkan tempat lain.
    rule itu akan di eksekusi di queue.

    back to packet flow, karna gw tadi bikin rule packet mark maka harusnya itu udah sesuai dg diagram pakcet flow, dan ternyata setelah gw cocokkan dg packet flow g cocok, disana dari input interface lalu ke mangle pre setelah itu ke global in {queue} dan yg paling bingung di tarik lagi ke mangle Click here to enlarge, oke memang banyak diagram, gw coba masukkan setingan gw ke diagram lain dan tetep gw g bisa masukkan, berarti setingan gw gak cocok dg teori tapi kok bisa melimit download???

    kalo pake setingan gw mngkin ga enak, gw coba ambil tutor anda
    -ip firewall mangle add action mark-connection new-connection-mark=pc01 src-address=192.168.0.1 chain=prerouting
    -ip firewall mangle add action=mark-packet new-packet-mark=pc01 connection-mark=pc01 chain=prerouting passtrough=no

    pertanyaan gw :
    1. apakah dari rule itu anda sudah menerapkan teori yg ada di packet flow?
    jika iya, coba masukkan ke diagram, bebas diagram pakcet flow yg mana aja asal diagram itu adalah diagram resmi {MUM atau training}, jangan bikin diagram sendiri.
    jika tidak, lalu rule itu didapat darimana? trial error kah? {sama kyk gw donk g pake teori Click here to enlarge}

    apa lagi ya gw lupa, okelah 1 pertanyaan aja dulu mas bro oktama.
    semoga berkenan memberikan pencerahan pada orang bego seperti gw ini yg tidak paham teori, maklum g pernah ikut pendidikan mikrotik formal Click here to enlarge

  8. #156
    Status
    Offline
    oktama's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Jayapura
    Posts
    1,929
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by damdam Click here to enlarge
    kok malah skg jadi simple queue? kmren ada yg blg queue tree Click here to enlarge okelah g masalah.
    gini loh bro, tlg d pahami ini anda pasti lulusan sekolah tinggi, anda pasti lulusan dari training mikrotik entah level brp,.,.disana pasti dan sudah pasti TEORI dulu baru PRAKTEK.
    kembali lagi ke cara gw belajar, gw baca 1 tutorial ke tutorial lain, mulai dari teknik routing policy, load balance, simple queue, mangle+tree+type,dst.
    dari sebagian besar bahkan semua teknik shaping intinya sama aja, gw coba 1 demi 1 teknik shaping,.,.trial lihat performa kalo kurang cocok gw ganti pake tutor lain dan akhirnya gw memberanikan dg bikin setingan sendiri tentunya menghindari mark connection karna seperti awal tadi, rule mark conn di disable tapi mark packet yg mengcovernya terus jalan << bagi gw ini bug di mikrotik, karna blm bisa di terima oleh akal sehat, meski udah ada yg ngasih argument tp menurut gw itu argument tanpa dasar teori {hanya mengira-ngira saja}.

    dari cara gw belajar sampai ketemu setingan yg pas {menurut gw}, gw back to this forum gw sering baca orang bilang "PAHAMI DULU PACKET FLOW" "PAHAMI DULU PACKET FLOW LALU ANDA BISA DG MUDAH MEMAINKAN MANGLE DG LOGIKA".
    gw jadi penasaran, prasaan gw kagak paham packet flow udah bisa bermain logika d mangle, berarti ini kebalik dari teori kan yg mengatakan bahwa pahami dulu packet flow baru bisa melogika mangle.
    bagi gw melogika mangle sama aja dg menterjemahkan mangle kedalam bahasa sehari-hari, contoh
    ex : chainClick here to enlargeost out-interface=Local protocol=tcp conn-byte=256000-~ action:mark-packet new-mark-packet=limit-download pasth=no
    terjemahan : sebuah trafik yg keluar dari interface Local dg ketentuan itu merupakan trafik yg berjalan di protocol tcp dan telah melebihi koneksi sebesar 256kbps akan ditandai menjadi sebuah packet trafik yg diberi nama limit-download dan rule ini tidak di teruskan di mangle melainkan tempat lain.
    rule itu akan di eksekusi di queue.

    back to packet flow, karna gw tadi bikin rule packet mark maka harusnya itu udah sesuai dg diagram pakcet flow, dan ternyata setelah gw cocokkan dg packet flow g cocok, disana dari input interface lalu ke mangle pre setelah itu ke global in {queue} dan yg paling bingung di tarik lagi ke mangle Click here to enlarge, oke memang banyak diagram, gw coba masukkan setingan gw ke diagram lain dan tetep gw g bisa masukkan, berarti setingan gw gak cocok dg teori tapi kok bisa melimit download???

    kalo pake setingan gw mngkin ga enak, gw coba ambil tutor anda
    -ip firewall mangle add action mark-connection new-connection-mark=pc01 src-address=192.168.0.1 chain=prerouting
    -ip firewall mangle add action=mark-packet new-packet-mark=pc01 connection-mark=pc01 chain=prerouting passtrough=no

    pertanyaan gw :
    1. apakah dari rule itu anda sudah menerapkan teori yg ada di packet flow?
    jika iya, coba masukkan ke diagram, bebas diagram pakcet flow yg mana aja asal diagram itu adalah diagram resmi {MUM atau training}, jangan bikin diagram sendiri.
    jika tidak, lalu rule itu didapat darimana? trial error kah? {sama kyk gw donk g pake teori Click here to enlarge}

    apa lagi ya gw lupa, okelah 1 pertanyaan aja dulu mas bro oktama.
    semoga berkenan memberikan pencerahan pada orang bego seperti gw ini yg tidak paham teori, maklum g pernah ikut pendidikan mikrotik formal Click here to enlarge
    iya itu mengikuti dari diagram yang sudah ada karena memang flownya seperti itu, karena udah dimarking-connection pada saat prerouting tidak perlu lagi langkah selanjutnya coba lihat dibagian conntrack mu disitukan kelihatan paket yang ditandai dengan marking connection, selama connection tersebut masih berlangsung syn-ack maka akan tetap established, dari conn-mark tersebut meliputi dari input dan forward (kecuali didefinisikan !local) jadi pada saat client melakukan request juga sama halnya akan ditandai karena process tersebut dilaksanakan pada saat pre-routing atau sebelum terjadinya routing decision, routing decision dibagi menjadi 2 yaitu yes/no jika tidak diroutingkan maka akan menuju ke arah router, jika iya dilanjutkan ke forward, disinipun bisa kita lakukan marking, ingat mangle ini menandai bukan berarti akhir dari segalanya kecuali anda menggunakan passtrough=no agar tidak diprocess atau dibaca kembali pada rules mangle dibawahnya, meskipun punya dasar teori dan praktek semua itu dikembalikan lagi bagaimana kita mencernanya, tidak semua bisa langsung berjalan dengan baik karena kadang ternyata ada kasus-kasus kita tidak persis sama dengan di tutorialnya.

    jika kita sudah menggunakan marking connection di pre-routing dan kemudian memarking packet-nya maka tidak perlu lagi sampe ke mangle forward, input, output, dan postrouting

    mangle connection pre-routing > prerouting packet-mark passtrough = yes berarti connection mark dan packetmark bisa di tandai lagi pada chain forward, output, input, dan postrouting

    diagramnya sudah sama dengan yang ada di wiki.mikrotik.com kl sekedar copas passtrough=no berarti akan berhenti disitu dan tidak akan diprocess lagi pada chain selanjutnya, padahal loadbalancing atau double QoS Megis ini butuh passtrough=yes agar conn-mark ataupun packet mark di prerouting tetap bisa di process di forward
    Last edited by oktama; 14-12-2011 at 11:58.

  9. #157
    Status
    Offline
    si_faisal's Avatar
    Contributor
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Jakarta & Sukabumi
    Posts
    485
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    marilah kita doakan bersama2 agar TS bisa menabung dan mengambil sertifikasi hingga MTCTCE Click here to enlarge Amiin.

    coba renungkan sejenak, kalo agan jadi paket...
    kemudian agan dikirimkan dari jakarta ke surabaya melalui jasa pengiriman paket...

    diagram yang anda tunjukkan adalah prosedur tetap perusahaan kurir,

    setelah paket masuk melalui interface, maka dia akan memasuki ruangan dimana disitu bisa diaplikasikan mangle prerouting, dari ruangan tersebut, akan masuk ke sebuah penampungan yang disebut global-in, dari ruangan penampungan global-in dia akan masuk ke ruang penampungan global-total.

    lalu paket melanjutkan perjalanannya, lalu setelah itu, router akan melihat, apakah paket ini bertujuan kepada alamat router (input) ataukah ke alamat lain (forward) (header src address dan dst address nya dibongkar dan di-matchkan dengan command yang anda berikan di mangle)

    jika ternyata menuju router, maka dia akan memasuki sebuah ruangan (chain) yang disebut input, dimana di ruangan tersebut dapat dilakukan operasi mangle, kemudian paket akan memasuki router dan diproses. jika paket itu mesti keluar, maka dia akan memasuki ruangan output, dimana disitu juga dapat dlakukan operasi mangle. paket yang keluar dari router tadi, akan melewati ruangan prerouting, kemudian masuk ke ruang penampungan global-out, dari situ kemudian paket melewati ruang penampungan global-total (menjadi satu penampungan dengan paket yang masuk). nah kemudian akan meninggalkan interface namun ada satu ruang penampungan lagi yaitu hierachial token bucket (HTB) dimana dapat diaplikasikan algoritma pembatasan paket keluar dan pengantrian paket

    jika bukan menuju router, maka si paket tadi akan diarahkan ke ruangan (chain) forward dimana, di ruangan tersebut juga dapat dilakukan operasi mangle dan ceritanya kurang lebih sama dengan diatas

    intinya sih packet flow ini sih biar si admin tau, kalo mau nyegat paket dari mana mau kemana, kira2 nyegatnya dimana yah.

    begitu kira2 andai2 berpetualang menjadi paket Click here to enlarge

    chain = rantai urutan
    bucket = bak penampungan

    cmiiw
    Last edited by si_faisal; 14-12-2011 at 12:04.

  10. The Following 10 Users Say Thank You to si_faisal For This Useful Post:


  11. #158
    Status
    Offline
    c0nf's Avatar
    Contributor
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    Bandung, Indonesia
    Posts
    1,816
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    @ts: saya bukannya menyepelekan kemampuan otak anda bro, tapi seperti kata teman2 di atas, pengertian mengenai packet flow bisa anda dapatkan kalau anda sudah di tingkat mtcte. Apa itu mtcte, silahkan bongkar2 di mikrotik.com. Kalau memang susah untuk mengerti, ya jangan dipaksakan bro. Saya aja butuh waktu sktr 1bulan mantengin gambar anda, di sebelahnya torch di tiap interface. Semua ini bisa dimengerti kalau anda bisa membayangkan. Masalah berikutnya utk ts, silahkan pelajari lagi bahasa inggris. Orang indo ini paling payah kalo disuruh baca tuts bahasa inggris, maunya dibaca sekali, langsung pinter Click here to enlarge what ? Bahasa inggris anda bagus ? Suka baca novel sidney sheldon yg berbahasa inggris ? Atau agatha christie ? Kalau blm, jangan bilang anda pinter bahasa inggris yak
    Kalau masih susah mengerti, kenapa teman2 di sini susah menjelaskannya, silahkan anda jawab pertanyaan saya. Bagaimana membuktikan bahwa internet dedicate yang kita gunakan adalah murni (misalkan) 1mbps dan tidak melewati proxy. Atau coba anda jelaskan ke anda sendiri mengenai vlan, di mana bisa ada 100lan di dalam 1kabel epoh, tanpa terjadi broadcast masal di dalamnya. What ??? Anda ngga tau fo ?? Duh....

    btw, di gambar di atas, ada yang dimerah2. itu kan kalo kita bikin flow chart, pasti ada yang begituan. hikzzzz....
    Last edited by c0nf; 14-12-2011 at 14:04.
    Invisible...

  12. The Following User Says Thank You to c0nf For This Useful Post:


  13. #159
    Status
    Offline
    damdam's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    May 2011
    Posts
    83
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    @bro oktama,
    jika rule yg anda buat sesuai dg diagram packet flow menurut gw tidak, sangat jelas di diagram dari prerouting di bawa ke queue {global in/total} << sampai disini tutor anda benar tapi lihat lagi diagram nya apakah berhenti sampai global in saja? tidak kan, dia masih berlangsung ke mangle input atau fordward lalu kenapa tutorial yg anda buat cuma berhenti di queue? sedangkan di diagram harusnya dari queue masih ada aturan lagi untuk ke mangle input/fordward?

    @bro faisal,
    trims doa dan penjelasannya mudah2an orang miskin seperti gw bisa merasakan pendidikan mikrotik formal, tp kembali lg ke diagram
    Click here to enlarge
    lalu di kaitkan dg rule :
    -ip firewall mangle add action mark-connection new-connection-mark=pc01 src-address=192.168.0.1 chain=prerouting
    -ip firewall mangle add action=mark-packet new-packet-mark=pc01 connection-mark=pc01 chain=prerouting passtrough=no {}
    ada penjelasan? terutama mengenai panah dari queue ke mangle itu sebenarnya panah apa?

    @bro conf,
    kalo sekedar bahasa linggis wiki, gw masih bisa bro asal gak d ajak cpiking aja Click here to enlarge

    diagram = setingan
    jika di balik {trial error tanpa teori yang penting jalan}
    setingan = diagram << tapi mayoritas tutorial yg di tulis disini tidak sama dg diagram packet flow.

  14. #160
    Status
    Offline
    oktama's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Jayapura
    Posts
    1,929
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by damdam Click here to enlarge
    @bro oktama,
    jika rule yg anda buat sesuai dg diagram packet flow menurut gw tidak, sangat jelas di diagram dari prerouting di bawa ke queue {global in/total} << sampai disini tutor anda benar tapi lihat lagi diagram nya apakah berhenti sampai global in saja? tidak kan, dia masih berlangsung ke mangle input atau fordward lalu kenapa tutorial yg anda buat cuma berhenti di queue? sedangkan di diagram harusnya dari queue masih ada aturan lagi untuk ke mangle input/fordward?
    haisssssss gak baca diatas bro, elu persis bgt ama luvin baca dulu baik2 dah jelas saya bilang kl prerouting itu adalah awal-nya jika mau pake forward dst silahkan karena masing2 case butuh cara setting sendiri!!!
    anda bilang sampe global coba baca baik2 apa yang saya gunakan untuk queue downstream? itu jelas adalah penerapan HTB coba gunakan mangle global di queue tree kl bisa jalan anda jago saya bersedia kursus sama anda

    dan 1 lagi BACA TUH WIKI Double QoS MEGIS dimana ada penggunaan prerouting dan forward KL GAK PAHAM YA UDAH ITU BUKAN SALAH KITA GAK SHARE TAPI EMANG DAH BATAS KEMAMPUANMU
    Last edited by oktama; 14-12-2011 at 15:34.

  15. #161
    Status
    Offline
    pos_ronda's Avatar
    VIP Member
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Sleman, Indonesia
    Posts
    887
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by damdam Click here to enlarge
    gw plajari dl dari mod dan dari anda ini.
    trims.
    sudah dipelajari gan?
    coba packet flow pakai yang ini (bagian bawah)
    Click here to enlarge

    kalau gw bisa menjembatani, yang agan maksut seperti ini.
    "mengapa harus ada mark-connection, mengapa tidak langsung aja mark-packet.. CMIIW."

  16. #162
    Status
    Offline
    kweteng's Avatar
    VIP Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    batu wae
    Posts
    797
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by damdam Click here to enlarge
    @bro oktama,
    ---- dia masih berlangsung ke mangle input atau fordward lalu kenapa tutorial yg anda buat cuma berhenti di queue? sedangkan di diagram harusnya dari queue masih ada aturan lagi untuk ke mangle input/fordward?
    .
    dari sini aja maaf anda kelihatan gak ngerti packet flow, itu input hanya berlaku di local process (paket yang menuju interfaces router) jadi kenapa di teruskan packetnya, local proces tidak berlaku bagi pakcket dari client up/down ke internet.
    distu jelas manglenya bro okatama hanya memproses external packet dari client ke luar / sebaliknya

    jadi baca bolak balik dan di jelasin bolak balik sama rekan2 percuma gak nyambung.
    jaka sembung baca bobo ... hehe

  17. #163
    Status
    Offline
    dhopack's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Dec 2010
    Location
    KUDUS
    Posts
    1,919
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    2
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    mgkn udah ada titik terang nih soale udah mulai sepi postnya, jd kesimpulannya adalah msh kalah sama hot thread proxy bermasalah wekekekekekek Click here to enlarge

  18. #164
    Status
    Offline
    damdam's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    May 2011
    Posts
    83
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    gini aja lah daripada bertele-tele entah gw yg bego apa anda semua yg gak bisa paham pertanyaan gw, dan tolong bro kweteng jgn penggal kalimat gw, kalimat itu saling berkaitan.

    gini saja jawab 1 pertanyaan gw ini dulu, lalu ntar gw lanjut ke pertanyaan 2

    Click here to enlarge

    A. GLOBAL IN/OUT/TOTAL yang di maksud di DIAGRAM itu apakah salah satu komponen/fitur yg ada di QUEUE?
    jawab ya/tidak.

    trims.

  19. #165
    Status
    Offline
    kweteng's Avatar
    VIP Member
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    batu wae
    Posts
    797
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    ok aku qouet semuanya postmu
    @bro oktama,
    jika rule yg anda buat sesuai dg diagram packet flow menurut gw tidak, sangat jelas di diagram dari prerouting di bawa ke queue {global in/total} << sampai disini tutor anda benar tapi lihat lagi diagram nya apakah berhenti sampai global in saja? tidak kan, dia masih berlangsung ke mangle input atau fordward lalu kenapa tutorial yg anda buat cuma berhenti di queue? sedangkan di diagram harusnya dari queue masih ada aturan lagi untuk ke mangle input/fordward?
    dari situ sudah jelas anda masih belum paham flow yang di jelaskan oleh rekan2 diatas.

    A. GLOBAL IN/OUT/TOTAL yang di maksud di DIAGRAM itu apakah salah satu komponen/fitur yg ada di QUEUE?
    jawab ya/tidak.

    trims.
    YA, hanya berlaku di HTB (Tree)

 

 
Page 11 of 18 FirstFirst ... 910111213 ... LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 2 users browsing this thread. (0 members and 2 guests)

Similar Threads

  1. Lagi bingung...
    By fahlivius in forum Lapak serba-serbi
    Replies: 0
    Last Post: 30-04-2010, 13:25
  2. Bingung sama mikrotik di forum
    By supik in forum General Networking
    Replies: 46
    Last Post: 10-09-2009, 17:11
  3. Replies: 29
    Last Post: 17-05-2009, 20:14
  4. Bikin Script lagi ???
    By eddysubakir in forum Scripting @ Mikrotik
    Replies: 3
    Last Post: 08-03-2008, 09:04

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •