Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 16 to 30 of 31
  1. #16
    Status
    Offline
    rantauw's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    19
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by unavailabled Click here to enlarge
    clientnya diset ip static ato dynamic?
    kalo dynamic :
    Code:
    aktifkan DHCP trus centang add ARP For Leases.
    trus ubah ARP ethernet jadi Reply Only.
    Kalo mode static :
    Code:
    Lock Mac Address dan IP Client di IP > ARP
    trus ubah ARP ethernet jadi Reply Only.
    gw lagi ngalamin kasus yg sama ni,
    besok gw coba dulu ah.. semoga berhasil.. Click here to enlarge Click here to enlarge

  2. #17
    Status
    Offline
    p4rN0's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    29
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    tutorialnya donk om, supaya yang newbia kayak gue bisa pintar jugaClick here to enlarge

  3. #18
    Status
    Offline
    adiwijaya's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    40
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by unavailabled Click here to enlarge
    clientnya diset ip static ato dynamic?
    kalo dynamic :
    Code:
    aktifkan DHCP trus centang add ARP For Leases.
    trus ubah ARP ethernet jadi Reply Only.
    Kalo mode static :
    Code:
    Lock Mac Address dan IP Client di IP > ARP
    trus ubah ARP ethernet jadi Reply Only.
    info : Client gw mendapat ip melalui DHCP (IP Dinamic)

    gw udah coba cara diatas dengan cara:

    1 setting mikrotik sesuai petunjuk diatas
    2 login dengan laptop A (sukses) lalu di logout
    3 ambil laptop B kemudian gw clone mac dan IP dari laptop A ke laptop B
    4 hasilnya.... gw berhasil konek ke internet menggunakan laptop B

    ini artinya user masih bisa konek dengan ip static, asalkan ip itu di clone dari laptop yg tadinya dudah konek...
    sedangkan tujuan kita memblock ip static kan untuk mencegah cloning mac dan ip... jadi kesimpulannya belum sukses dengan cara ini.

    ada ide lain gak ya?
    Last edited by adiwijaya; 06-05-2011 at 00:02.

  4. #19
    Status
    Offline
    donipermono1982's Avatar
    Moderator
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta Selatan
    Posts
    2,809
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by adiwijaya Click here to enlarge
    info : Client gw mendapat ip melalui DHCP (IP Dinamic)

    gw udah coba cara diatas dengan cara:

    1 setting mikrotik sesuai petunjuk diatas
    2 login dengan laptop A (sukses) lalu di logout
    3 ambil laptop B kemudian gw clone mac dan IP dari laptop A ke laptop B
    4 hasilnya.... gw berhasil konek ke internet menggunakan laptop B

    ini artinya user masih bisa konek dengan ip static, asalkan ip itu di clone dari laptop yg tadinya dudah konek...
    sedangkan tujuan kita memblock ip static kan untuk mencegah cloning mac dan ip... jadi kesimpulannya belum sukses dengan cara ini.

    ada ide lain gak ya?
    PPPoE server. harga mati !

  5. #20
    Status
    Offline
    adiwijaya's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    40
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by donipermono1982 Click here to enlarge
    PPPoE server. harga mati !

    Bener banget om...

    Tapi masalahnya lagi, kalau PPPoE server si user kudu setting dialnya dulu,
    jadi ribet... mesti mondar mandir ke user untuk membuat settingan dial di komputernya...

    kalau setingan hotspot sepertinya mikrotik belum mampu untuk kasus ini ya?

  6. #21
    Status
    Offline
    donipermono1982's Avatar
    Moderator
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta Selatan
    Posts
    2,809
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by adiwijaya Click here to enlarge
    Bener banget om...

    Tapi masalahnya lagi, kalau PPPoE server si user kudu setting dialnya dulu,
    jadi ribet... mesti mondar mandir ke user untuk membuat settingan dial di komputernya...

    kalau setingan hotspot sepertinya mikrotik belum mampu untuk kasus ini ya?
    kalau gw sekarang di hotspot gw cuma pake ini security nya.

    1. ip binding - yg terdaftar masukin ke type regular cth



    kalau ada yg coba masuk gw coba blok dengan kasih ip 0.0.0.0/0 type nya block

    2. ip arp - makestatic
    3. interface hotspot - reply only
    4. dhcp server - add arp for leases
    5. network - netmask buat 32
    5. lease time 2s.

  7. #22
    Status
    Offline
    adiwijaya's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    40
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    itu kalau user berlangganan per bulan. tapi kalau disini systemnya jual voucher per jam, jadi ga mungkin untuk menambahkan user tsb ke ip binding.

  8. #23
    Status
    Offline
    matdisini's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Bandung - Jakarta
    Posts
    97
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    di interfacenya gan..
    klik menu interface trus klik 2x interface yang mau di edit ganti ARPnya jadi reply-onli
    abis itu block ip yang kira2 gak di pake..

    firewall > filter > add chain=forward action=drop src-address-list=Blok
    tambahin di address list nya dengan reason/nama block

  9. The Following 2 Users Say Thank You to matdisini For This Useful Post:


  10. #24
    Status
    Offline
    adiwijaya's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    40
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by matdisini Click here to enlarge
    di interfacenya gan..
    klik menu interface trus klik 2x interface yang mau di edit ganti ARPnya jadi reply-onli
    abis itu block ip yang kira2 gak di pake..

    firewall > filter > add chain=forward action=drop src-address-list=Blok
    tambahin di address list nya dengan reason/nama block

    sekarang gini.
    kita asumsikan bahwa temen saya sedang online
    lalu saya duplikat mac dan ip komputer saya seperti ip dan mac komputer temen saya tadi.
    pertanyaannya... apakah dengan teknik/cara ini dapat memblock komputer saya sehingga saya tidak bisa online tetapi temen saya tetap online?

  11. #25
    Status
    Offline
    unavailabled's Avatar
    Member
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Mangle Prerouting
    Posts
    137
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by adiwijaya Click here to enlarge
    sekarang gini.
    kita asumsikan bahwa temen saya sedang online
    lalu saya duplikat mac dan ip komputer saya seperti ip dan mac komputer temen saya tadi.
    pertanyaannya... apakah dengan teknik/cara ini dapat memblock komputer saya sehingga saya tidak bisa online tetapi temen saya tetap online?
    tambahin di server hotspot Address Per Mac = 1
    dijamin gak bakalan bisa aktif bersamaan 2 IP dan Mac address yg sama.

    kalo masih belum cukup terpaksa pake PPPoE.


    Btw, kirain nih thread soal LAN. ternyata hotspotClick here to enlarge

    ---------- Post added at 03:02 ---------- Previous post was at 02:43 ----------

    Click here to enlarge Originally Posted by adiwijaya Click here to enlarge
    Bener banget om...

    Tapi masalahnya lagi, kalau PPPoE server si user kudu setting dialnya dulu,
    jadi ribet... mesti mondar mandir ke user untuk membuat settingan dial di komputernya...

    kalau setingan hotspot sepertinya mikrotik belum mampu untuk kasus ini ya?
    usernya di ajarin bikin settingan dial aja.
    seperti bikin manual panduan bikin dial.
    jadi kayak manual panduan setting modem hsdpa.
    manualnya 1/4 dari kertas A4 cukup koq.
    ato tampilin manual setting dial pppoe di hotspot login. Click here to enlarge
    Last edited by unavailabled; 21-05-2011 at 03:05.

  12. #26
    Status
    Offline
    adiwijaya's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Sep 2009
    Posts
    40
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by unavailabled Click here to enlarge
    usernya di ajarin bikin settingan dial aja.
    seperti bikin manual panduan bikin dial.
    jadi kayak manual panduan setting modem hsdpa.
    manualnya 1/4 dari kertas A4 cukup koq.
    ato tampilin manual setting dial pppoe di hotspot login. Click here to enlarge
    akhir cerita sepertinya memang harus gitu..
    pakai pppoe
    lalu tampilkan "cara membuat/setting dial" di login hotspot Click here to enlarge

  13. #27
    Status
    Offline
    abu_faris78's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    14
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by donipermono1982 Click here to enlarge
    kalau gw sekarang di hotspot gw cuma pake ini security nya.

    1. ip binding - yg terdaftar masukin ke type regular cth



    kalau ada yg coba masuk gw coba blok dengan kasih ip 0.0.0.0/0 type nya block

    2. ip arp - makestatic
    3. interface hotspot - reply only
    4. dhcp server - add arp for leases
    5. network - netmask buat 32
    5. lease time 2s.
    klo di topologi dengan beberapa Ap dan Mode WDS bisa diterapkan ?

  14. #28
    Status
    Offline
    zirdy's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Mar 2010
    Location
    Kediri
    Posts
    14
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by adiwijaya Click here to enlarge
    info : Client gw mendapat ip melalui DHCP (IP Dinamic)

    gw udah coba cara diatas dengan cara:

    1 setting mikrotik sesuai petunjuk diatas
    2 login dengan laptop A (sukses) lalu di logout
    3 ambil laptop B kemudian gw clone mac dan IP dari laptop A ke laptop B
    4 hasilnya.... gw berhasil konek ke internet menggunakan laptop B

    ini artinya user masih bisa konek dengan ip static, asalkan ip itu di clone dari laptop yg tadinya dudah konek...
    sedangkan tujuan kita memblock ip static kan untuk mencegah cloning mac dan ip... jadi kesimpulannya belum sukses dengan cara ini.

    ada ide lain gak ya?

    Mungkin bisa dengan mencocokkan antara MAC dengan HOStnya gan, tp sayangnya saya gak bs menterjemahkan ke bahasa SCRIPTnya tuh, mungkin para master ada yang bisa membantu.... Click here to enlarge

    Jadi kesimpulannya gini, klien yang baru konek dan dalam proses Acquiring, si Mikrotik ngecek dulu di DHCP_SERVER lease, apakah MAC tersebut sesuai dengan hostname-nya dalam daftar, jika tidak cocok maka komputer tersebut langung aja d banned/block, apalagi kalau ditambah scanner-port d block, pasti kebingungan tuh klien yang pengen cloning. Soalnya setahu saya sih, HOSTNAME tiap laptop/komputer kan gak mungkin sama, bisa disamakan tetapi harus me-rename nya dlu, bru d restart sistemnya, jadi rada ribet buat para klien yang pingin cloning. Kalau cloning MAC kan simple aj, gak seribet cloning HOSTNAME.

    ada gak ya script-nya??????
    Click here to enlarge

  15. #29
    Status
    Offline
    yosanpro's Avatar
    Co-Admin
    Join Date
    Nov 2007
    Location
    Bantul, Bantul, Yogyakarta
    Posts
    2,548
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    11
    Uploads
    4
    Feedback Score
    1 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by zirdy Click here to enlarge
    Mungkin bisa dengan mencocokkan antara MAC dengan HOStnya gan, tp sayangnya saya gak bs menterjemahkan ke bahasa SCRIPTnya tuh, mungkin para master ada yang bisa membantu.... Click here to enlarge
    Sepertinya mencocokkan MAC dengan HOST pun akan mengalami kesulitan karena HOST tidak akan diikutsertakan pada header packet TCP/IP (hanya saat memberikan lease saja), sehingga router tidak bisa memilah berdasarkan HOST. Bahkan bisa dibilang header packet TCP/IP yang berasal dari dua sumber dengan IP + MAC yang sama (static maupun DHCP) akan sangat mirip sehingga akan sangat sulit membedakannya. CMIIW...

    Solusi yang paling mungkin ya itu tadi, PPPoE... Atau kalau berada di jaringan ethernet bisa pakai Managable Switch...

    Coba ane baca-baca + coba-coba dulu, siapa tahu memang bisa...
    A person's junk is another person's treasure.

  16. #30
    Status
    Offline
    Benteen's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    24
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Saya pake pppoeserver... makjoss.. ga ada lagi yg cloning-cloningan dan netcut-netcutan... hahaha...

 

 
Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 4 users browsing this thread. (0 members and 4 guests)

Similar Threads

  1. DNS menggunakan IP Static
    By bahia in forum Beginner Basics
    Replies: 0
    Last Post: 15-01-2011, 02:07
  2. [tanya] cegah akses mikrotik dari luar
    By hamdawi in forum General Networking
    Replies: 1
    Last Post: 14-08-2010, 05:56
  3. ip horspot ke ip static
    By hebatwijaya in forum Beginner Basics
    Replies: 0
    Last Post: 20-04-2010, 12:58
  4. Regexp di Static DNS
    By thwvthunder in forum Beginner Basics
    Replies: 3
    Last Post: 28-08-2009, 16:56
  5. [ASK] WDS static
    By stevanus in forum Wireless Networking
    Replies: 4
    Last Post: 29-05-2009, 10:16

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •