Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 16 to 29 of 29
  1. #16
    Status
    Offline
    ratnoque's Avatar
    Newbie
    Join Date
    May 2010
    Location
    Cimahi
    Posts
    65
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    harus mendalami konsep routing dasar dulu bos....heehee pisss

  2. #17
    Status
    Offline
    hendraone007's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2011
    Posts
    15
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by iw4naja Click here to enlarge
    di router 192.168.0.2 ditambahin
    Mohon maaf sebelumnya. Nimbrung bertanya dengan topologi di atas.
    Apabila topologinya seperti ini: (mungkin sama, tapi saya edit dikit biar sesuai pertanyaan saya)

    Click here to enlarge

    Disisi Client (10.2.15.1) pada settingan ethernetnya diisi default gateway 10.2.15.254 (IP CISCO), dan DNSnya diisi DNS intranet.

    Karena gateway diisi dengan 10.2.15.254, client bisa langsung browsing ke website-website di intranet.

    Saat ini Client bisa internet dengan memasukkan proxy mikrotik (10.2.15.253:3128) pada browser --- mikrotik difungsikan sebagai router dan proxy.

    Bagaimana caranya agar client (10.2.15.1) bisa browsing ke intranet maupun internet tanpa harus memasukkan proxy di settingan browser?

  3. #18
    Status
    Offline
    adiputrolds's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    1,485
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by hendraone007 Click here to enlarge
    Mohon maaf sebelumnya. Nimbrung bertanya dengan topologi di atas.
    Apabila topologinya seperti ini: (mungkin sama, tapi saya edit dikit biar sesuai pertanyaan saya)

    Click here to enlarge

    Disisi Client (10.2.15.1) pada settingan ethernetnya diisi default gateway 10.2.15.254 (IP CISCO), dan DNSnya diisi DNS intranet.

    Karena gateway diisi dengan 10.2.15.254, client bisa langsung browsing ke website-website di intranet.

    Saat ini Client bisa internet dengan memasukkan proxy mikrotik (10.2.15.253:3128) pada browser --- mikrotik difungsikan sebagai router dan proxy.

    Bagaimana caranya agar client (10.2.15.1) bisa browsing ke intranet maupun internet tanpa harus memasukkan proxy di settingan browser?

    kenapa gk semua client gateway nya ke mikrotik aja
    trus di mikrotik di tambah 1 ethernet kearah network webserver intranet
    cukup mikrotik yang membuat routing jadi lbh mudah

  4. The Following User Says Thank You to adiputrolds For This Useful Post:


  5. #19
    Status
    Offline
    hendraone007's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2011
    Posts
    15
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by electrix_85 Click here to enlarge
    kenapa gk semua client gateway nya ke mikrotik aja
    trus di mikrotik di tambah 1 ethernet kearah network webserver intranet
    cukup mikrotik yang membuat routing jadi lbh mudah
    kami tidak ada otorisasi untuk merubah cisco (IP 10.2.15.254). jadi cisco harus tetap seperti itu. bisakah?

  6. #20
    Status
    Offline
    adh1et's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    341
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    sebenarnya sangat mirip dengan kasus saya, di tempat saya pun terdapat webserver local, 1 router ke kantor cabang, dan 1 router buat sapidi, ini saya ada 2 usulan :
    1. kalo agan gak mau rubah setting client mau gak mau agan harus nambahin routing di cisco
    2. client pindah gateway ke mikrotik, nah di mikrotik di tambahin routing ke cisco biar bisa hubungan antar kantor (sebaiknya ip local client di ganti juga supaya enak manajemen nya)
    jadi kira " seperti ini :
    ----------------------------------
    ip client 172.16.0.0/24
    ----------------------------------
    ip mikrotik to client 172.16.0.1/24
    ip mikrotik to modem 192.168.1.2/30
    ip mikrotik to cisco 10.2.15.253/30
    ----------------------------------
    ip cisco 10.2.15.254 (tetap gak berubah)
    ----------------------------------

    kalo gak salah sih tambahin gini di mikrotik :
    ip route add
    dst-address=[isi dengan IP LOCAL KANTOR PUSAT misalnya 10.1.15.0/24]
    gateway=10.2.15.254 [IP nya CISCO Kantor cabang]

    nah di client di setting
    ip 172.16.0.0/24
    subnet 255.255.255.0
    gateway 172.16.0.1
    dns 172.16.0.1 [DNS nya di atur lewat mikrotik dan dipaksa untuk memakai DNS yang sudah di tetapkan (setting /ip dns dan /ip firewall nat)

    semoga memberikan pencerahan (moga" gak tambah burem)

  7. The Following User Says Thank You to adh1et For This Useful Post:


  8. #21
    Status
    Offline
    adiputrolds's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    1,485
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    masalahnya gateway client ke arah cisco
    berarti yang melakukan routing adalah cisco
    ya pengaturan routing tetap di cisco
    kalo anda gk punya hak untuk merubah setting cisco kayaknya ya gk ada pilihan lain

  9. #22
    Status
    Offline
    bocah_dablek's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Feb 2008
    Posts
    79
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    2
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by hendraone007 Click here to enlarge
    Mohon maaf sebelumnya. Nimbrung bertanya dengan topologi di atas.
    Apabila topologinya seperti ini: (mungkin sama, tapi saya edit dikit biar sesuai pertanyaan saya)

    Click here to enlarge

    Disisi Client (10.2.15.1) pada settingan ethernetnya diisi default gateway 10.2.15.254 (IP CISCO), dan DNSnya diisi DNS intranet.

    Karena gateway diisi dengan 10.2.15.254, client bisa langsung browsing ke website-website di intranet.

    Saat ini Client bisa internet dengan memasukkan proxy mikrotik (10.2.15.253:3128) pada browser --- mikrotik difungsikan sebagai router dan proxy.

    Bagaimana caranya agar client (10.2.15.1) bisa browsing ke intranet maupun internet tanpa harus memasukkan proxy di settingan browser?
    Saya juga lagi ada kasus seperti ini gan...
    lagi nyari solusi juga..

  10. #23
    Status
    Offline
    hendraone007's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2011
    Posts
    15
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by adh1et Click here to enlarge
    sebenarnya sangat mirip dengan kasus saya, di tempat saya pun terdapat webserver local, 1 router ke kantor cabang, dan 1 router buat sapidi, ini saya ada 2 usulan :
    1. kalo agan gak mau rubah setting client mau gak mau agan harus nambahin routing di cisco
    2. client pindah gateway ke mikrotik, nah di mikrotik di tambahin routing ke cisco biar bisa hubungan antar kantor (sebaiknya ip local client di ganti juga supaya enak manajemen nya)
    jadi kira " seperti ini :
    ----------------------------------
    ip client 172.16.0.0/24
    ----------------------------------
    ip mikrotik to client 172.16.0.1/24
    ip mikrotik to modem 192.168.1.2/30
    ip mikrotik to cisco 10.2.15.253/30
    ----------------------------------
    ip cisco 10.2.15.254 (tetap gak berubah)
    ----------------------------------

    kalo gak salah sih tambahin gini di mikrotik :
    ip route add
    dst-address=[isi dengan IP LOCAL KANTOR PUSAT misalnya 10.1.15.0/24]
    gateway=10.2.15.254 [IP nya CISCO Kantor cabang]

    nah di client di setting
    ip 172.16.0.0/24
    subnet 255.255.255.0
    gateway 172.16.0.1
    dns 172.16.0.1 [DNS nya di atur lewat mikrotik dan dipaksa untuk memakai DNS yang sudah di tetapkan (setting /ip dns dan /ip firewall nat)

    semoga memberikan pencerahan (moga" gak tambah burem)
    mau tanya bagian ini, pak:
    Code:
    kalo gak salah sih tambahin gini di mikrotik :
    ip route add 
    dst-address=[isi dengan IP LOCAL KANTOR PUSAT misalnya 10.1.15.0/24] 
    gateway=10.2.15.254 [IP nya CISCO Kantor cabang]
    misalnya IP LOCAL KANTOR PUSAT ditulis 10.0.0.0/24 bisa tidak ya? karena alamat website intranet ke kantor pusat kan banyak juga.

    kemudian pertanyaan kedua, pengaturan DNSnya bagaimana ya stepnya? mohon bantuannya. apakah ditambah 4 DNS (2 DNS speedy, 2 DNS intranet) atau bagaimana?

  11. #24
    Status
    Offline
    adh1et's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    341
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    sorry coy, lama bales, baru bisa ngenet hari ini Click here to enlarge

    ip kantor pusat 10.0.0.0/24 ya? kalo emang itu ya gpp, tapi di sesuaikan dengan IP yang lain supaya gak bentrok

    untuk DNS bisa di liat di menu mikrotik pada bagian IP >> DNS >> setting >> isi dah tu DNS nya, jangan lupa centangin Allow Remote Request biar client yg memakai DNS 172.16.0.1 bisa di arahkan ke DNSnya mikrotik

    untuk pemakaian DNS mending pada primary DNS di pakai intranet DNS (1 aja) trus pada secondary nya pakai DNS speedy, jadi logikanya kalo user request alamat website internal dia nge cek dulu ke DNS yang primary (kalo gak salah sih gitu ya, mohon pencerahan para master") Click here to enlarge

  12. The Following User Says Thank You to adh1et For This Useful Post:


  13. #25
    Status
    Offline
    hendraone007's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2011
    Posts
    15
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by adh1et Click here to enlarge
    sorry coy, lama bales, baru bisa ngenet hari ini Click here to enlarge

    ip kantor pusat 10.0.0.0/24 ya? kalo emang itu ya gpp, tapi di sesuaikan dengan IP yang lain supaya gak bentrok

    untuk DNS bisa di liat di menu mikrotik pada bagian IP >> DNS >> setting >> isi dah tu DNS nya, jangan lupa centangin Allow Remote Request biar client yg memakai DNS 172.16.0.1 bisa di arahkan ke DNSnya mikrotik

    untuk pemakaian DNS mending pada primary DNS di pakai intranet DNS (1 aja) trus pada secondary nya pakai DNS speedy, jadi logikanya kalo user request alamat website internal dia nge cek dulu ke DNS yang primary (kalo gak salah sih gitu ya, mohon pencerahan para master") Click here to enlarge
    kalau client-nya pakai IP 10.2.15.0/24 juga, dan bukan 172.16.0.0/24. Bagaimana pengaturannya? (IP Client satu kelas dengan IP router CISCO)

  14. #26
    Status
    Offline
    adh1et's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    341
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    bisa aja,
    - gateway client isi 10.2.15.253
    - proxy mikrotik bikin tranparant
    - di mikrotik tambahin route add dst-address = [Range IP Kantor Pusat], gateway = [IP cisco]

    btw website intranet di kantor pusat ya?
    kalo bole tau kantor pusat IP nya brapa?

  15. #27
    Status
    Offline
    bocah_dablek's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Feb 2008
    Posts
    79
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    2
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Eh, sebelumnya minta maaf nih, newbie mau sharing pengalaman...
    kayaknya sih kasusnya sama. Disini ada klient dia cuma dapet akses intranet aja dari kantor pusat. dia pingin internet dan minta tolong ke aku.
    gambarnya kayak gini

    Click here to enlarge
    Untuk PC yang konek jaringan Intranet, kalo mau pake Internet kita setting di browsernya dengan nambahin proxy yaitu 172.17.0.253 ( ip eth1 router proxy)
    dan ini sudah berhasil dan tidah berpengaruh terhadap aplikasi intranet mereka.
    Last edited by bocah_dablek; 08-02-2011 at 17:03.

  16. The Following 2 Users Say Thank You to bocah_dablek For This Useful Post:


  17. #28
    Status
    Offline
    adh1et's Avatar
    Member Senior
    Join Date
    Jul 2010
    Posts
    341
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    thx gan sudah share pengalaman di sini..

    sedikit masukan buat agan (CMIIW)..
    bisa proxy nya di jadikan tranparan jadi tanpa harus setting di tiap browser + koneksi intranet lancar, dengan cara tambahin routing pada 172.17.0.253 untuk range IP kantor pusat dengan gateway 172.17.0.1, jadi semua client di set gateway nya ke 172.17.0.253.

    jadi kesimpulanya
    seluruh client yang memakai gateway 172.17.0.253 bisa terhubung dengan kantor pusat + internet (dengan syarat seperti di atas)

    mungkin bisa jadi bahan pertimbangan agan kalo mau pengembangan lebih lanjut Click here to enlarge

  18. #29
    Status
    Offline
    martono's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2010
    Posts
    27
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by XPMARUAHAL Click here to enlarge
    setahu saya,, gatewaynya disetipa client harus sama!!!!! jadi
    oya gan untuk mikrotik ip 192.168.0.2 itu berupa rb atau pc router ??
    jika merupakan sebuah rb maka tentunya pada mikrotik tersebut harus ada 2 port eth yg satu konek ke hub dan yg satu konek ke pc yang berada dibawah mikrotik tersebut.

    dengan kata lain port eth yang terhubung ke hub yang ditanamkan ip 192.168.0.2 itu di gatewaykan saja langsung ke 192.168.0.1 dan pasang dns juga 192.168.0.1 maka dia akan bisa menggunkan internet lewat ip 172. tersebut...!!!mungkin seperti itu kali pnjelsan dari saya...!!!atau mungkin pertanyaannya bisa lebih diperjelas lagi gan ....!!!

    semoga dipahami

    Click here to enlarge

    ---------- Post added at 20:57 ---------- Previous post was at 20:45 ----------

    Click here to enlarge Originally Posted by hendraone007 Click here to enlarge
    kami tidak ada otorisasi untuk merubah cisco (IP 10.2.15.254). jadi cisco harus tetap seperti itu. bisakah?

    gini aja gan mungkin sedikit saya kasi sran mudah2 bisa maklum ak juga masih newby he..he..!!! mendingan untuk komputer yang memiliki ip 10.2.15.1 tersebut arahkan saja gateway ke 10.2.15.253 dan dnsnya sama yaitu 10.2.15.253. cumen yang perlu ditambahkan pada routingan mikrotiknya yaitu
    1. agan harus membuat sebuah routingan static routingan dengan perintah
    jika ip 10.2.15.1 mau menuju ke jaringan intranet bukan ke internet maka arahkan gatewaynya ke 10.2.15.254

    gthu aja gan...!!! agan bisa buat perintah tersebut pada ip route>>>>mungkin agan udh tau ok semoga bisa dipahami


  19. The Following User Says Thank You to martono For This Useful Post:


 

 
Page 2 of 2 FirstFirst 12

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Menghubungkan Mikrotik dengan Cisco Router 2821
    By Ye_Nan_Thien in forum General Networking
    Replies: 4
    Last Post: 19-09-2014, 08:01
  2. Maslah pada default gateway di client
    By amrijol05 in forum Wireless Networking
    Replies: 8
    Last Post: 27-09-2010, 06:26
  3. menghubungkan router agar client bisa akses mail server
    By cas3ter01 in forum Beginner Basics
    Replies: 0
    Last Post: 03-11-2009, 15:01
  4. Replies: 5
    Last Post: 10-09-2008, 01:38
  5. Replies: 0
    Last Post: 09-09-2008, 22:38

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •