Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 15 of 15

Thread: Internet CATV

  1. #1
    Status
    Offline
    locantop's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Smile Internet CATV

    di perumahan saya kan dah ada parabola lokal/swadaya.dan cabel Coaxial dah ada di sekeliling perumahan disemua blok.saya bermaksud mau nyebarin internet via kabel Coaxial itu jadi ga narik kabel UTP lagi.setelah diskusi ama mbah Google.di ketahui kalau perlu CMTS ( Cable modem Termination Syatem ) di penyalur internetnya. lalu disisi pelanggan hanya perlu cabel modem. CMTS itu apa seh?fungsinya apa?bisa beli dimana? apa sudah ada yang sudah menerapkan ide saya ini? mohon komentarnya. kira2 ada yang mau bagi ilmunya ga?thxClick here to enlarge

  2. #2
    Status
    Offline
    d3v4's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    di alam baka
    Posts
    1,015
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    mongkin bisa di liat di sini :

    2. Teknologi Cable
    Cikal bakal teknologi Internet Cable sebenarnya dimulai dari pemenuhan kebutuhan konsumen akan siaran televisi yang berkualitas. Asal usul kata Cable sendiri pun berasal dari kata Community Antenna Television (CATV) yang kemudian lebih banyak disebut orang sebagai Cable TV. Untuk memastikan perangkat TV biasa dapat digunakan untuk Cable TV, teknologi ini memindahkan sinyal-sinyal radio yang biasa di broadcast di udara menjadi berbentuk sinyal-sinyal yang dapat dilewatkan didalam bungkusan kabel Coaxial.

    Dengan semakin meluasnya penggunaan Cable TV ini serta kebutuhan Internet yang semakin booming, maka dimanfaatkanlah infrastruktur Cable TV ini untuk melewatkan data. Bahkan di beberapa negara juga melewatkan sinyal-sinyal telepon. Dengan demikian, para penyedia jasa jaringan Cable bias mengeruk profit lebih banyak dari infrastruktur yang telah mereka buat dengan biaya yang cukup mahal.

    Beberapa keuntungan yang akan didapat pengguna dari adanya teknologi Cable adalah sebagai berikut:

    Teknologi Cable yang melewatkan koneksi Internet dapat memungkinkan penggunanya melakukan koneksi VPN ke kantor pusat secara non-stop, sehingga pengguna bagaikan memiliki jalur pribadi sendiri dengan koneksi yang tanpa henti.
    Kecepatan transfer yang relatif tinggi dipadukan dengan harga yang tidak terlalu mahal memungkinkan pengguna yang berkantor di rumah dapat menikmati Internet cepat juga.
    Teknologi TV Cable plus Internet dapat menciptakan servis baru, yaitu TV Interaktif.
    Penyedia jasa Cable dapat membuat servis VOIP melalui infrastrukturnya tersebut, sehingga pengguna bisa menikmati juga telepon ekonomis dari media kabel yang sama, tidak perlu berlangganan media lain lagi.

    Kata "Cable" sebenarnya juga merujuk kepada media pembawanya yang berjenis kabel coaxial. Dalam membuat bentangan Cable yang sangat jauh jaraknya, biasanya digunakan amplifier atau penguat sinyal untuk tetap menjaga keutuhan sinyal selama di perjalanan. Amplifier akan dipasang pada bentangan kabel coaxial kurang lebih setiap jarak 610 meter. Sinyal yang dikuatkan adalah sinyal frekuensi 50 sampai 860 MHz. Lebar frekuensi ini digunakan untuk sinyal TV analog, TV digital dan layanan komunikasi data.

    Dengan hitungan ini, maka setiap 30 kilometer area coverage, kabel Coaxial membutuhkan penguat sebanyak kurang lebih 50 buah amplifier sepanjang jalan. Tentunya arsitektur seperti ini akan cukup merepotkan para administratornya dalam me-maintain-nya. Akan banyak sekali problem dan kendala dalam menggunakan sistem ini. Maka dari itu, saat ini arsitektur jaringan Cable tidak lagi dibuat menggunakan murni media Coaxial, namun dibuat juga menggunakan bentangan media fiber optik.

    Media fiber optik digunakan dengan tujuan untuk akan meniadakan amplifier sinyal, membawa siyal dengan lebih bersih, kecepatan transfer yang lebih tinggi dan dengan jarak yang lebih jauh dibandingkan kabel coaxial biasa. Dengan adanya semua kelebihan ini, kendala dan problem yang ada di jaringan Cable dapat jauh berkurang sehingga pelanggan lebih nyaman dalam menonton TV maupun ber-Internet.

    Namun, media fiber optik tidak ditarik sampai ke lokasi pelanggan, karena media ini hanya bertugas sebagai backbone link saja. Untuk mendistribusikan informasi sampai ke pengguna, arsitektur jaringan Cable pada umumnya masih mempercayakan media Coaxial. Jadi, arsitektur jaringan seperti ini yang merupakan perpaduan Fiber dan Coaxial dinamai dengan istilah Hybrid Fiber Coax (HFC).
    emang interface 10BASE2 masih ada yang jual ?

    mungkin ini bisa membantu
    Last edited by d3v4; 20-07-2007 at 02:24.

  3. #3
    Status
    Offline
    locantop's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by d3v4 Click here to enlarge
    mongkin bisa di liat di sini :



    emang interface 10BASE2 masih ada yang jual ?

    mungkin ini bisa membantu
    Maksudnya mau kaya kabelvision dan vision1 gitu jadi tv cabel dan internet. jadi kabel itu ada dua fungsi

  4. #4
    Status
    Offline
    [a]
    [a]'s Avatar
    Administrator
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    kayanya bakal mahal tuh investasinya...

    sekedar masukan ajah..dah pernah pake vdsl blum...gua dah pake nih...mantapss...3 km ga perlu penguat signal...sekarang gua pake dijarak 1.5 km...


  5. #5
    Status
    Offline
    locantop's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by [a] Click here to enlarge
    kayanya bakal mahal tuh investasinya...

    sekedar masukan ajah..dah pernah pake vdsl blum...gua dah pake nih...mantapss...3 km ga perlu penguat signal...sekarang gua pake dijarak 1.5 km...
    waduh apaan tuh vdsl hehe? kaya adsl yah..bagi donk ilmunya..dia pake kabel dan pake alat apa aja?
    Last edited by locantop; 20-07-2007 at 23:44.

  6. #6
    Status
    Offline
    [a]
    [a]'s Avatar
    Administrator
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    vdsl (Very High speed Digital Subscriber Line) tuh memang turunan dari xDSL, vdsl dan adsl merupakan turunannya...

    konsep vdsl sama dengan adsl, menggunakan existing telephone line untuk jalur data dan jalur voice...jadi 2 traffic tersebut bisa mengalir pada media yang sama tanpa saling interference...

    untuk lebih detail mengenai konsepnya silahkan lihat di



    untuk pengimplementasian vdsl bisa berupa Point To Point atau Point To Multipoint...

    Untuk penggunaan Point to Point menggunakan device Master & Slave dengan topologi seperti dibawah

    Click here to enlarge

    Untuk penggunaan Point To Multipoint hampir sama konsepnya dengan P2P, namun pada device master terdapat beberapa port (hampir seperti switch)

    saat ini saya menggunakan vdsl P2P untuk menghubungkan 2 lokasi kantor yang terpisah namun berada disatu gedung sehingga saya hanya tinggal menyewa satu Clear Channel kepada gedung untuk menghubungkan vdsl master dengan slave...sudah 2 tahun jalan, 24x7, blum ada masalah sampe sekarang...padahal perangkatnya relatif murah, kisaran waktu itu sekitar 2 jutaan....

    mudah-mudahan bisa sedikit memberi pilihan...


  7. #7
    Status
    Offline
    locantop's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by [a] Click here to enlarge
    vdsl (Very High speed Digital Subscriber Line) tuh memang turunan dari xDSL, vdsl dan adsl merupakan turunannya...

    konsep vdsl sama dengan adsl, menggunakan existing telephone line untuk jalur data dan jalur voice...jadi 2 traffic tersebut bisa mengalir pada media yang sama tanpa saling interference...

    untuk lebih detail mengenai konsepnya silahkan lihat di



    untuk pengimplementasian vdsl bisa berupa Point To Point atau Point To Multipoint...

    Untuk penggunaan Point to Point menggunakan device Master & Slave dengan topologi seperti dibawah

    Click here to enlarge

    Untuk penggunaan Point To Multipoint hampir sama konsepnya dengan P2P, namun pada device master terdapat beberapa port (hampir seperti switch)

    saat ini saya menggunakan vdsl P2P untuk menghubungkan 2 lokasi kantor yang terpisah namun berada disatu gedung sehingga saya hanya tinggal menyewa satu Clear Channel kepada gedung untuk menghubungkan vdsl master dengan slave...sudah 2 tahun jalan, 24x7, blum ada masalah sampe sekarang...padahal perangkatnya relatif murah, kisaran waktu itu sekitar 2 jutaan....

    mudah-mudahan bisa sedikit memberi pilihan...
    wah berarti kalau Point To Multipoint tiap rumah harus tarik kabel kaya kabel telkom yang hitam,satu-satu yah.emang ga bisa kaya utp tinggal di kasih switch gitu untuk dicabangin di titik tertentu.bisa ga pake kabel telp telkom yan dah di pasang di rumah2 hehe.

  8. #8
    Status
    Offline
    [a]
    [a]'s Avatar
    Administrator
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by locantop Click here to enlarge
    wah berarti kalau Point To Multipoint tiap rumah harus tarik kabel kaya kabel telkom yang hitam,satu-satu yah.emang ga bisa kaya utp tinggal di kasih switch gitu untuk dicabangin di titik tertentu.bisa ga pake kabel telp telkom yan dah di pasang di rumah2 hehe.
    nahh ini dia kelemahannya...

    sebenernya solusi ini lebih cocok diterapkan dibeberapa skenario :

    1. Gedung tua yang klo mo narik kabel agak susah, jadi bisa memanfaatkan jaringan kabel telpon yang ada

    2. Konek antar 2 atau lebih tempat dengan kondisi telpon line-nya masih 1 MDF

    duhh sorry klo gua ga bisa menjelaskan dengan kalimat yg bagus, karena untuk menjelaskan hal ini berarti gua juga musti menjelaskan masalah topologi jaringan PSTN...

    dibawah ini gua kasih topology jaringan PSTN..mungkin ada salah2 dikit dalam penamaannya karena dah lama juga gua belajar ini....10 tahun yang lalu bro...

    Click here to enlarge

    Switching = Mesin digital switch, ex : Siemens EWSD = adanya di kantor STO telkom tiap daerah
    MDF = Main Distribution Facility = adanya di kantor STO telkom tiap daerah
    RK = Rumah Kabel = Kotak punya telkom yang lo sering liat dipinggir jalan
    IDF = Intermediate Distribution Facility = kotak item / abu2 yang sering lo liat diatas tiang kabel telpon
    TB = Termination Box = Kotak abu2 yang ada di depan rumah lo...


    okeh..balik ke vdsl...

    agar kita bisa manfaatin vdsl, master dan slave harus terhubung secara langsung / fisik melalui pair cable...

    klo misalnya yang mau dihubungkan berada dalam 1 gedung, berarti lo ga akan kena masalah, karena biasanya tiap gedung punya MDF sendiri lagi...jadi tinggal minta clear channel untuk menghubungkan 2 lokasi tersebut

    tapi klo berhubungan dgn masalah lo bro, berarti lo musti hubungin telkom untuk ini...

    secara teoritis masalah lo bisa diselesaikan dengan vdsl, karena jaringan telkom lo tuh masih berada dalam 1 MDF, dan kemungkinan besar masih berada dalam 1 RK...

    jadi klo misalnya Telkom mau nge-reroute jaringan mereka agar dapat melalui perangkat vdsl master lo (yang sebenernya gua sangat ragukan mereka mau) maka lo akan dapat pemecahan masalah lo....

    konsep adsl pada telkom juga kurang lebih sama seperti ini, jadi perangkat adsl master mereka (DSLAM) harus ditaro dimasing2 STO....

    --------------------------------------------------------------------------
    tempat yang udah implementasi point-to-multipoint dijakarta gua baru tau cuma 1 tempat (krn jarang kemana2 juga sih Click here to enlarge ) yaitu NOVOTEL Jakarta...jadi ditiap kamar hotel mereka hanya perlu menarik 1 line telpon yang dapat dipakai untuk traffic voice dan data...

    maaf yahh klo penjelasannya agak membingungkan...


  9. #9
    Status
    Offline
    [a]
    [a]'s Avatar
    Administrator
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by locantop Click here to enlarge
    wah berarti kalau Point To Multipoint tiap rumah harus tarik kabel kaya kabel telkom yang hitam,satu-satu yah.emang ga bisa kaya utp tinggal di kasih switch gitu untuk dicabangin di titik tertentu.bisa ga pake kabel telp telkom yan dah di pasang di rumah2 hehe.
    tambahan dehh...

    sebenernya klo lo mau narik ulang pair cabel ke tiap rumah juga ga rugi2 amat kok bro...

    keuntungannya :

    1. VDSL bisa beroperasi dengan baik walau berjarak hingga 4-5 KM

    2. Cost kabel data lebih tinggi dibanding Pair Cable biasa

    3. Dengan lo narik kabel ini lo akan bisa memberi 2 service sekaligus : Internet Connection dan Local PABX...jadi para pelanggan lo ini selain dapet koneksi internet tapi juga mereka bisa telpon2an antar 1 komplek dengan murah (lo bisa charge kecil2an) karena tanpa melalui Telkom.


    Untuk pabx-nya ga usah beli jadi (panasonic, avaya, dll) tapi bikin ajah sendiri pake asterisk ()


  10. The Following User Says Thank You to [a] For This Useful Post:


  11. #10
    Status
    Offline
    locantop's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by [a] Click here to enlarge
    tambahan dehh...

    sebenernya klo lo mau narik ulang pair cabel ke tiap rumah juga ga rugi2 amat kok bro...

    keuntungannya :

    1. VDSL bisa beroperasi dengan baik walau berjarak hingga 4-5 KM

    2. Cost kabel data lebih tinggi dibanding Pair Cable biasa

    3. Dengan lo narik kabel ini lo akan bisa memberi 2 service sekaligus : Internet Connection dan Local PABX...jadi para pelanggan lo ini selain dapet koneksi internet tapi juga mereka bisa telpon2an antar 1 komplek dengan murah (lo bisa charge kecil2an) karena tanpa melalui Telkom.


    Untuk pabx-nya ga usah beli jadi (panasonic, avaya, dll) tapi bikin ajah sendiri pake asterisk ()
    berarti misal kalau ada yang mau pasang harus tarik kabel baru yah. kira2 berapa duit tuh permeternya kabel itu.untuk masternya bisa di cabang berapa kaya ada switch yah yang Point to Multipoin.model modem nya sama kaya adsl yah pake spliter juga.jadi modem adsl bisa di pake vdsl apa modem khusus vdsl?

    itu maksudnya rakit sendiri pabx nya ? itu software apa hardwarenya..
    Last edited by locantop; 21-07-2007 at 16:27.

  12. #11
    Status
    Offline
    samsung's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    12
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    utk vdsl device utk master n slave nya kisaran hrg brp ya om2

  13. #12
    Status
    Offline
    locantop's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Pikir punya pikir lebih baik narik kabel UTP aja.tp untuk outdor lebih baik UTP biasa apa yang STP yah?harganya kira2 beraps yang STP ada yang tau? trus kan UTP cuma bisa 100 meter.nanti pake switch apa semacam repeter yah di tiap 100meternya. ada yang mau bagi ilmu nya? kira2 mau narik 800meter.

  14. #13
    Status
    Offline
    okto_2005's Avatar
    Member Super Senior
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    655
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    apa engga enak pake wireless ajah ya??? 1 sbg bts pake antena omni si pelanggan pake antena uni/grid. kaya semacem rt-rw net gitu loh....

  15. #14
    Status
    Offline
    [a]
    [a]'s Avatar
    Administrator
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    nahh ini dia..

    klo untuk masalah jarak vdsl menang karena bisa sampe 4 kilometeran...tapi sayangnya ga bisa shared kaya pake utp, tinggal colok ke switch abis itu disebar lagi...kabel vdsl ga bisa..

    kabel untuk vdsl bisa pake cat3, pair cable dari telkom atau pake cat5 juga bisa Click here to enlarge

    kisaran harga untuk master&slave untuk P2P sekitar 2 Jutaan...

    intinya sih...vdsl merupakan alternatif...walaupun bukan solusi terbaik, tapi bila keadaan yg ada memaksa kita untuk tidak bisa pake utp atau wireless maka menurut gua vdsl bisa dipake...

    Click here to enlarge


  16. The Following User Says Thank You to [a] For This Useful Post:


  17. #15
    Status
    Offline
    chaozz's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    37
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    bolehkah pak admin, mengambar topologi n alat yg di pergunakan coaxial / vdsl(for Client) n FO(backbone) utk Cable Tv
    ingin mengimplementasikannya di daerah kepri.
    b

    mohon maaf jika ada kata2 yang salah Click here to enlarge

    Regards

    Chaozz
    Last edited by chaozz; 18-08-2008 at 12:01. Reason: ad kata yg slh.hehe

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •