Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 4 of 4
  1. #1
    Status
    Offline
    Mikroteek's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Dec 2015
    Posts
    2
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    [ASK] Setting Bandwidth "Dinamis"

    Pagi abang abang semua...

    Saya buta mikrotik (aseli), tapi saya sebenarnya lumayan menguasai jaringan non-mikrotik. Ceritanya saya punya warnet di kampung. Sebulan lalu baru migrasi dari Speedy Tembaga ke Indihome Fiber Optic @ 10Mb, jadi total 20Mb. Sebelumnya saya berlangganan Speedy @ 3Mb, total 6Mb. Dirangkai dengan mikrotik oleh jasa teknisi yang berasal dari luar kota (mahal). Bukan hanya mahal, si teknisi ini "nakal", memanfaatkan ketidaktahuan saya tentang mikrotik. Settingannya "diatur" sedemikian rupa hingga setiap 3 bulan sekali "rusak" dan saya harus memanggilnya lagi dan lagi. Saya malah menduga dia me-remote jaringan saya, lalu tiap 3 bulan "merusak" settingan dari jarak jauh. Pernah saya minta password mikrotik, maksudnya supaya saya bisa belajar sendiri saja. Awalnya dikasih, tapi besoknya diganti. Begitu berulang ulang, kalau saya tanyakan alasannya pasti nggak masuk akal (ane juga ngerti komputer kok, masa password bisa berubah sendiri, emangnya hantu).

    Jadi to the pointnya saya mau bertanya settingan mikrotik untuk warnet saya. Yang pertama sudah pasti Load Balancing (saya tahu istilah, tapi teknisnya nggak). Load Balancing ini sepertinya wajib karena saya punya 2 line Indihome. Yang kedua; apakah memungkinkan membuat manajemen bandwidth seperti berikut:

    Si teknisi tadi settingannya adalah membuat rata bandwidth, saya punya 20 komputer client PLUS 1 server (operator). Jadi total 20Mb dibagi rata 21 bandwidthnya. Saya maunya begini: misal yang main di warnet saya cuma 2 orang, maka mikrotik secara cerdas membagi rata bandwidth kepada 3 komputer (yang main dan 1 operator). Kalau main 7 orang mikrotik langsung membagi rata 8. Dan seterusnya. Kalau pelanggan sedang penuh, barulah mikrotik secara otomatis menuju settingan si teknisi tadi.

    Soalnya warnet saya ada masa sepi jam jam tertentu, yang main cuma 1-2 orang, sayang tuch 20Mb nggak maksimal, padahal dipakai nggak dipakai juga tetap sama bayarnya. Disamping itu saya juga pengen pada jam tertentu itu pelanggan saya "mencicipi" internet super cepat. Sehingga mereka lambat laun terdidik, kalau bandwidth itu sifatnya sharing. Sudah pada tahu kan, pelanggan banyak ngototnya. Kalau koneksi melambat dia nggak mau terima penjelasan apapun.

    Saya tahu mungkin disini sudah sering dibahas (terutama Load Balancing). Tapi sebagai orang yang buta saya malah bingung memulai dari mana. Oh ya, mikrotik saya memakai si mungil yang murah meriah, HapLite.

    Thanks!

  2. #2
    Status
    Offline
    riosaragi88's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    Peamatangsiantar City
    Posts
    3
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    coab di baca-baca mas bro di bagian
    banyak para master yang membagikan ilmunya secara gratis Click here to enlarge
    semngat dan semoga sukses

    dan tetap semangat Click here to enlarge Click here to enlarge

  3. #3
    Status
    Offline
    skymen's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Aug 2016
    Posts
    1
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    bisa pakai queue tree type pcq om, atau pakai HTB queue tree, nanti dinamis ngikutin kecepatannya berdasarkan banyak user yang aktif

  4. #4
    Status
    Offline
    andriefasa's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    33
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by Mikroteek Click here to enlarge
    Pagi abang abang semua...

    Saya buta mikrotik (aseli), tapi saya sebenarnya lumayan menguasai jaringan non-mikrotik. Ceritanya saya punya warnet di kampung. Sebulan lalu baru migrasi dari Speedy Tembaga ke Indihome Fiber Optic @ 10Mb, jadi total 20Mb. Sebelumnya saya berlangganan Speedy @ 3Mb, total 6Mb. Dirangkai dengan mikrotik oleh jasa teknisi yang berasal dari luar kota (mahal). Bukan hanya mahal, si teknisi ini "nakal", memanfaatkan ketidaktahuan saya tentang mikrotik. Settingannya "diatur" sedemikian rupa hingga setiap 3 bulan sekali "rusak" dan saya harus memanggilnya lagi dan lagi. Saya malah menduga dia me-remote jaringan saya, lalu tiap 3 bulan "merusak" settingan dari jarak jauh. Pernah saya minta password mikrotik, maksudnya supaya saya bisa belajar sendiri saja. Awalnya dikasih, tapi besoknya diganti. Begitu berulang ulang, kalau saya tanyakan alasannya pasti nggak masuk akal (ane juga ngerti komputer kok, masa password bisa berubah sendiri, emangnya hantu).

    Jadi to the pointnya saya mau bertanya settingan mikrotik untuk warnet saya. Yang pertama sudah pasti Load Balancing (saya tahu istilah, tapi teknisnya nggak). Load Balancing ini sepertinya wajib karena saya punya 2 line Indihome. Yang kedua; apakah memungkinkan membuat manajemen bandwidth seperti berikut:

    Si teknisi tadi settingannya adalah membuat rata bandwidth, saya punya 20 komputer client PLUS 1 server (operator). Jadi total 20Mb dibagi rata 21 bandwidthnya. Saya maunya begini: misal yang main di warnet saya cuma 2 orang, maka mikrotik secara cerdas membagi rata bandwidth kepada 3 komputer (yang main dan 1 operator). Kalau main 7 orang mikrotik langsung membagi rata 8. Dan seterusnya. Kalau pelanggan sedang penuh, barulah mikrotik secara otomatis menuju settingan si teknisi tadi.

    Soalnya warnet saya ada masa sepi jam jam tertentu, yang main cuma 1-2 orang, sayang tuch 20Mb nggak maksimal, padahal dipakai nggak dipakai juga tetap sama bayarnya. Disamping itu saya juga pengen pada jam tertentu itu pelanggan saya "mencicipi" internet super cepat. Sehingga mereka lambat laun terdidik, kalau bandwidth itu sifatnya sharing. Sudah pada tahu kan, pelanggan banyak ngototnya. Kalau koneksi melambat dia nggak mau terima penjelasan apapun.

    Saya tahu mungkin disini sudah sering dibahas (terutama Load Balancing). Tapi sebagai orang yang buta saya malah bingung memulai dari mana. Oh ya, mikrotik saya memakai si mungil yang murah meriah, HapLite.

    Thanks!
    Cara metode baru Bucket yang kemaren pas MUM indonesia di persentasekan.

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. [ASK] Iklan dinamis di HotSpot login
    By johanericka in forum Wireless Networking
    Replies: 4
    Last Post: 17-04-2012, 23:05
  2. Replies: 3
    Last Post: 12-12-2011, 10:20
  3. cara setting management bandwith dinamis/otomatis
    By junalyssa in forum Beginner Basics
    Replies: 7
    Last Post: 13-08-2011, 00:43
  4. [ASK] Halaman Hotspot dengan Web Dinamis
    By n3uz4ty in forum Beginner Basics
    Replies: 3
    Last Post: 06-07-2010, 15:37
  5. Merubah IP Statis ke IP Dinamis
    By evil13 in forum General Networking
    Replies: 3
    Last Post: 27-11-2008, 02:21

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •