Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 9 of 9
  1. #1
    Status
    Offline
    arzon's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Oct 2007
    Posts
    23
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Smile koneksi speedy memakai mikrotik dan modem ADSL prolink

    ada yang tau cara setting mikrotik agar bisa dijadikan gateway untuk koneksi internet speedy, saya sudah mencoba cara yang ada di berbagai blog di internet, mikrotik yang saya pakai versi 2.9.27 telah saya setting dengan benar
    ip gateway : 192.168.1.1 (modem ADSL prolink)
    DNS : 202.134.1.10
    DNS : 202.134.0.155
    trus konfigurasi NAT : chain = srcnat action=masquerade out-interface=public

    pokoknya semua udah benar, bahkan kartu jaringan udh coba saya test dengan perintah blink jg udah respon, kabel jaringan udh saya test dengan kabe tester tidak ada masalah bahkan saya udah ping ke ip gateway modemnya : 192.168.1.1 jg udh respon tp kok ga bisa ping ke internet misal google.com atau ping ke Lan (jaringan lokal) jg ga bisa.
    ada yang bisa membantu?

  2. #2
    Status
    Offline
    nux
    nux's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    268
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    coba dns mikrotik ganti pake ip modem (192.168.1.1), trus jangan lupa centangin allow remote request.
    ip lan nya berapa boss?, misal ip lan 192.168.0.0/27, NAT nya ganti:
    ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.0.0/27 out-interface=public action=masquerade

  3. #3
    Status
    Offline
    yudhadewa's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    2
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Setting mikrotik for ADSL

    Coba liat confignya disini..
    Mungkin bisa bantu:

    Ok



    udah teruji dan oke aja.

    ini lengkapnya:

    Sebelumnya saya gambarkan dulu skema jaringannya:

    LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNET

    Untuk LAN, kita pake kelas C, dengan network 192.168.0.0/24. Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 - 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 - 192.168.0.1/24) untuk sambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.
    Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”
    Set IP untuk masing²ethernet card
    ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
    ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2
    Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
    ip address print
    Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
    ping 192.168.1.1
    ping 192.168.0.10
    Menambahkan Routing
    ip route add gateway=192.168.1.1
    Setting DNS
    ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yes
    ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
    Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake ya punya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.
    Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
    ping yahoo.com
    Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar
    Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading
    Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
    ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
    Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
    ping yahoo.com
    Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar
    DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)
    Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap ada klien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah..

    Membuat IP Address Pool
    ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254
    Menambahkan DHCP Network
    ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155
    Menambahkan Server DHCP
    ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
    Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener
    Bandwidth Control
    Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
    Model yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik
    Kondisinya seperti ini:
    Koneksi Speedy kan katanya speednya sampe 384/64 Kbps (Download/Upload), nah kondisi itu sangat jarang tercapai. Jadi kita harus cari estimasi rata²nya. Maka saya ambil minimalnya untuk download bisa dapet sekitar 300 Kbps dan untuk upload aq alokasikan 50 Kbps. Sedangkan untuk yg maksimumnya, untuk download kira² 380 Kbps dan upload 60 Kbps.
    Lalu, jumlah komputer klien yang ada saat ini adalah 10 buah. Jadi harus disiapkan bandwidth itu untuk dibagikan kepada 10 klien tersebut.
    Perhitungan untuk masing² klien seperti ini:
    Minimal Download: 300 / 10 * 1024 = 30720 bps
    Maximal Download: 380 / 10 * 1024 = 38912 bps
    Minimal Upload: 50 / 10 * 1024 = 5120 bps
    Maximal Upload: 60 / 10 * 1024 = 6144 bps
    Selanjutnya kita mulai konfigurasinya:
    Tandai semua paket yg asalnya dari LAN
    ip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
    ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting
    Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
    queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=30720 max-limit=38912
    queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=5120 max-limit=6144
    Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.
    Graphing
    Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
    tool graphing set store-every=5min
    Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.
    tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes
    Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:

    Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

    Dari tutorial diatas saya cuma sampai mengambil langkah pada setting penambahan NAT ( masquerade ) saja. Karena menurut saya DHCP yang sifatnya berubah ubah jadi nanti saat mau limit BW nya terkadang ip tidak sama. CMIIW. dan untuk setting limit saya melakukannya pada remote winbox yang lebih mudah, nah pertanyaan untuk saya sendiri. Kapan graph tool nya kamu install nak ? hehehhee... ok semoga berguna semuanya.

  4. The Following User Says Thank You to yudhadewa For This Useful Post:


  5. #4
    Status
    Offline
    lucky10's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    Semarang
    Posts
    18
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by yudhadewa Click here to enlarge

    Bandwidth Control
    Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
    Model yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik
    Kondisinya seperti ini:
    Koneksi Speedy kan katanya speednya sampe 384/64 Kbps (Download/Upload), nah kondisi itu sangat jarang tercapai. Jadi kita harus cari estimasi rata²nya. Maka saya ambil minimalnya untuk download bisa dapet sekitar 300 Kbps dan untuk upload aq alokasikan 50 Kbps. Sedangkan untuk yg maksimumnya, untuk download kira² 380 Kbps dan upload 60 Kbps.
    Lalu, jumlah komputer klien yang ada saat ini adalah 10 buah. Jadi harus disiapkan bandwidth itu untuk dibagikan kepada 10 klien tersebut.
    Perhitungan untuk masing² klien seperti ini:
    Minimal Download: 300 / 10 * 1024 = 30720 bps
    Maximal Download: 380 / 10 * 1024 = 38912 bps
    Minimal Upload: 50 / 10 * 1024 = 5120 bps
    Maximal Upload: 60 / 10 * 1024 = 6144 bps
    Selanjutnya kita mulai konfigurasinya:
    Tandai semua paket yg asalnya dari LAN
    ip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
    ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting
    Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
    queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=30720 max-limit=38912
    queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=5120 max-limit=6144
    Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.
    maaf untuk yang ini saya coba trial konsepnya
    saya tes dgn 2 pc download pada saat bersamaan ( 192.168.0.1 - 192.168.0.2 ) pc yang download pertama ( ip 0.2 ) bisa sampek 200kbps + lah ( kan speedy ) tapi begitu pc 1 download ( ip 0.1 ) terjadi sabotase :P ( ip 0.2 ) langsung down speednya cuma dapet max nya 20kbps tok tapi ( ip 0.1 ) jadi dapet 180kbps lebih

    mohon pencerahannya abang2..Click here to enlarge

  6. #5
    Status
    Offline
    ITeChNoLoGy's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Somewhere I Belong
    Posts
    32
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by yudhadewa Click here to enlarge
    Coba liat confignya disini..
    Mungkin bisa bantu:

    Ok



    udah teruji dan oke aja.

    ini lengkapnya:

    Sebelumnya saya gambarkan dulu skema jaringannya:

    LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNET

    Untuk LAN, kita pake kelas C, dengan network 192.168.0.0/24. Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 - 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 - 192.168.0.1/24) untuk sambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.
    Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”
    Set IP untuk masing²ethernet card
    ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
    ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2
    Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
    ip address print
    Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
    ping 192.168.1.1
    ping 192.168.0.10
    Menambahkan Routing
    ip route add gateway=192.168.1.1
    Setting DNS
    ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yes
    ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
    Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake ya punya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.
    Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
    ping yahoo.com
    Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar
    Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading
    Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
    ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
    Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
    ping yahoo.com
    Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar
    DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)
    Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap ada klien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah..

    Membuat IP Address Pool
    ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254
    Menambahkan DHCP Network
    ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155
    Menambahkan Server DHCP
    ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
    Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener
    Bandwidth Control
    Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
    Model yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik
    Kondisinya seperti ini:
    Koneksi Speedy kan katanya speednya sampe 384/64 Kbps (Download/Upload), nah kondisi itu sangat jarang tercapai. Jadi kita harus cari estimasi rata²nya. Maka saya ambil minimalnya untuk download bisa dapet sekitar 300 Kbps dan untuk upload aq alokasikan 50 Kbps. Sedangkan untuk yg maksimumnya, untuk download kira² 380 Kbps dan upload 60 Kbps.
    Lalu, jumlah komputer klien yang ada saat ini adalah 10 buah. Jadi harus disiapkan bandwidth itu untuk dibagikan kepada 10 klien tersebut.
    Perhitungan untuk masing² klien seperti ini:
    Minimal Download: 300 / 10 * 1024 = 30720 bps
    Maximal Download: 380 / 10 * 1024 = 38912 bps
    Minimal Upload: 50 / 10 * 1024 = 5120 bps
    Maximal Upload: 60 / 10 * 1024 = 6144 bps
    Selanjutnya kita mulai konfigurasinya:
    Tandai semua paket yg asalnya dari LAN
    ip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
    ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting
    Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
    queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=30720 max-limit=38912
    queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=5120 max-limit=6144
    Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.
    Graphing
    Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
    tool graphing set store-every=5min
    Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.
    tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes
    Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:

    Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

    Dari tutorial diatas saya cuma sampai mengambil langkah pada setting penambahan NAT ( masquerade ) saja. Karena menurut saya DHCP yang sifatnya berubah ubah jadi nanti saat mau limit BW nya terkadang ip tidak sama. CMIIW. dan untuk setting limit saya melakukannya pada remote winbox yang lebih mudah, nah pertanyaan untuk saya sendiri. Kapan graph tool nya kamu install nak ? hehehhee... ok semoga berguna semuanya.
    bro mo nanya dikit niy, yg dial speedynya siapa donk untuk aktifin koneksi inetnya..? klo setingan saya spt ini salah ga bro..?

    LAN ← Mikrotik RouterOS ← ↓ ← Modem ADSL ← INTERNET


    Komputer untuk dial speedy

    internet speedy personal(ip dynamic)
    ↓ via kbl telepon
    modem adsl →via usb→komputer untuk dial modemnya (modem merk Aztech DSL605EU dual mode connection ethernet/usb port)
    ↓ via kbl lan
    mikrotik router PC
    ↓ via switchhub
    lan client

    speedy saya personal jadi ga dapet ip statik, jadi saya tambahin komputer diantara modem ADSL dan mikrotik router untuk dial modemnya.. mohon pencerahannya bro

    btw mikrotik pake ip dinamik bisa ga sih.... klo bisa tlg post donk caranya bro..
    thq Click here to enlarge
    Last edited by ITeChNoLoGy; 19-06-2008 at 05:46.

  7. The Following User Says Thank You to ITeChNoLoGy For This Useful Post:


  8. #6
    Status
    Offline
    himknight's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    86
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by arzon Click here to enlarge
    ada yang tau cara setting mikrotik agar bisa dijadikan gateway untuk koneksi internet speedy, saya sudah mencoba cara yang ada di berbagai blog di internet, mikrotik yang saya pakai versi 2.9.27 telah saya setting dengan benar
    ip gateway : 192.168.1.1 (modem ADSL prolink)
    DNS : 202.134.1.10
    DNS : 202.134.0.155
    trus konfigurasi NAT : chain = srcnat action=masquerade out-interface=public

    pokoknya semua udah benar, bahkan kartu jaringan udh coba saya test dengan perintah blink jg udah respon, kabel jaringan udh saya test dengan kabe tester tidak ada masalah bahkan saya udah ping ke ip gateway modemnya : 192.168.1.1 jg udh respon tp kok ga bisa ping ke internet misal google.com atau ping ke Lan (jaringan lokal) jg ga bisa.
    ada yang bisa membantu?
    Mungkin ini bisa bantu, setingan di tempat saya saat ini. Dan itupun tidak ada masalah.

    Topologi:
    Modem(192.168.1.1)-----(192.168.1.2)Mikrotik(192.168.2.1)----Switch----LAN(192.168.2.3,dst)
    Ket:
    Yang dial PPPOE adalah modem ADSLnya

    Setingan di mikrotiknya:

    [waone@Dimm] > ip route pr
    Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
    C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
    # DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
    0 ADC 10.10.10.0/24 10.10.10.1 Local
    1 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.2 Public
    2 ADC 192.168.2.0/24 192.168.2.1 Local
    3 ADC 192.168.3.0/24 192.168.3.1 Local
    4 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 Public

    [waone@Dimm] > ip firewall nat pr
    Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
    0 ;;; Wnet
    chain=srcnat out-interface=Public src-address=192.168.2.0/24
    src-address-list=warnet action=masquerade

    [waone@Dimm] > interface pr
    Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
    # NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
    0 R Public ether 0 0 1500
    1 R Local ether 0 0 1500

    [waone@Dimm] > ip address pr
    Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
    # ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
    0 192.168.1.2/24 192.168.1.0 192.168.1.255 Public
    1 192.168.3.1/24 192.168.3.0 192.168.3.255 Local
    2 192.168.2.1/24 192.168.2.0 192.168.2.255 Local


    Semoga bisa bantu Click here to enlarge

  9. #7
    Status
    Offline
    dobelden's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    40
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by ITeChNoLoGy Click here to enlarge
    bro mo nanya dikit niy, yg dial speedynya siapa donk untuk aktifin koneksi inetnya..? klo setingan saya spt ini salah ga bro..?

    LAN ← Mikrotik RouterOS ← ↓ ← Modem ADSL ← INTERNET


    Komputer untuk dial speedy

    internet speedy personal(ip dynamic)
    ↓ via kbl telepon
    modem adsl →via usb→komputer untuk dial modemnya (modem merk Aztech DSL605EU dual mode connection ethernet/usb port)
    ↓ via kbl lan
    mikrotik router PC
    ↓ via switchhub
    lan client

    speedy saya personal jadi ga dapet ip statik, jadi saya tambahin komputer diantara modem ADSL dan mikrotik router untuk dial modemnya.. mohon pencerahannya bro

    btw mikrotik pake ip dinamik bisa ga sih.... klo bisa tlg post donk caranya bro..
    thq Click here to enlarge

    kalo lebih simple yang dial modemnya aja, ato mikrotiknya, khan ada opsi PPPOE nya. jd ndak perlu ada PC tambahan Click here to enlarge

  10. The Following User Says Thank You to dobelden For This Useful Post:


  11. #8
    Status
    Offline
    itik's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    145
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    persis sprti temen aq , dah beli modem prolink , tp gak bisa di pake. terus terpaksa pake modem dari telkom yg harus beli........... klo menurut aq dial-up pake mikotik di ppoe client terus jangan lupa di centang dynamic router

  12. #9
    Status
    Offline
    voldemort's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Aug 2009
    Posts
    1
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Maksih Gan info nya sungguh membantu.......Click here to enlarge

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 81
    Last Post: 08-08-2011, 15:00
  2. Replies: 4
    Last Post: 22-06-2011, 15:44
  3. Need Tuz=seting microtik koneksi speedy untuk game online
    By xxx123 in forum General Networking
    Replies: 4
    Last Post: 21-06-2011, 14:14
  4. Jual router cable modem/ADSL linksys BEFSR41
    By maknyuss in forum Others Hardware
    Replies: 3
    Last Post: 18-10-2007, 00:52
  5. remote mikrotik pakai modem adsl allied telesyn model AT-AR236E
    By widiatno in forum General Networking
    Replies: 5
    Last Post: 23-07-2007, 15:02

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •