Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 5 of 5
  1. #1
    Status
    Offline
    vancevar's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    55
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Tolong Bantu Analisanya Donk Para Sesepuh

    Teman-temin, saya sedang mencoba mengkonfigurasi mikrotik saya dengan bermodalkan tutorial-tutorial yang ada di sini juga, tapi saya masih mengalami kendala, adapun koneksi internet saya ada 2, wireless dan speedy, rencananya wireless hanya untuk IIX saja dan speedy untuk internasionalnya, saya menggunakan Mikrotik 3.15.

    Berikut adalah langkah-langkah yang telah saya lakukan, berikut penjelasan dari hasil pengertian saya sendiri, tolong CMIIW yach, biar bisa kayak sesepuh juga Click here to enlarge

    Saya menggunakan 4 NIC, tetapi saat ini hanya menggunakan 3 NIC, yang 1 untuk cadangan kalau2 ada koneksi lain yang bisa digabungkan nantinya.

    Asumsi:
    • IP untuk NIC yang disambungkan ke modem router speedy adalah 10.0.0.3 dan IP modem router speedy adalah 10.0.0.2
    • IP untuk NIC yang disambungkan ke wireless adalah 123.123.123.114, radio di atas adalah 123.123.123.113
    • IP untuk NIC yang akan digunakan untuk lokalan adalah 192.168.10.1


    Pertama saya set interfacenya dulu biar gak bingung:

    /interface set 0 name=Speedy
    /interface set 1 name=Wireless
    /interface set 2 name=Lokalan
    /interface set 3 name=MasaDepan

    Lalu kasih IP ke masing2 interface di atas:

    /ip address add addresss=10.0.0.3/8 interface=Speedy
    /ip address add addresss=123.123.123.114/30 interface=Wireless
    /ip address add addresss=192.168.10.1/24 interface=Lokalan

    Karena gatewaynya ada 2, saya masukkan:

    /ip route add gateway=10.0.0.2,123.123.123.113

    Lalu, masukkan dns, telkom punya dan ISP wireless punya (mis: 123.123.132.1)

    /ip dns set primary-dns=202.134.0.155 allow-remote-request=no
    /ip dns set secondary-dns=123.123.132.1 allow-remote-request=no

    Supaya bisa diakses sama LAN, saya masquerade dua2nya tadi:

    /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=Speedy
    /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=Wireless

    Kemudian saya lakukan import file nice.rsc yang tutorial banyak di sini (jadi tidak saya jelaskan tulis lagi yach, ini aja sudah panjang, mudah2 an masih ada yang mau lihat hehehehe)

    Kemudian saya buatkan mangle untuk koneksi IIX, yang hasil exportnya seperti ini:

    add action=mark-connection chain=prerouting comment="Lalu lintas IIX/OpenIXP" \
    disabled=no dst-address-list=nice in-interface=Lokalan \
    new-connection-mark=koneksi-iix passthrough=yes
    add action=mark-packet chain=prerouting comment="" connection-mark=\
    koneksi-iix disabled=no new-packet-mark=paket-iix passthrough=no
    add action=mark-routing chain=prerouting comment="" connection-mark=\
    koneksi-iix disabled=no dst-address-list=nice new-routing-mark=\
    rutemark-iix passthrough=no

    dan juga untuk koneksi internasionalnya, sbb:

    add action=mark-connection chain=prerouting comment=\
    "Lalu lintas Internasional" disabled=no dst-address-list=!nice \
    in-interface=Lokalan new-connection-mark=koneksi-intl passthrough=yes
    add action=mark-packet chain=prerouting comment="" connection-mark=\
    koneksi-intl disabled=no new-packet-mark=paket-intl passthrough=no
    add action=mark-routing chain=prerouting comment="" connection-mark=\
    koneksi-intl disabled=no dst-address-list=!nice new-routing-mark=\
    rutemark-intl passthrough=no

    Kemudian, saya tambahkan route untuk masing-masing koneksi dari yang dibuatkan mangle tadi, hasil exportnya adalah:

    /ip route
    add comment="Rute Internasional" disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 \
    gateway=10.0.0.2 routing-mark=rutemark-intl scope=255 target-scope=10
    add comment="Rute IIX/OpenIXP" disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 \
    gateway=123.123.123.113 routing-mark=rutemark-iix scope=255 target-scope=\
    10

    Lalu, saya buatkan queue simple untuk melimit bandwidth masing2 client, contohnya adalah seperti hasil export ini:

    /queue simple
    add burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s comment="" \
    direction=both disabled=no dst-address=0.0.0.0/0 interface=Wireless \
    limit-at=64000/128000 max-limit=64000/128000 name=CLIENT01-IIX \
    packet-marks=paket-iix parent=none priority=8 queue=\
    default-small/default-small target-addresses=192.168.10.11/32 \
    total-queue=default-small
    add burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s comment="" \
    direction=both disabled=no dst-address=0.0.0.0/0 interface=Speedy \
    limit-at=32000/64000 max-limit=32000/64000 name=CLIENT01-INTL packet-marks=\
    paket-intl parent=none priority=8 queue=default-small/default-small \
    target-addresses=192.168.10.11/32 total-queue=default-small
    add burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s comment="" \
    direction=both disabled=no dst-address=0.0.0.0/0 interface=Wireless \
    limit-at=64000/128000 max-limit=64000/128000 name=CLIENT02-IIX \
    packet-marks=paket-iix parent=none priority=8 queue=\
    default-small/default-small target-addresses=192.168.10.12/32 \
    total-queue=default-small
    add burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s comment="" \
    direction=both disabled=no dst-address=0.0.0.0/0 interface=Speedy \
    limit-at=32000/64000 max-limit=32000/64000 name=CLIENT02-INTL packet-marks=\
    paket-intl parent=none priority=8 queue=default-small/default-small \
    target-addresses=192.168.10.12/32 total-queue=default-small

    dst....


    Nah yang ingin saya tanyakan:

    1. Kenapa komputer client tidak bisa browsing ke IP luar, kalaupun bisa lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget Click here to enlarge
    2. Kalau saya menggunakan tool traceroute di terminal WinBox, kadang mau, kadang tidak untuk IP yang sama? Kalau untuk IP selain IIX, malah gak bisa?
    3. Kenapa ngeping IP lokal, suka replynya dari interface Speedy (yang untuk link internasional), tapi suka bener juga, misalnya ngeping ke (210.210.145.202), kalau reply time nya rata-rata 10ms, berarti dia lewat wireless, tapi nanti kalau ngeping lagi bisa tau2 time out, gak reply sama sekali? Jadi bingung juga saya nya hehehe


    Demikian pertanyaannya, mudah2an gak kepanjangan Click here to enlarge Pis ah!

  2. #2
    Status
    Offline
    felix_sg's Avatar
    Member Super Senior
    Join Date
    Sep 2007
    Location
    indonesia
    Posts
    607
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    itu di ip route gateway ada 3 rule yah.. coba matikan yang rule paling awal yang anda bikin. yang gateway nya tidak pake routing-mark itu. trus di test lagi.

  3. #3
    Status
    Offline
    lini's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    Sep 2007
    Location
    Karawaci
    Posts
    1,961
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    2 (100%)
    kalo pemisahan begitu sebaiknya pake routing table....dibuat routing table ke IIX.

    lalu buat gateway dest=0.0.0.0/0 gateway=ipispiix routing-mark=iix-table
    lalu buat gateway dest=0.0.0.0/0 gateway=ipspeedy

    cmiiw

  4. #4
    Status
    Offline
    vancevar's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    55
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Buat felix n lini, thanks commentnya, sepertinya memang masih ada yang salah, tapi akhirnya jalan juga setelah dibantu sama orang wirelessnya (thanks buat pak Robi n team semuanya).

    Bro lini benar, harus dibikinkan table di rule routenya..., nanti deh kalau sudah berjalan semuanya akan saya post di sini confignya berikut penjelasannya, biar para beginer kayak saya bisa mengerti. Karena saat ini masih saya pantau dan diujicobakan...

    Bro felix, kalau dengan konfigurasi pertama saya, gak ada bedanya kalau route yang pertama di matiin, jadi musti ada yang ditambahkan lagi seperti di address-list harus ditambahkan list untuk IP lokalan, dan yang bro lini katakan.

    Tapi, thanks semuanya, atas atensinya....

  5. #5
    Status
    Offline
    Akangage's Avatar
    Administrator
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
    Posts
    4,195
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    210
    Uploads
    87
    Feedback Score
    0
    Sukses selalu juragan Click here to enlarge kalo perlu di masukin ke tutorial aja biar manteb

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 9
    Last Post: 04-06-2012, 13:18
  2. Nanya donk para master mikrotik
    By mikrotik in forum General Networking
    Replies: 29
    Last Post: 23-05-2011, 22:44
  3. ..:tolong bantu ane Setup Mikrotik sebagai Gateway server:..
    By arovah in forum General Networking
    Replies: 21
    Last Post: 10-08-2009, 21:49
  4. ..:Tolong bantu setting Transparent Proxy Server:..
    By arovah in forum General Networking
    Replies: 10
    Last Post: 26-05-2009, 10:02
  5. Tolong di Bantu ya........
    By Rifq in forum Wireless Networking
    Replies: 24
    Last Post: 28-02-2008, 23:22

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •