Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Results 1 to 7 of 7
  1. #1
    Status
    Offline
    rusman.marpaung's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Sep 2014
    Posts
    7
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    [ASK Saran]Setting Bandwith di Mikrotik

    Hi Teman-teman,

    Saya lagi belajar mikrotik, Mau nanya nih, kira-kira solusi yang pas buat problem ini gimana ?

    Saya mau setup mikrotik dengan kondisi pemakai 50 orang, jadi pengen buat batasan bandwith buat user.
    Pengennya kalo traffic lagi rame speed untuk tiap user cuma bisa maksimal sampe 512 kbps, tapi kalo
    trafficnya lagi sepi bisa lebih dari itu, misalnya sampe 1Mbps.

    Terus juga dibuat prioritas, untuk google hangout sama skype dibuat prioritas paling tinggi, selebihnya
    dibawah itu, gimana ya solusinya?

    Solusi yang pas untuk kasus ini gimana ya ? terima kasih sebelumnya

  2. #2
    Status
    Offline
    Anto.PJ's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    May 2011
    Location
    macz
    Posts
    1,697
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    7
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    contoh = BW 10 MBps, user 20 (fix)
    kalo bw user 10 dapat 1 Mbps
    kalo user 20, dapat 500 kbps (btw 1Mbps/2 = 500Kbps, bukan 512Kbps)

    syarat, non proxy Click here to enlarge
    tidak ada marking packet di mangle yang meng-capture paket yang menuju ke dst-address klien
    Code:
    queue type add name=pcq-client pcq-rate=1m pcq-classifier=dst-address pcq-limit=50 pcq-total-limit=1000
    exp:
    pcq-rate = max limit per client
    pcq-classifier = karena yang dilimit adalah download dan src-address adalah internet (banyak sekali) maka kita pilih dst-address (klien)
    pcq-limit = jumlah paket yang diizinkan mengantri, saya taruh default aja, (50 packet queue = bw shaping)
    pcq-total-limit = kapasitas tampungan paket keseluruhan saya set 1000 aja. kalo 1 paket besarnya 1500 B maka butuh RAM sebesar 1500000 Byte (1,43 MB) untuk tampung paket.
    contoh : RAM RB450G = 250MB

    lalu terapkan di queue
    mis: simple queue aja, client address 192.168.0.0/27 (192.168.0.1 - 192.168.0.30)
    Code:
    /queue simple add target-addresses=192.168.0.0/27 queue=pcq-client max-limit=10m
    exp: jika klien masih 10 user maka masih dapat 1Mbps/klien (pcq-rate)
    jika melewati 10 user, selama queue simple belum merah/penuh masih dapat 1Mbps untuk user tertentu
    kalo queue simple sudah merah, maka otomatis pcq membagi rata koneksi. kalo semua user download, semuanya dapat 500kbps

    opsi lain adalah HTB
    saya terapkan ini disebuah router, work dengan good
    di cobain aja dulu
    HTH
    Last edited by Anto.PJ; 25-09-2014 at 02:14.

  3. #3
    Status
    Offline
    rusman.marpaung's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Sep 2014
    Posts
    7
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Thanks pak Anto buat explanationnya yang lengkap, saya coba dulu Click here to enlarge

  4. #4
    Status
    Offline
    agoes_pije's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    18
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    1
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Ask gan

    Click here to enlarge Originally Posted by Anto.PJ Click here to enlarge
    contoh = BW 10 MBps, user 20 (fix)
    kalo bw user 10 dapat 1 Mbps
    kalo user 20, dapat 500 kbps (btw 1Mbps/2 = 500Kbps, bukan 512Kbps)

    syarat, non proxy Click here to enlarge
    tidak ada marking packet di mangle yang meng-capture paket yang menuju ke dst-address klien
    Code:
    queue type add name=pcq-client pcq-rate=1m pcq-classifier=dst-address pcq-limit=50 pcq-total-limit=1000
    exp:
    pcq-rate = max limit per client
    pcq-classifier = karena yang dilimit adalah download dan src-address adalah internet (banyak sekali) maka kita pilih dst-address (klien)
    pcq-limit = jumlah paket yang diizinkan mengantri, saya taruh default aja, (50 packet queue = bw shaping)
    pcq-total-limit = kapasitas tampungan paket keseluruhan saya set 1000 aja. kalo 1 paket besarnya 1500 B maka butuh RAM sebesar 1500000 Byte (1,43 MB) untuk tampung paket.
    contoh : RAM RB450G = 250MB

    lalu terapkan di queue
    mis: simple queue aja, client address 192.168.0.0/27 (192.168.0.1 - 192.168.0.30)
    Code:
    /queue simple add target-addresses=192.168.0.0/27 queue=pcq-client max-limit=10m
    exp: jika klien masih 10 user maka masih dapat 1Mbps/klien (pcq-rate)
    jika melewati 10 user, selama queue simple belum merah/penuh masih dapat 1Mbps untuk user tertentu
    kalo queue simple sudah merah, maka otomatis pcq membagi rata koneksi. kalo semua user download, semuanya dapat 500kbps

    opsi lain adalah HTB
    saya terapkan ini disebuah router, work dengan good
    di cobain aja dulu
    HTH

    jika client nya lebih dari 20 dan saya menggunakan IP Class B, salah ga kalau pakai 172.16.0.0/16 apakah akan terbagi sesuai subnet??

    trims gan

  5. #5
    Status
    Offline
    Anto.PJ's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    May 2011
    Location
    macz
    Posts
    1,697
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    7
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    g masalah sih.. yang dibahas adalah pcq. kalo classifiernya adalah address, g peduli subnetnya, 1 address dianggap 1 substream,
    kalo classifiernya adalah port, g peduli addressnya, 1 port dianggap 1 substream.
    contoh diatas, pcq limit=50, total limit = 1000
    1000/50 = 20 substream.
    kelas2 IP jangan terlalu dipusingkan. selama IP privat g masalah, asal subnet prefix g usah terlalu gede. Network ID akan menentukan tempatnya sendiri
    contoh jumlah host dalam subnet
    /30 = 4 - 2 = 2 host
    /29 = 8 - 2 = 6 host
    /28 = 16 - 2 = 14 host
    /27 = 32 - 2 = 30 host
    /26 = 64 - 2 = 62 host
    /25 = 128 - 2 = 126 host
    /24 = 256 -2 = 254 host
    ....
    /16 = 65536 - 2 = 65534 host
    anda punya 65534 client?

    kalo gw pake 172.29.14.192/26 kan boleh.. cuma untuk 62 client (193-254)

    belajar subnetting lagi kita Click here to enlarge

  6. #6
    Status
    Offline
    agoes_pije's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    18
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    1
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    yang jadi masalah gimana kalau kita pake class b dan setiap department berbeda classnya

    172.16.0.1/24 - fat
    172.16.1.1/24 - purchasing

    dst

    gmana settingnya ya om

  7. #7
    Status
    Offline
    Anto.PJ's Avatar
    Forum Guru
    Join Date
    May 2011
    Location
    macz
    Posts
    1,697
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    7
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    kalo semua prefix /16 masuk dalam 1 queue, dan menggunakan queue type PCQ
    maka, untuk membatasi subnet /24 classifiernya tetap dst-address, tapi isikan dst-address mask = 24
    maka PCQ akan membagi substream hingga = 255

    selesai.

 

 

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. [ASK] setting astinet beda bandwith di rb 450g
    By g_p9june in forum General Networking
    Replies: 29
    Last Post: 10-06-2014, 20:42
  2. Replies: 2
    Last Post: 13-06-2013, 17:04
  3. User Manager setting dan Bandwith Limiter
    By iwanreedel in forum Beginner Basics
    Replies: 0
    Last Post: 08-02-2012, 14:00
  4. setting bandwith
    By pajox in forum Beginner Basics
    Replies: 9
    Last Post: 08-03-2011, 15:23

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •