Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 6 of 8 FirstFirst ... 45678 LastLast
Results 76 to 90 of 118
  1. [a]'s Avatar
    [a]
    Status
    Offline
    Administrator Array
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)

    Jump to Comments

    Konsep Dasar IP Address

    117 Comments by [a] Published on 17-07-2007 11:16
    Konsep Dasar IP Address


    Walaupun bagi para pengguna Internet umumnya kita hanya perlu mengenal hostname dari mesin yang dituju, seperti: server.indo.net.id, rad.net.id, ui.ac.id, itb.ac.id. Bagi komputer untuk bekerja langsung menggunakan informasi tersebut akan relatif lebih sulit karena tidak ada keteraturan yang dapat di programkan dengan mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, komputer mengidentifikasi alamat setiap komputer menggunakan sekumpulan angka sebanyak 32 bit yang dikenal sebagai IP address.

    Adanya IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA - salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia untuk urusan alokasi IP Address ini adalah :

    InterNIC Registration Services Network Solution Incorporated 505 Huntmar Park Drive, Herndon, Virginia 22070 Tel: [800] 444-4345, [703] 742-4777 FAX: [703] 742-4811 E-mail: hostmaster@internic.net

    Sedangkan untuk tingkat Asia Pasifik saat ini masih dikoordinasi oleh:

    Asia Pacific Network Information Center c/o Internet Initiative Japan, Inc. Sanbancho Annex Bldg., 1-4, Sanban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo, 102 Japan Tel: +81-3-5276-3973 FAX: +81-3-5276-6239 E-mail: domreg@apnic.net

    Struktur IP Address


    IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Range address yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. Beberapa contoh IP Address adalah :

    44.132.1.20
    167.205.9.35
    202.152.1.250

    Ilustrasi IP Addres dalam desimal dan biner dapat dilihat pada gambar 1 berikut :

    Click here to enlarge
    Gambar 1. IP Address dalam Bilangan Desimal dan Biner

    IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network.


    Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut : ·

    * Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 2 berikut.

    Click here to enlarge
    Gambar 2. Struktur IP Address Kelas A

    * Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 3 berikut.

    Click here to enlarge
    Gambar 3. Struktur IP Address Kelas B

    * Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 4.

    Click here to enlarge
    Gambar 4. Struktur IP Address Kelas C

    Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.

    Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatir paket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B, contohnya adalah nomor 167.205.xxx.xxx yang dialokasikan untuk ITB dan jaringan yang terkait ke ITB dibawah koordinator Onno W. Purbo.

    Address Khusus

    Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :

    * Network Address
    Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.

    * Broadcast Address

    Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.

    * Netmask

    Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim.

    Kaitan antara host address, network address, broadcast address & network mask sangat erat sekali - semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP & Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien & tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini dapat membuka sedikit tentang teknologi / konsep yang ada di dalam Internet.

    Sumber : Aulia K. Arif & Onno W. Purbo

  2. The Following 78 Users Say Thank You to [a] For This Useful Post:

    + Show/Hide list of the thanked


  3. Total Comments 117

    Comments

  4. #76
    Status
    Offline
    abdilgie's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2010
    Location
    disinih
    Posts
    4
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    MANTAFFFFF......
    Gua baca dari awal ampe akhir, tapi teuteup.... Gak Ngerti Click here to enlarge
    tapi.. semangat belajar jangan sampai pupus, biarpun udah tuir Click here to enlarge
    Click here to enlarge

  5. #77
    Status
    Offline
    annur's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    5
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by ardix_2000 Click here to enlarge
    Click here to enlarge ampe mata gw berair Click here to enlarge tetep aja gw belum mudeng juga nich

    bego..bego... Click here to enlarge

    senasib kita bro..... tp jangan meneyerah ah Click here to enlarge

  6. #78
    Status
    Offline
    annur's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    5
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    puyeng

    Click here to enlarge Originally Posted by amrul_haq Click here to enlarge
    t'nyata kita senasib broo.....
    hahaha.... mumet bin puyeng.....
    tpi tdk ada kata menyerah....
    maju truussss......
    tak peduli air mata meleleh... hehehe...
    duh kirain aq doang yg g mudeng, ternyata ada jg yang lainnya......... senasib kita bro.....Click here to enlarge

  7. #79
    Status
    Offline
    singkong77's Avatar
    Member
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    266
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by annur Click here to enlarge
    duh kirain aq doang yg g mudeng, ternyata ada jg yang lainnya......... senasib kita bro.....Click here to enlarge
    semangat bro sama sama nubii...
    ga ngerti ngerti..Click here to enlarge

  8. #80
    Status
    Offline
    faradilanaureen's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Feb 2010
    Location
    YOGYA
    Posts
    10
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    sip lah pelajaran dasar2 jaringan.... nebiew senangClick here to enlarge

  9. #81
    Status
    Offline
    mabit's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Feb 2010
    Posts
    1
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    nice inpo gan..
    brmanfaat skali buat ane yg masi newbie.....Click here to enlarge Click here to enlarge

  10. #82
    Status
    Offline
    bwe
    bwe's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Feb 2010
    Posts
    33
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Sakit deh kepala mikirin Mikrotik ga bisa2...Click here to enlarge

  11. #83
    Status
    Offline
    tyang_dusun's Avatar
    Member Super Senior
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Klaten, Jawa Tengah, Indonesia, Indonesia
    Posts
    521
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    1
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    ane pusong itung2nya..... Click here to enlarge

  12. #84
    Status
    Offline
    doni's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    6
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    bahhh

    ck ck ck ada yg mengingat kembali ke 6 , 7 taon silam waktu baru mulai belajar IP, sementara daku baru mao mulai belajar Click here to enlarge
    Salam kenal para suhu.... terima kasih sudah bagi2 ilmu nya...Click here to enlarge

  13. #85
    Status
    Offline
    SpinneR's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Mar 2010
    Posts
    9
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by princenux Click here to enlarge
    untuk nentuin a, b dan c
    cukup diliat dari oktet pertamanya aja...
    contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200

    nah nanti ada rangenya...

    A itu dari 1 - 126
    B itu dari 128 - 191
    C itu dari 192 - 223
    --------------------
    D untuk multicast
    E lebih untuk experimental

    jadi dari contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200
    maka :
    202.158.3.7 termasuk kelas C
    10.0.0.1 termasuk kelas A
    192.168.10.200 termasuk kelas A

    yah kurang lebih gituh... secara singkatnya...
    mungkin ada yg bisa di bantu lagi bro ?
    Bozz, kalau dari penjelasan TS yang ini : Click here to enlarge
    * Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 2 berikut.
    Berarti kelas A itu dari 0 s/d 127

    untuk kelas B nya :
    * Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 3 berikut.
    Berarti kelas B itu dari 128 s/d 191

    untuk kelas C nya :
    * Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 4.
    berarti kelas C itu dari 192 s/d 223


    terus untuk yang ini :
    jadi dari contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200
    maka :
    202.158.3.7 termasuk kelas C
    10.0.0.1 termasuk kelas A
    192.168.10.200 termasuk kelas A
    192 itu termasuk kelas C dong, bukan kelas A.. bener gak? Click here to enlarge

    Tolong di koreksi kalau ada yang salah, maklum newbie gw.


    Terima KAsih
    Click here to enlarge

  14. #86
    Status
    Offline
    ayawe's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Mar 2010
    Posts
    34
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    8
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    huhuuuu sama eunggg pertamanya ngeh trusa makin kebawah mulai pening heheheh makin bawah,.,.,.,., Click here to enlarge

  15. #87
    Status
    Offline
    wsputra's Avatar
    Member
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Planet Mars
    Posts
    261
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    . Click here to enlarge

  16. #88
    Status
    Offline
    HOT_spotan's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Feb 2010
    Location
    Yogya
    Posts
    20
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    newbiew terbantu

  17. #89
    Status
    Offline
    c0nf's Avatar
    Contributor
    Join Date
    Jul 2007
    Location
    Bandung, Indonesia
    Posts
    1,816
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by SpinneR Click here to enlarge
    Bozz, kalau dari penjelasan TS yang ini : Click here to enlarge


    Berarti kelas A itu dari 0 s/d 127

    untuk kelas B nya :


    Berarti kelas B itu dari 128 s/d 191

    untuk kelas C nya :


    berarti kelas C itu dari 192 s/d 223


    terus untuk yang ini :


    192 itu termasuk kelas C dong, bukan kelas A.. bener gak? Click here to enlarge

    Tolong di koreksi kalau ada yang salah, maklum newbie gw.


    Terima KAsih
    Click here to enlarge
    dibantu dikit ya
    192 ngga bisa dimasukin ke dalam kelas di atas karena 192 adanya di dalam LAN. sementara kategori tadi masuknya di ip public.

  18. #90
    Status
    Offline
    firmanhxc's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Apr 2010
    Posts
    15
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    ikut nyimak gan..thx ilmunya..

 

 
Page 6 of 8 FirstFirst ... 45678 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 2 users browsing this thread. (0 members and 2 guests)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •