Follow us on...
Follow us on G+ Follow us on Twitter Follow us on Facebook Watch us on YouTube
Register
Page 2 of 8 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 16 to 30 of 118
  1. [a]'s Avatar
    [a]
    Status
    Offline
    Administrator Array
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)

    Jump to Comments

    Konsep Dasar IP Address

    117 Comments by [a] Published on 17-07-2007 11:16
    Konsep Dasar IP Address


    Walaupun bagi para pengguna Internet umumnya kita hanya perlu mengenal hostname dari mesin yang dituju, seperti: server.indo.net.id, rad.net.id, ui.ac.id, itb.ac.id. Bagi komputer untuk bekerja langsung menggunakan informasi tersebut akan relatif lebih sulit karena tidak ada keteraturan yang dapat di programkan dengan mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, komputer mengidentifikasi alamat setiap komputer menggunakan sekumpulan angka sebanyak 32 bit yang dikenal sebagai IP address.

    Adanya IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA - salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia untuk urusan alokasi IP Address ini adalah :

    InterNIC Registration Services Network Solution Incorporated 505 Huntmar Park Drive, Herndon, Virginia 22070 Tel: [800] 444-4345, [703] 742-4777 FAX: [703] 742-4811 E-mail: hostmaster@internic.net

    Sedangkan untuk tingkat Asia Pasifik saat ini masih dikoordinasi oleh:

    Asia Pacific Network Information Center c/o Internet Initiative Japan, Inc. Sanbancho Annex Bldg., 1-4, Sanban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo, 102 Japan Tel: +81-3-5276-3973 FAX: +81-3-5276-6239 E-mail: domreg@apnic.net

    Struktur IP Address


    IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Range address yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. Beberapa contoh IP Address adalah :

    44.132.1.20
    167.205.9.35
    202.152.1.250

    Ilustrasi IP Addres dalam desimal dan biner dapat dilihat pada gambar 1 berikut :

    Click here to enlarge
    Gambar 1. IP Address dalam Bilangan Desimal dan Biner

    IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network.


    Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut : ·

    * Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 2 berikut.

    Click here to enlarge
    Gambar 2. Struktur IP Address Kelas A

    * Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 3 berikut.

    Click here to enlarge
    Gambar 3. Struktur IP Address Kelas B

    * Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 4.

    Click here to enlarge
    Gambar 4. Struktur IP Address Kelas C

    Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.

    Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatir paket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B, contohnya adalah nomor 167.205.xxx.xxx yang dialokasikan untuk ITB dan jaringan yang terkait ke ITB dibawah koordinator Onno W. Purbo.

    Address Khusus

    Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :

    * Network Address
    Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.

    * Broadcast Address

    Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.

    * Netmask

    Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim.

    Kaitan antara host address, network address, broadcast address & network mask sangat erat sekali - semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP & Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien & tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini dapat membuka sedikit tentang teknologi / konsep yang ada di dalam Internet.

    Sumber : Aulia K. Arif & Onno W. Purbo

  2. The Following 78 Users Say Thank You to [a] For This Useful Post:

    + Show/Hide list of the thanked


  3. Total Comments 117

    Comments

  4. #16
    Status
    Offline
    cirux's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    24
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    makasih tutor na jadi nambah ilmu neh buwat nubie Click here to enlarge

  5. #17
    Status
    Offline
    banin_it's Avatar
    Baru Gabung
    Join Date
    Sep 2007
    Posts
    3
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    wegh...

    Click here to enlarge, segitu amat ya ipV6, ampek ruwet bin baeruwet...tapi gapapa sebagai cadangan untuk anak cucu...he2.

  6. #18
    Status
    Offline
    bhucil's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    depok
    Posts
    48
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    uhui...

    jd nambah ilu lagi neh., mksih y bwt pra masterRr2 mikrotik.,
    thanks a lot.,
    Click here to enlarge

  7. #19
    Status
    Offline
    The_Green_Beret's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    22
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Question 0/24

    tutorial yang pas untuk nubi,.dan sangat membantu. saya punya satu pertanyaan;
    apa yang dimaksud dengan : 0/24 atau 0/26 atau 0/28 atau 192/24 dan sebagainya,..??
    tolong dijelasin bro,. maklum ubi,.. ehh nubi,. thank's.

  8. #20
    Status
    Offline
    septiadi's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    69
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    tutorial yang pas untuk nubi,.dan sangat membantu. saya punya satu pertanyaan;
    apa yang dimaksud dengan : 0/24 atau 0/26 atau 0/28 atau 192/24 dan sebagainya,..??
    tolong dijelasin bro,. maklum ubi,.. ehh nubi,. thank's.
    itu namanya CIDR sebenernya sama dengan subnet
    mungkin saya bisa sedikit memberikan contoh

    misal kita memiliki blok ip 192.168.0.0/24 ini berarti kita memiliki host sebanyak 254 host, untuk ip 192.168.0.0 digunakan sebagai network id, sedangkan ip 192.168.0.255 digunakan sebagai broadcast id

    perhitungannya didapatkan dari
    192.168.0.0 = 11000000.10101000.00000000.00000000 (ip 192.168.0.0 dijadikan biner)
    apabila CIDR /24 maka dihitung dari bit terdepan sebanyak 24 bit kebelakang
    ngambilnya seperti yg saya warna merah
    11000000.10101000.00000000.00000000
    jadi subnet untuk CIDR /24 dalam biner adalah
    11111111.11111111.11111111.00000000
    biner diatas setelah dijadikan desimal maka didapatkan
    255.255.255.0

    contoh untuk CIDR /26
    apabila CIDR /26 maka dihitung dari bit terdepan sebanyak 26 bit kebelakang
    ngambilnya seperti yg saya warna merah
    11000000.10101000.00000000.00000000
    jadi subnet untuk CIDR /26 dalam biner adalah
    11111111.11111111.11111111.11000000
    biner diatas setelah dijadikan desimal maka didapatkan
    255.255.255.192

    untuk CIDR /26 maka tersedia sebanyak 62 host
    62 host ini didapat dari
    total digit biner adalah 32
    CIDRnya 26
    maka dihitung 32-26=6
    lalu diambil 6 digit dari belakang
    11000000.10101000.00000000.00000000
    jd host yang tersedia mulai biner 000001 - 111110
    kalau dijadikan desimal maka didapat 1-62
    artinya mulai dari ip 192.168.0.1-192.168.0.62
    untuk ip 192.168.0.0 menjadi network id sedangkan 192.168.0.63 menjadi broadcast id

    moga2 dapat membantu CMIIW Click here to enlarge
    Last edited by septiadi; 03-08-2008 at 02:10.

  9. The Following 6 Users Say Thank You to septiadi For This Useful Post:


  10. #21
    Status
    Offline
    The_Green_Beret's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    22
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Thumbs up

    @septiadi;
    thank's berat bro,.terimakasih,.
    dengan demikian (ini asumsi saya, tolong dikoreksi) :

    1. ip address:192.168.1.1/24; ketika saya setting manual ip address pada pc
    saya jadi seperti ini : Ip address : 192.168.1.1
    Subnet mask : 255.255.255.0


    2. ip address:192.168.1.1/26; ketika saya setting manual ip address pada pc
    saya jadi seperti ini : Ip address : 192.168.1.1
    Subnet mask : 255.255.255.192


    3. satu pertanyaan lagi bro; apa yang terjadi ketika satu host diberikan ip
    yang merupakan network id ( misal 192.168.0.0), atau satu host diberikan
    ip address yang merupakan broadcast id ( misal; 192.168.0.255),.???

    mohon bantuan bro.
    terimakasih.

  11. The Following 2 Users Say Thank You to The_Green_Beret For This Useful Post:


  12. #22
    Status
    Offline
    [a]
    [a]'s Avatar
    Administrator
    Join Date
    Jun 2007
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,729
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    1 (100%)
    Click here to enlarge Originally Posted by The_Green_Beret Click here to enlarge
    @septiadi;
    thank's berat bro,.terimakasih,.
    dengan demikian (ini asumsi saya, tolong dikoreksi) :

    1. ip address:192.168.1.1/24; ketika saya setting manual ip address pada pc
    saya jadi seperti ini : Ip address : 192.168.1.1
    Subnet mask : 255.255.255.0


    2. ip address:192.168.1.1/26; ketika saya setting manual ip address pada pc
    saya jadi seperti ini : Ip address : 192.168.1.1
    Subnet mask : 255.255.255.192


    3. satu pertanyaan lagi bro; apa yang terjadi ketika satu host diberikan ip
    yang merupakan network id ( misal 192.168.0.0), atau satu host diberikan
    ip address yang merupakan broadcast id ( misal; 192.168.0.255),.???

    mohon bantuan bro.
    terimakasih.
    yg 1 dan 2 dah oke

    untuk yg 3, klo host diberikan IP network dan broadcast, maka ga bisa jalan bos...beberapa OS bahkan akan memberikan pesan error..

  13. The Following 2 Users Say Thank You to [a] For This Useful Post:


  14. #23
    Status
    Offline
    The_Green_Beret's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    22
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Thumbs up

    Click here to enlarge Originally Posted by [a] Click here to enlarge
    yg 1 dan 2 dah oke

    untuk yg 3, klo host diberikan IP network dan broadcast, maka ga bisa jalan bos...beberapa OS bahkan akan memberikan pesan error..
    thank's master,.Click here to enlargeClick here to enlarge

  15. #24
    Status
    Offline
    kh@iral's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    32
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Good, good, good.....

    Boos, thank's berat atas pencerahannya, moga2 bisa terus maju mikrotik indonesia... Salam kenal juga buat semuanya di member forum iniClick here to enlarge

  16. #25
    Status
    Offline
    jhoe412's Avatar
    Member
    Join Date
    Nov 2007
    Posts
    116
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Smile Penting sih....

    mau ngomong apa.....mau belajar apa, yang paling penting dalam belajar jaringan adalah TCP/IP kalau ngak ngerti ya...............belajarlah.....Click here to enlarge

  17. #26
    Status
    Offline
    matdisini's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Bandung - Jakarta
    Posts
    97
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    mohon bantuan nya para sesepuh..
    aku baru belajar.. jadi kurang mengerti..
    dan aku minta pencerahan nya..Click here to enlarge

  18. #27
    Status
    Offline
    septiadi's Avatar
    Newbie
    Join Date
    Jul 2007
    Posts
    69
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    mohon bantuan nya para sesepuh..
    aku baru belajar.. jadi kurang mengerti..
    dan aku minta pencerahan nya..
    ga ngertinya di mana bro???
    tar pasti byk kok suhu2 yg bantuin Click here to enlarge

  19. #28
    Status
    Offline
    matdisini's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Bandung - Jakarta
    Posts
    97
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    Click here to enlarge Originally Posted by septiadi Click here to enlarge
    ga ngertinya di mana bro???
    tar pasti byk kok suhu2 yg bantuin Click here to enlarge

    banyak yang kurang ngerti..Click here to enlarge
    yang ngerti nya cuma sedikitClick here to enlarge

    ada yang bisa jelasin lagi nggak di bagian kelas a,b dan c nya??
    secara singkat??
    blom paham betul..
    maklum namanya juga nubi dan baru belajarClick here to enlarge

  20. #29
    Status
    Offline
    princenux's Avatar
    Member
    Join Date
    Aug 2007
    Posts
    264
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0
    untuk nentuin a, b dan c
    cukup diliat dari oktet pertamanya aja...
    contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200

    nah nanti ada rangenya...

    A itu dari 1 - 126
    B itu dari 128 - 191
    C itu dari 192 - 223
    --------------------
    D untuk multicast
    E lebih untuk experimental

    jadi dari contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200
    maka :
    202.158.3.7 termasuk kelas C
    10.0.0.1 termasuk kelas A
    192.168.10.200 termasuk kelas A

    yah kurang lebih gituh... secara singkatnya...
    mungkin ada yg bisa di bantu lagi bro ?

  21. The Following 6 Users Say Thank You to princenux For This Useful Post:


  22. #30
    Status
    Offline
    matdisini's Avatar
    Calon Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Bandung - Jakarta
    Posts
    97
    Reviews
    Read 0 Reviews
    Downloads
    0
    Uploads
    0
    Feedback Score
    0

    Talking

    Click here to enlarge Originally Posted by princenux Click here to enlarge
    untuk nentuin a, b dan c
    cukup diliat dari oktet pertamanya aja...
    contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200

    nah nanti ada rangenya...

    A itu dari 1 - 126
    B itu dari 128 - 191
    C itu dari 192 - 223
    --------------------
    D untuk multicast
    E lebih untuk experimental

    jadi dari contoh: 202.158.3.7 10.0.0.1 192.168.10.200
    maka :
    202.158.3.7 termasuk kelas C
    10.0.0.1 termasuk kelas A
    192.168.10.200 termasuk kelas A

    yah kurang lebih gituh... secara singkatnya...
    mungkin ada yg bisa di bantu lagi bro ?

    oooh gitu..
    makasih banyak oom atas pencerahannya..
    udah mulai agak ngerti..Click here to enlarge

    mau baca2 lagi..
    nanti kalo ada lagi mau nanya lagi.. bolehkan oom???
    Last edited by matdisini; 04-06-2008 at 08:25.

 

 
Page 2 of 8 FirstFirst 1234 ... LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 2 users browsing this thread. (0 members and 2 guests)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •